Rumusnya namanya STAR. Bukan motivasi atau quote. Ini KERANGKA yang bikin cerita lo masuk ke kepala HRD.
S — Situation: Konteks cerita lo apa?
T — Task: Lo dikasih tanggung jawab apa?
A — Action: Lo lakuin apa secara spesifik?
R — Result: Hasilnya berapa? Ada angkanya?
Tanpa STAR = curhatan. Pake STAR = presentasi diri yang menjual.
Funfact, warga Jepang banyak yg gak suka agama islam :
> Waseda University pernah ngesurvei 3 kota dekat masjid (2009-2012)
> Gifu, Imizu, dan Fukuoka
> hasilnyan lebih dari 60% responden setuju, "Islam adalah agama radikal."
> Kurang dari 25% yang nganggep Islam agama yang "toleran" atau "damai."
> orang islam dapat penolakan sewa apartemen
> orang islam juga dapat pengawasan khusus di tempat kerja
Nah, di jepang itu, toleransinya performatif. Artinya?
> orang2 jepang toleransinya sebagai formalitas doang
> islam ditoleransi sebagai budaya (makanan halal, arsitektur mesjid)
> tapi hak-hak beragamanya dikucilkan
Bahkan setelah meninggal, muslim masih didiskriminasi di Jepang :
> Proyek pemakaman Muslim di Oita gagal
> diprotes warga lokal
> Dalam pemilihan walikota 2024, kandidat yang nolak pemakaman Muslim menang telak
> langsung batalin proyek setelah menjabat.
> Di Sakuragawa, proyek serupa dibatalkan pada Maret 2024
> penyebabnya sama, perlawanan warga
Ini kasusnya mirip di indonesia gak sih? Agama mayoritas pasti tertindas dan dikucilkan
Ngedate itu bukan soal lokasi.
Gue bisa ke kafe sendirian.
Ke bioskop sendirian.
Ke toko buku sendirian.
Yang nggak bisa gue lakukan sendirian adalah mengakses isi kepala orang lain.
Jadi kalau mau ngajak gue ngedate, jangan jual tempatnya.
Jual pemikirannya.
Dulu aku sering berdoa,
“Kalau dia bukan orang yang baik untukku, hilangkan dia dari hidupku sebelum aku makin jatuh terlalu dalam.”
Tapi sekarang aku sadar, kadang seseorang datang bukan untuk langsung dimiliki, melainkan untuk sama-sama belajar menjadi lebih baik.
Jadi doaku berubah.
“Kalau memang kami belum siap untuk bersama, jangan langsung pisahkan kami karena keadaan. Bimbing kami tumbuh di jalan masing-masing. Perbaiki hati yang masih luka, dewaskan cara berpikir kami, kuatkan apa yang masih rapuh. Dan bila memang kami ditulis untuk saling kembali, pertemukan kami lagi di waktu yang lebih tepat, saat cinta tidak lagi dipenuhi ego, ketakutan, atau luka lama, tapi dipenuhi ketenangan dan kesiapan untuk saling menjaga.”
dari dulu GA COCOK BANGET sama cowok yg sayangnya biasa-biasa aja!! HARUS sama yg manly, selalu bilang SAYANGKU CINTAKU AKU KANGEN, word affirmation 24/7, clingy af, GA PELIT, plan a date and give me flowers without BEING ASKED, AND he can handle MY DRAMATIC SIDE 💗😻💋🫶
Perempuan orgasme kok ga keluar apa-apa, normal ga sih?
Normal banget.
Orgasme perempuan itu ga selalu harus disertai cairan yang keluar, entah itu “mancur”, “ngalir”, atau squirting. Banyak orang salah kaprah karena kebanyakan referensi dari film porno atau media sosial, padahal kenyataannya tubuh tiap perempuan beda-beda.
Ada yang orgasme dengan kontraksi dan sensasi nikmat tanpa keluar cairan sama sekali. Ada juga yang mengeluarkan cairan sedikit. Ada yang bisa squirting. Semua itu masih termasuk variasi normal.
Karena orgasme perempuan sebenarnya lebih berkaitan dengan respons saraf, otot panggul, dan sensasi di otak, bukan sekadar “ada cairan keluar atau tidak”.
Jadi jangan jadikan “keluar cairan” sebagai patokan apakah orgasmenya “berhasil” atau tidak. Kadang tubuh menikmati, rileks, dan puas tanpa tanda yang dramatis. Dan itu tetap valid.
ada tulisan cantik bgt, kira-kira isinya begini:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yang dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”