ya jelas, mau berobat ke medis siapapun yang tercanggih di dunia ini tidak ada yang bisa menyembuhkan. inilah penyakit kutukan Nusantara
apalagi dirimu menganggap raja? kau menapak kaki dilangit keberapa hah? @jokowi
apakah dirimu sudah melewati langit ke lima? sok keren kamu
Sukarno = Campur Hindu India
Suharto = Tidak ada Trah
Habibie = Tidak Murni
GusDur = Campur Hindu India
Mega = Campur
SBY = Campur
Jokowi = Tidak ada Trah
Prabowo = Campur Hindu India
Dedi Mulyadi = Trah Murni Nusantara lewat Sunda
Anies = Campuran Yaman
Itulah Perbedaannya....
apa gunanya kalian berkeliling di jakarta dengan menggunakan senjata? apakah kalian semua ingin menakuti rakyat?
ambil contoh dari militer china dan polisi di china, tegas dan penyayang
Ini adalah realita, Bagaimana seorang annggota Polri pangkat rendahan bisa kalah dari segi finansial oleh para istrinya
Negara (yang) katanya bisa mensejahterakan nyatanya tidak bisa berkutik melihat kenyataan ini
anggota polri dan tni pangkat rendah memang bergaji kecil
jika anda yang kelas atas mengeluh, bagaimana dengan yang miskin?
kalian itu sama-sama goblok, ga mau turun kejalan malah hanya koar-koar saja. semua karena ulah jokowi! 10 tahun indonesia dicekoki hutang terus mencapai 5.000 Triliun lebih, tapi umkm dan industri IP belum mapan
mitigasi masalah pedofilia dan kekerasan seksual parah :
1. sediakan satu pulau khusus (penjara)
2. buat tanda seperti hilangkan 1 jari kelingking untuk pelaku, (agar masyarakat waspada) jika pelaku sudah bebas
pelaku pedofilia dan kekerasan seksual makin banyak saja
Kasus keji dan Biadab di Sampang!
Gadis di bawah umur jadi korban kekerasan seksual bergiliran oleh 27 orang. Polisi bergerak cepat, 12 pelaku diringkus, 15 lainnya masih dikejar. Pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Fun Fact
Indonesia itu sebenarnya kaya raya, buktinya aja
Biaya training kopdes
- 30 juta belajar bela negara
- 15 juta pelatihan koperasi
total biaya 45 juta/orang selama 1,5 bulan
Biaya MBG
- 1,2 triliun/hari
- 335 triliun/tahun
Tapi, 2 program itu sudah menyedot terlalu banyak anggaran, sampai beberapa daerah dilaporkan akan merumahkan/non-perpanjang kontrak PPPK-nya:
- NTT = 9.000 jiwa
- Bangka belitung = 4.500 jiwa
- Sulawesi Barat = 2.000 jiwa
Bahkan kemarin, PPPK Maluku Utara melakukan demo karena mereka menolak dirumahkan serta menolak pengurangan gaji
Ketum Ormas ISLAM Ga pernah menyoroti masalah dalam negeri, selalu saja ingin narsis diluar negeri, padahal ada santri yang dibakar di NTB
Setiap langkahnya dilaknat oleh malaikat
bisa, pelihara pembantu 4. itulah kenapa orang kaya harus punya asisten. karena super sibuk dan ga bisa membenahi
orang kaya harus punya asisten rumah tangga yang bersih, bersih. beda dengan orang miskin yang bersihin rumah dan alat dapur sendiri
itulah kenapa banyak TKW
@Recehcerdas giliran dapat pasangan provide, malah wanitanya yang ga bener. love is scary ya emang. gada rumus yang tepat dan benar2 valid untuk menjaga hubungan
bukannya marketingkan hasil alam indonesia, malah mengiklankan hasil alam negara lain dan menjual makanan dari budaya negara lain
rakyat indonesia adalah rakyat tergoblok di seluruh alam semesta, hanya 1% yang sadar
Indonesia Tidak Lahir dari Hindu India, Indonesia Lahir dari Ketauhidan (menyembah satu dzat Tuhan)
Sunda, Karahingan, Kapitayan adalah Kepercayaan asli Nusantara (Mereka Menyembah Satu Dzat). Tidak menyembah patung dan dewa-dewi
Indonesia dirusak oleh agama import dari india
ada ormas islam seperti @nahdlatululama dan @muhammadiyah. kenapa si sumargo yang ngelawan?
Ormas Islam pergerakannya kalah dengan seorang influencer? dasar pada laknat! aku bersumpah dan mengutuk semua orang yang berada di kepemimpinan kedua ormas tersebut. Aamiin Ya Allah
denny sumargo minta publik kawal kasus santri dib4k4r di lombok:
- kasus: 1 santri tewas, 2 luka b4k4r berat di ponpes lombok tengah
- denny undang 2 korb4n ke podcast,
- tapi dicegat polisi di bandara
- alasan: korban masih dirawat & kasus masih diproses hukum
- kejadian desember 2025, laporan polisi baru juni 2026
- denny minta masyarakat kawal kasus & desak keterbukaan proses hukum
ga pernah gua dapat edukasi dari dirinya. siapa dia? isi pikirannya apa untuk umat manusia? apa karya dia akan tetap dibaca ratusan tahun nanti? tanya nelayan di aceh tentang foto dia, apakah kenal?
prinsip militer indonesia itu defense, bukan attack. jadi, wajar saja jika ada yang seperti ini
selama masih jajdi negara berkembang, jangan saling sindir sesama rakyat menengah. malah harusnya saling support untuk bahagia. hidup kalian terlalu ruwet
@jokowi Kamu ini rakyat jelata, Ingat, RAKYAT JELATA yang diangkat oleh para pemegang TRAH, walaupun mereka bukan TRAH murni Nusantara
Kamu sudah melewati beberapa lapis langit sehingga bisa mengacak-acak Nusantara dengan kekuatan politikmu?
