Makin panjang perjalanan, makin banyak pemandangan yang dilihat. Makin aku mengerti, jalan terbaik memanglah fokus pada yang dikerjakan dengan senang hati. Tidak semua hal harus didengar. Jatah usia semakin berkurang. Masuk kedalam drama yang itu-itu saja adalah sia-sia.
"Tahukah kamu kenapa hujan itu selalu diartikan sendu?"
"Mungkin karna langitnya mendung"
"Mendung belum tentu hujan."
"Lalu bagaimana?"
"Karena disetiap rintikkannya yang jatuh membahasi bumi mewakili perasaan manusia yang tidak lagi dapat diutarakan melalui frasa."
Namgis adalah pilihan terbaik ketika pundak tidak kuat lagi memikul beban. Nangis sepuasnya lalu tidur, lupakan hari kemarin mulai lagi melangkah jadi pribadi yang lebih baik.
Pernah ku dapatkan permata dihidupku tapi karena kilaunya akhirnya aku melepaskannya. Sekarang tlah kumiliki berlian dihidupku meski tak seindah dan sempurna permata namun cukup untukku
Bagaimana jika aku memberi tahumu bahwa berbicara denganmu menyembuhkan segala lukaku?
Bagaimana jika aku memberi tahumu bahwa dekat denganmu membuatku nyaman?
Bagaimana jika aku memberi tahumu bahwa aku menginginkanmu selamanya?
Ya seperti itulah dia saat marah. Sampe kadang capek sama bingung sendiri saat menunggunya tenang (alias tidur klo gak ya ditinggal ngegame). Tapi aku bangga memiliki dia di hidupku terima kasih sudah bertahan denganku
Suatu saat, kamu akan merasakan harunya duduk di pelaminan sambil digenggam oleh si dia
Ia menoleh tersenyum, lalu mendekatkan wajahnya ke telingamu, berbisik:
"Makasi ya. Makasi sudah sabar menungguku dan menemaniku trus lah seperti itu"
Isi otakku ketika uda masuk jam malam
Uang 5 juta dari pada buat backdrop mending saving buat isian rumah gak sih?
Uang 50 juta dari pada buat resepsi mending buat DP rumah gak sih?