Sesederhana aku mencintaimu, serumit itu kau mencintainya.
Sesederhana aku ingin membahagiakanmu, serumit itu kau bahagia dengannya.
KITA - @wiranagara
https://t.co/2XuLHlOctP
memory lost, susah fokus, rendah diri, skill bersosialisasi bener-bener menurun drastis, dan lu merasa punya luka yang selalu "menganga" di dada lu sampe lu terus-terusan mempertanyakan sebenernya gua kehilangan apa sih sampe bisa begini
@fsmahfudz Pora mboke to sg setress, bayi 9 bulan poso 5 jam ttp haha hihi 🤣
Hoo, ws pernah mencoba. Bahkan kbeh resep ng tiktok ng threads ws tak cobo 🤣 mangap kunyah lepeh, yen ra yo mingkem membisu 💥
Ternyata kalau kita jarang cerita sama siapa pun, cara ngomong kita juga jadi susah ya 😭
Pas mau jelasin sesuatu, kata-katanya suka belibet. Bukan karena gak ngerti, tapi karena udah kebiasaan nyimpen semuanya sendiri :)
Ada yang relate juga gak?
jujur saran kayak "pakai jurnal" "ditulis" "pasang alarm" dari psikolog ga ngaruh samsek
saran edan dari sesama ND kayak "JANGAN SAMPAI DUDUK KALAU LAGI BEBERES" atau "PAKAI KAOS KAKI BASAH SELAMA NUGAS. LEPAS KALAU HANYA SUDAH SELESAI" malah works 😭
Yg bikin sedih, utk orang yg secara ekonomi udh kalah, we can't afford to lose. If we fail, it hits two times harder because to "retry" always comes with a cost. Bisa menikmati proses itu privilege. Nikmati selagi bisa, soalnya ada yg sibuk berjuang dan terlalu fokus di hasil.