Tenang, rasional, dan berorientasi pada persatuan.
Mohammad Natsir memberi teladan bahwa nasionalisme dibangun lewat gagasan, dialog, dan tanggung jawab moral.
Siapa bilang berjuang bagi negeri hanya pada saat kemerdekaan saja? Sosok menteri keuangan tahun 90an ini, mungkin tidak terlalu populer sekarang, namun teladan, etos kerja dan pemikirannya patut dijadikan contoh bagi kita.
Ir. Sutami layak disebut Jenius Bangsa karena 2 hal ini!
Pertama, sungguh-sungguh menggali potensi di dalam dirinya untuk menjadi ahli Teknik bangunan yang mumpuni. Kedua, berkarya secara maksimal untuk kemajuan bangsa dan tanah airnya,
Warisan Bung Hatta bagi kita semua, KEMANDIRIAN BERPIKR.
Saat kita menyebut diri "bangsa merdeka", sudah selayaknya kita memiliki kemandirian dalam pola pikir, sikap dan perilaku sesuai jati diri Indonesia.
Warisan Bung Hatta bagi kita semua, KEMANDIRIAN BERPIKR.
Saat kita menyebut diri "bangsa merdeka", sudah selayaknya kita memiliki kemandirian dalam pola pikir, sikap dan perilaku sesuai jati diri Indonesia.
Kenalkah Anda dengan salah satu Jenius Bangsa bernama Ir. Sutami?
Sepanjang masa karya baktinya, Ir. Sutami telah meninggalkan legacy yang sangat layak kita pelajari bersama.
Kenalkah Anda dengan salah satu Jenius Bangsa bernama Ir. Sutami?
Sepanjang masa karya baktinya, Ir. Sutami telah meninggalkan legacy yang sangat layak kita pelajari bersama.
Di saat banyak orang beraninya hanya berisik mengkritik tanpa menawarkan solusi nyata, kita bisa belajar dari Bung Hatta bahwa integritas jauh lebih berharga daripada kepopuleran semata.
Tenang, sederhana, dan berani mundur demi prinsip karena nurani tidak bisa dikompromikan.
Di saat banyak orang beraninya hanya berisik mengkritik tanpa menawarkan solusi nyata, kita bisa belajar dari Bung Hatta bahwa integritas jauh lebih berharga daripada kepopuleran semata.
Tenang, sederhana, dan berani mundur demi prinsip karena nurani tidak bisa dikompromikan.