nih aku jelasin.
BENAR secara medis, karena...
pas puting nenen distimulasi (diusap, dipijat lembut, atau dikenyot/dimainin), tubuh ibu hamil bakal memproduksi hormon bernama oksitosin.
nah hormon ini fungsinha bikin otot-otot rahim berkontraksi. jd klo dah mendekati Hari H kelahiran (HPL), sering2 deh stimulasi puting buat memicu atau memperlancar kontraksi persalinan secara alami.
pas lagi proses ngeden jg boleh bgtt menstimulasi puting nenen. kan kalo lahiran gak sekali ngeden bayi lgsg keluar tu, jd pas kontraksinya ilang boleh bgt pilin2 pentilnya. buat memancing kontraksi.
terus ada gak suami yang "berdiri" itunya pas menstimulasi nen istri??? ADA BANGETTT🤭tapi itu manusiawi ya😭🫵
Sekarang aku mulai benar-benar memahami kenapa banyak orang yang hidup dengan gangguan mental, seperti anxiety, bipolar, depresi, skizofrenia, atau kondisi lainnya, lebih memilih untuk diam.
Mereka menyimpan semuanya sendiri, menahan apa yang dirasakan, bahkan tetap berpura-pura baik-baik saja di depan orang lain.
Bukan karena mereka tidak butuh bantuan.
Bukan juga karena mereka selalu kuat.
Tapi karena mereka sudah terlalu sering mendapatkan respons yang membuat mereka merasa tidak dipahami.
Friendly reminder.
Belajarlah untuk tidak terlalu emotionally attached sama siapa pun.
Karena suatu hari nanti, kalau dia tiba-tiba diam, jarang balas, atau bahkan berhenti ngobrol sama kita, belum tentu kita bisa recover seperti biasa.
Manusia itu bangun setiap hari dengan perasaan yang berbeda-beda.
Hari ini dia sayang.
Besok dia mungkin lagi penat.
Lusa dia mungkin berubah.
Makanya, jangan taruh seluruh kebahagiaan kita pada manusia.
Stay grounded.
Cari Tuhan, karena Dia selalu available 24/7 buat kita.
Ditegur atau dimarahin sama atasan ditempat terbuka dan yg lain bisa denger itu bener2 bukan atasan yang bijak sih. Apa lagi sampe maki2. Kontrol emosinya bener2 nol bgt deh pak 🫠
Buzzer Omon2 lagi pada kerja, sedangkan jejak digital tidak mungkin berubah. Jelas sekali ada intimidasi terhadap beliau tentang FIlm dokumentasi pesta babi
Sebenarnya saya gak sedang menjawab KSAD. Saya menjawab Pemimpin Redaksi Tribun Pekanbaru, Erwin Adrian.
Beliau jurnalis pertama yang tiba di lokasi pembunuhan tokoh sipil Papua, Theys Eluay oleh Kopassus (2001).
Sejak itu, perdamaian yang diusahakan Presiden Gus Dur, hancur.