1. Suharti
Suami istri cerai, hak merk dipegang suami (logo 2 ayam), istri bikin logo baru (pas foto Bu Suharti)
2. Maicih
Kakak adik pecah kongsi karena beda visi, kakak pake logo emak2 dari depan, adik pake logo emak2 dari samping
3. Cap kaki tiga
Pecah kongsi lisensi antara pemilik merek di SG (Wen Ken Drug) dan mitra produksinya di Indonesia (Sinde Budi Sentosa), produksi sinde berubah nama jadi cap badak
4. Tanek Tjoan
Pecah kongsi antara ahli waris, satu tetap di Bogor pake gerobak cokelat, satu lagi pindah ke Ciputat pake gerobak putih
5. Holycow
Pecah kongsi 2 pendiri, Chef Afit pake logo sapi merah, Wynda pake logo steak Hotel
6. Tempo Gelato
Sengketa antara pendiri awal, Rudy Christian Festraets (WNA Prancis), dan direkturnya, Ema Susmiyarti. Ema udah daftarin merek Tempo Gelato tahun 2015, dan pengadilan memenangkan Ema karena belio pendaftar pertama
Ada lagi kasus seperti ini?
Millennials living through:
- 2 economic recessions
- 9/11
- Iraq & Afghanistan
- a global pandemic
- 8 stock market crashes
- jobs replaced by AI
- Host of The Apprentice possibly starting WW3
We’re tired boss.
Ada yang pernah menemukan Jamur tudung pengantin di Jakarta? yup beberapa bulan lalu saya sempat menvideokan jamur ini mekar di GBK, dia hanya mekar selama 2 jam abis itu kuncup dan menghilang. #Mushroom#biodiversityjakarta
Why do Judaism and Islam prohibit the eating of pork? In archaeology, the tale of the pig reveals how inequality shaped urban societies, and how diet could distinguish friend from foe. “On the Origin of the Pork Taboo” was our most-read story of 2025!
https://t.co/9JxB4hz7xX
In case you ever wondered, New Years Day on the Gregorian Calendar is cosmically arbitrary, carrying no Astronomical significance whatsoever.
Meanwhile, Chinese New Year, Lent, Easter, Passover, Rosh Hashanah, Saturnalia, Christmas, & Ramadan, all index to Astronomical events.
Belajar untuk tidak pernah berempati pada pejabat yang "kena amuk" warganya sendiri, se-parah apa pun, karena semua kembali lagi ke prinsip sebab-akibat. Apa yang masyarakat lakukan hanya berpengaruh pada tiga keluarga, tapi para pejabat ini bertanggung jawab atas SEMUA keluarga.