@WingedPrincess_@rovenhart ㅤㅤAlah, ngapain mikir?
"...Kalau yang itu, biar dijawab sama Felixnya langsung saja!!!!" Jawab Karia cepat.
Ia langsung berdiri dan menyeret Felix untuk duduk sesaat setelah Felix kembali.
⌞ + ⌝ @rovenhart
@rovenhart@WingedPrincess_ ㅤㅤ"Huuuup! Puaaaahh!! Segarnya bisa jalan-jalan pagi-pagi!!" Seru seorang gadis berambut merah muda yang sedang meregangkan badannya itu.
Siapa dia? Dialah Karia!!!!!
...
"Omong-omong."
@WingedPrincess_@rovenhart ㅤㅤMatanya berkedip-kedip dengan cepat, memproses pertanyaan yang Adeline katakan dalam satu tarikan nafasnya yang panjang.
Waduh, mau jawab pakai jawaban apa?
"Ahh, kalau itu...." Berpikir, Karia harus berpikir.
@rovenhart@WingedPrincess_ ㅤㅤIa kedipkan mata kirinya. "Semuanya!" Serunya memantapkan apa yang baru saja ia ucapkan.
'Felix, Felix, lihat saja apa yang akan terjadi setelah ini!' Batin Karia dalam hati sambil sedikit menyeringai.
⌞ + ⌝ @WingedPrincess_
@rovenhart@WingedPrincess_ ㅤㅤ"Ah!! Kuekuuuu!—" Karia berseru sedih seperti anak kecil yang mainannya direbut oleh kakaknya.
Lalu sesaat kemudian langsung tersenyum manis sambil menoleh ke arah Adeline. "Ekhem!"
"Tuan Putri Adeline! Anda bisa menanyakan tentang aapaa sajaaa soal Felix!"
!2dfess Salam, dengan I-OC (M) yang (ingin) aktif kembali setelah hiatus panjang. Silakan tinggalkan IC/Keyword & skala kedekatan untuk interaksi ringan. Atau warnai hijau untuk berteman!
@Kamera_Jambu@rovenhart “Nah, kalau begitu ayo Felix, kamu juga ikut makan bersama, kamu ga mungkin tinggalin kami berdua aja kan??” ia kemudian menarik lengan sang ksatria.
[@rovenhart]
@WingedPrincess_@rovenhart ㅤㅤLalu saat mendengar tawaran dari Adeline, mata Karia berbinar.
"Benarkah?? Tuan Putri baik sekali!!! Tidak seperti seseorang.... Bercanda!" Ia terkekeh.
"Jika tidak merepotkan..." Karia berjalan mendekat dan mengangguk.
"Dengan senang hati!!"
⌞ + ⌝ @WingedPrincess_
@WingedPrincess_@rovenhart ㅤㅤ"Ehhh, Felix tidak pernah membicarakan apapun tentang saya???"
"Felix tega!! Padahal 'kan aku temanmu sejak kecil!" Ujarnya kecewa.
Walau dalam hati, ia aslinya tertawa.
Karia hanya ingin memanas-manasi suasana saja.