Karena kami sayang.
Kami hanya ingin pak Jokowi mengakhiri jabatan seperti ketika bapak mengawalinya. Di saat banyak negara bangkrut karena badai pandemi, pak Jokowi bersama kabinetnya berhasil mengatasi angka kontraksi. Infrastruktur terus dibangun, meski ada saja yang menghujat dan mempertanyakan. Toh, faktanya semua ikut menikmati.
Kalau belakangan ini kami banyak mengritik langkah politik yang bapak jalani, karena kami sayang kepada pak Jokowi. Kami hanya takut kehilangan pak Jokowi yang dulu. Kami khawatir bapak yang dulu mengawali sebagai egaliter yang tegar, lalu harus mengakhiri dengan menjadi totaliter samar samar.
Pak Jokowi, jangan kecewakan kami yang mendukungmu sejak awal. Mari kita lanjutkan bersama cita-cita reformasi dalam menegakkan demokrasi berbasis supremasi sipil. Kami hanya ingin bapak tetap menjadi negarawan, bukan tipikal pemimpin yang gamang untuk menjauh dari kekuasaan.