Presiden SBY: kami berhasil melalui Great Financial Crisis 2008-2009 dan Taper Tantrum 2013 dengan cukup baik
Presiden Jokowi: kami berhasil melalui Trade War 2018 dan Covid Crisis 2020 dengan cukup baik
Presiden Prabowo: GW YANG BIKIN KRISISNYA AJG AWOKWOKWOKWOK
During the parade a lot of non matching going fans learnt the Arsenal chants. One of the most iconic is โWe won the league at Anfield!!, We won it at the lane - TWICE!!! โฆโฆ.๐ต โ
Below is the historical background of the chant. โช๏ธ๐ด๐ช
Pak Prabowo mending km bikin program kayak negaraku, setiap IC (KTP) dpt uang sekitar RM100 untuk beli bahan pokok dan setiap anak yang masih sekolah berhak mendapatkan uang untuk membeli buku setiap bulan nya, jauh lebih berguna daripada mbg mbg an ๐คท๐ปโโ๏ธ
Di dunia calo, ini permainan orang dalem. Ini akal2an orang vendor. Tiket abis diborong mereka semua.
Biasanya tiket itu 30% dijual ke publik, sisanya 70% di titip di calo.
Dan mereka jualnya lebih mahal biar untung berkali-kali lipat. Di konser2 gede, udah biasa banyak mafia tiket kayak gini.
Dan mbak2 yang difoto tsb, dia cuman jualin doang, pelakunya mah ada di atas sambil mantau.
Ini promotornya harus diusut sih, kenapa calo2 tsb bisa dapat jatah tiket sebanyak itu.
Baru beres nonton video ini di yt.
Dan saya tersadarkan kalo menjamurnya org yg jualan seblak, cilok, gorengan dan pedagang olahan tepung lainnya di jalanan bukanlah tanda kebangkitan ekonomi rakyat, tpi sinyal keputusasaan (necessity entrepreneurship) untuk menutupi status pengangguran.
Setidaknya ada 6 poin yg saya dapati :
โข Jebakan low barrier to entry: Bisnis olahan tepung dipilih cuma krn modalnya murah dan gk butuh keahlian khusus.
Dampaknya, terjadi ledakan keseragaman yg memicu kanibalisme ekonomi (sesama pedagang kecil saling mematikan di radius beberapa meter saja)
โข Romantisasi penderitaan oleh negara: Narasi "UMKM Pahlawan Ekonomi" dikritik sebagai alat politik agar negara bisa lepas tangan dari kewajiban menyediakan lapangan kerja formal dan jaring pengaman sosial.
โข Paradoks data pengangguran: Angka pengangguran resmi terlihat turun, tpi pekerja sektor informal melonjak smpe 60%. Ini adalah fenomena pengangguran terselubung, tercatat bekerja, tapi pendapatan minim dan gk menentu.
โข Perang Harga vs Hancurnya Daya Beli: Di tengah inflasi dan turunnya kasta kelas menengah, merek bukan lagi faktor penting. Pedagang terpaksa memotong margin keuntungan demi mempertahankan konsumen yg sensitif harga.
โข Ironi "Negara Tepung" yg 100% Impor: Indonesia menopang jutaan pedagang kecil dari komoditas yg gak bisa tumbuh di tanah sendiri. Ketergantungan impor gandum yg mutlak membuat nasib pedagang cilok di jalanan sangat rentan terhadap konflik geopolitik dunia dan kurs Dolar.
โข Model bisnis ini udah di titik jenuh. Para pedagang seperti berjalan di tempat, bekerja keras 12 jam sehari menghirup asap jalanan, tetapi posisi finansialnya gk bergeser maju sama sekali.
Source : https://t.co/YnzpIZpO3L
guys kalian tau gk nih...
anies baswedan mengaku pernah di panggil 19x KPK
sekali lagi 19x dipanggil oleh KPK
dan datang cuma sendirian doang
tapi tidak ada 1 pun mengindikasi beliau
ada korupsi atau penyelewangan
rahasia dari beliau :
- tau aturannya , jadi gk bisa di kibulin
- selalu dokumentasi kan atau catat setiap kebijakan
- doa ibu dan istri
Efek ambisi ganti pelatih, supaya ga lebih besar dari ketum.
Sekarang jadi ga punya kartu untuk mengalihkan isu ekonomi lesu. Semua dicoba dari hamidun, drama, semua gagal.
Faktor apa yes yang bikin Piala dunia euphoria-nya kurang, udah gak ada lagi juga yang nyebut "Pesta Bola"
Apa udah banyak hiburan lain, atau udah males karena terlalu monoton dan terlalu banyak pertandingan bola?
Pergeseran pola pemesanan akomodasi ke sistem daring alias online menjadi pukulan telak bagi para pemilik penginapan lokal. Minimnya literasi digital memaksa sebagian besar pemilik vila bertahan dengan cara lama yang tidak lagi efektif.
Netanyahu: "Did the Nazis politely ask Jews to leave? Did they say 'Please go'? 'Step out so we can move in'? Of course not."
By saying this, he confessed with his own mouth โ he is the Nazi now. ๐ฅ๐ฎ๐ฑ๐๏ธ๐
Perfect projection. ๐๐ญ
Di 2024 banyak pebisnis dan pelaku usaha, dari yang kecil sampai kakap, memilih Prabowo dengan dalih "It's good for business."
Mereka bilang bahwa dengan naiknya Prabowo, ekonomi akan menjadi lebih stabil. Elektabilitas tinggi dianggap sebagai bukti bahwa Prabowo is good for business.
Fast forward to now, udah tak sedikit pelaku usaha yang malah stagnan, scale down, atau malah tutup.
Prabowo is good for business? Sure, for his own.