Dapat Bocoran Kurikulum Baru (Kurikulum Full Learning). dari Pak Menteri yang lagi santai di masjid selepas sholat
Baru kali ini ada seorang menteri yang BENAR-BENAR merakyat, jauh dari unsur pencitraan
Menjelaskan tugas kementeriannya di MASJID guys, bukan main-main lho..👍✅️
KAUM TAK BERAGAMA, PEMBAWA MALAPETAKA BAGI BANGSA.
(Bagian 1)
Sepak terjang PKI menorehkan catatan kelam dalam sejarah bangsa ini, perbuatan para tokohnya yang berulang kali memicu tragedi besar yang tak pelak menimbulkan korban jiwa di kalangan rakyat kecil.
Salah satu jejak kelam yang diukir oleh tokoh PKI adalah saat perundingan di atas kapal perang USS Renville. Proses perundingan tersebut melibatkan Amir Syarifudin selaku Perdana Menteri sekaligus pemimpin delegasi dari Pihak Indonesia, yang seharusnya berusaha memperjuangkan kedaulatan negara atas agresi militer Belanda I, namun dalam perundingan itu justru mengekor pada keinginan pihak Belanda.
Perjanjian Renville yang ditandatangani oleh Amir Syarifudin menyepakati pengakuan Belanda terhadap kedaulatan Republik Indonesia yang hanya meliputi wilayah Sumatera, Jawa Tengah, Jogjakarta. Selebihnya seluruh pasukan TNI harus ditarik keluar wilayah lainnya.
Usut punya usut, ternyata keputusan Amir Syarifudin untuk menandatangani perjanjian yang merugikan pihak Indonesia tak lepas dari kedekatan Amir Syarifudin dengan Van Der Plas (Gubernur Jawa Timur era Hindia Belanda), dimana jelang masuknya militer Jepang ke Jawa Timur Amir Syarifudin pernah diberikan uang tunai senilai 25.000 gulden oleh Van Der Plas dengan tujuan membangun gerakan bawah tanah kaum Bumiputera untuk melawan pendudukan tentara Jepang. Namun sayangnya uang tersebut dipergunakan untuk keperluan pribadi Amir Syarifudin.
Kedekatan Amir Syarifudin dengan pihak Belanda itulah yang mempengaruhi hasil perundingan Renville, dan merupakan sebuah pengkhianatan atas perjuangan rakyat Indonesia.
Perjanjian Renville membawa dampak besar bagi Republik Indonesia, selain kehilangan wilayah kedaulatan, perjanjian tersebut juga memicu terjadinya konflik internal di pihak Indonesia. Banyak pihak merasa kecewa dengan hasil perundingan tersebut, imbasnya adalah meruncingnya pertentangan antara kaum komunis PKI dengan Masyumi dan PNI, dimana perseteruan politik itu berujung pada jatuhnya kabinet Amir Syarifudin digantikan dengan Kabinet Hatta.
Di lain pihak, muncul juga manuver politik dari lasykar Hizbullah dan Sabilillah di Jawa Barat yang tak mau tunduk pada isi perjanjian Renville. Lasykar pimpinan Kartosuwiryo itu menolak untuk hijrah ke Jawa Tengah dan memilih terus bergerilya melawan Belanda di Jawa Barat.
Awalnya pemerintah Republik Indonesia tak terlalu menganggap serius atas penolakan Kartosuwiryo, dimana Perdana Menteri Moh Hatta memilih memfokuskan penarikan Divisi Siliwangi ke Jawa Tengah lalu meneruskan perjuangan di meja perundingan lanjutan yang di kemudian hari dikenal sebagai Perundingan Roem Royen.
Sikap acuh kabinet Hatta terhadap kekuatan Kartosuwiryo mengakibatkan status pasukan Kartosuwiryo menjadi tak memiliki kejelasan, di satu sisi mereka adalah bagian dari Bangsa Indonesia sedang di sisi lain mereka tak mau patuh terhadap langkah kebijakan pemerintah Republik Indonesia.
Diantara ketidakpastian itu, Kartosuwiryo berinisiatif untuk membuat pemerintahan cadangan/bayangan. Menurut prediksi Kartosuwiryo, pemerintahan Republik Indonesia yang memilih berunding dengan pemerintah Belanda akan mengalami kegagalan. Karena Belanda tak akan melepaskan Indonesia dari cengkraman politik kolonialismenya.
Untuk mengantisipasi runtuhnya pemerintahan Indonesia yang diprediksi akan kembali diperdaya oleh Belanda, maka secara sepihak maka Kartosuwiryo mendeklarasikan berdirinya Darul Islam (Negara Islam) dengan lasykar dibawahnya sebagai Tentara Islam Indonesia (TII) yang di kemudian hari dikenal sebagai DI/TII.
Karena secara hukum internasional saat itu DI/TII berada di luar teritorial Republik Indonesia, maka pemerintah Indonesia menganggap bahwa itu bukan problem mereka, melainkan problem Belanda.
Sementara itu Amir Syarifudin yang tak terima kabinetnya dilengserkan, mulai menyusun kekuatan bersama Muso untuk memobilisasi pasukan yang pro-komunis, kemudian keduanya memproklamirkan Negara Soviet Indonesia.
“Dunia akan mencari orang yang berusaha lari meninggalkannya. Apabila dunia berhasil meraihnya, niscaya ia akan melukainya. Dan seandainya pencari dunia berhasil meraihnya (dunia), niscaya dunia akan membinasakan dirinya.”
Breaking News🔥 Israel tlh dianggap bukan suatu negara oleh Internasional Justice Court .IJC juga memutuskan bahwa zionis israel tdk boleh di akui sbg negara berdaulat di seluruh dunia. Akhirnya, keadilan berlaku. Tolong share video ini sebanyak mungkin. Terima kasih...
🇵🇸🇵🇸🇵🇸
"Sesuatu yang paling sulit di dunia ini adalah ikhlas. Betapa sering aku berusaha mengenyahkan riya’ dari dalam hatiku, namun sepertinya ia kembali muncul dengan warna yang lain."
Yusuf bin Al Husain Ar-Razi rahimahullah
Jami’ul ‘Ulum, hal. 25
Cara Nabi Muhammad survive dalam hidup walau yaitm pistu, miskin, dihina, dipermalukan, diboikot dan dianiaya.
Konten ini berisi panduan untuk menghadapi masalah hidup.
A Thread
Media israel saling menyalahkan terkait publikasi rekaman drone mereka, saat detik terakhir Yahya Sinwar melemparkan kayu ke arah drone. Momen yang dikira akan membanggakan israel itu justru kini dijadikan simbol perlawanan oleh masyarakat dunia terhadap penjajah israel.