Sudah lancang kamu @jokowi
Sukarno = Campur Hindu India
Suharto = Tidak ada Trah
Habibie = Tidak Murni
GusDur = Campur Hindu India
Mega = Campur
SBY = Campur
Jokowi = Tidak ada Trah
Prabowo = Campur Hindu India
Dedi Mulyadi = Trah Murni Nusantara lewat Sunda
Anies = Campuran Yaman
Itulah Perbedaannya....
memang prabowo asal muasalnya India, si pembawa agama Hindu ke Nusantara. dia berasal dari darah raja Hindu, bukan darah asli Nusantara (Tauhid) yang menyembah satu Dzat
darah murni pemimpin adil Nusantara yang tidak ada campuran Hindu India-nya
Sunda & Kapitayan adalah Murni
Jika ini pecah, Dedi Mulyadi adalah kandidat presiden terkuat di 2029. karena semua ingin menyeret nama jokowi disegala sisi, akhirnya jokowi sampai berlindung di ketiak partai PSI demi menguatkan namanya kembali
Tetapi, seburuk-buruknya bangkai disimpan, akan tercium juga
Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah ini termasuk mega-korupsi dan cukup seru diikutin karena berhubungan sama antarinstansi (Kejaksaan, Polri, TNI)
Intinya nih insiden udah ada dari Mei 2024 waktu itu Febrie diuntit di Cipete. Singkat cerita, ketauan deh kalo yg nguntit ternyata oknum Densus 88 Antiteror Polri yg coba profiling aktivitas beliau (mungkin ini jg yg bisa nemuin brankas emas & dollar itu di suatu cafe di Cipete, wallahualam)
Sehari setelah penguntitan itu, Kejagung minta pengamanan resmi ke TNI buat jaga kompleks kejagung yg berhubungan sama Jampidsus. Jadi sebenernya, rumah si Febrie dijaga nih udah cukup lama
Alesannya sih, karena Febrie selaku Jampidsus udah nanganin kasus2 korupsi yg familiar di telinga kita kayak Asabri, Jiwasraya, Krakatau Steel, Timah yg Harvey Moeis, sampe kasus yg baru itu dugaan korupsi pasokan batu bara di PLN yg pemadaman listrik bergilir kemaren
Makanya, pihak Kejagung bilang masih wajar dan legal minta penjagaan ke TNI demi memperlancar proses pemeriksaan, biar si Febrie gak kenapa2 karena kasusnya banyak melibatkan orang2 gede apalagi kalo udah berurusan sama ‘pertambangan gelap’
Skrg lagi rame ini kasus disebut ‘sabung politisi’. Seru sih, dari gw masih jadi jurnalis sampai sekarang jadi rakyat biasa, kasus2 kayak gini bikin pengen gw pantau terus sambil nyemilin popcorn 🍿 wkwkwkwk
Dalam situasi ini, bbrp analis politik bilang bisa jadi ada proxy war (perang pengaruh), di mana antar-aparat penegak hukum saling mengintai titik lemah masing2
Mereka diberi gaji dengan berjalan memegang senjata dikota metropolitan. Pemandangan yang membuat risih!
lagipula, dari sudut pandang militer, senjata yang dipakai tidak cocok untuk operasi perkotaan. Mereka harusnya memakai SMG bukan Laras Panjang
Negara super duper aneh
makin bingung lihat berita begini. puluhan tentara datang ke Polda Metro, minta barang bukti kasus Jampidsus dikembalikan dan saksi-saksinya dibebaskan. kalau batas kewenangan terus dicampur aduk, yang rugi ya kepercayaan publik juga.
gimana pendapat kalian soal ini?
kalian cuma melihat brimob mondar mandir dibilang kasus besar, kasus besar itu ketika PPATK membuka semua transaksi dari nama target (koruptor). kasus besar korupsi kok ranahnya brimob dan TNI. Negara koplak, otak rakyat juga bodoh banget
Kasus seperti ini jadi ujian besar bagi penegakan hukum di Indonesia. Kalau berhasil dibongkar sampai ke akar-akarnya tanpa pandang bulu, kepercayaan publik terhadap institusi hukum bisa pulih. Sebaliknya, kalau hanya sampai tengah jalan, masyarakat akan semakin apatis dan hilang harapan.
Kita tunggu perkembangan selanjutnya. Semoga kali ini benar-benar ada efek jera, bukan sekadar sandiwara. Rakyat butuh keadilan yang nyata, bukan hanya penggeledahan spektakuler.
Sumber video: KompasTV