Kadang yang bikin heran itu, orang gampang banget nyalahin cara kita bereaksi.
Dibilang lebay, emosian, atau berubah. Padahal mereka nggak pernah mau lihat atau ngaku sama apa yang mereka lakuin sampai akhirnya kita bereaksi kayak gitu.
Mereka cuma fokus sama hasil akhirnya, seolah semua itu muncul tanpa sebab.
Kemaren sempet bilang ke temen gw, sekarang gw tuh makin respect dan genuinely thankful sama orang-orang yang mau ngeluangin waktunya buat gw.
Makin dewasa, makin sadar kalau waktu itu mahal. Semua orang punya kesibukan, tanggung jawab, urusan masing-masing, bahkan battles yang mungkin nggak pernah kita tahu. So ketika seseorang tetap memilih buat check on u, ngajak ketemu, dengerin cerita lo, atau sekadar make time buat hadir, gw rasa itu sesuatu yang patut dihargai.
semua orang keliatannya fine. tapi once u sit n talk, kamu bakal sadar, banyak yang sebenernya lagi struggle. senyumnya manis, fotonya bagus, tapi dalemnya penuh akan sesuatu yang gapernah bisa di ceritain.
we're all just trying to look okay while figuring out how to survive.
orang yg sering refleksi dan orang yg ga pernah refleksi itu kelihatan banget bedanya dari cara mereka membawa diri atau pas ngobrol sama orang lain. penyampaian orng yg sering refleksi mostly lebih humble karna mereka paham kalau mereka punya batasan dan kekurangan.
loh padahal bener lho kerja bikin kita jadi orang have; have problem, have mental issue, have critical emotions, tapi harus tetep pura-pura have fun! happy tuesday everyoneee