Rakyat tolol memilih presiden tolol. Presiden tolol memilih mentri tolol. Mentri tolol melestarikan rakyat tolol.
A golden triangle of a failed nation.
Makanya pelanggar HAM itu diadili, bukan dikasih kesempatan menjabat. Jadinya, nyawa manusia dan kerusakan alam cuma dianggap sebatas angka dan ga dihargai
sumpah ye ada yg bela Prabowo bilang dia berusaha, dia bekerja, dan membayi bayi kan tua bangka itu disaat Indonesia kacau balau begini, gw gorok anjgggggggg pelanggar ham di belain TOLOLLLL
*ngeliat queer*
"WAH gaboleh itu dilarang dalam agama saya! Harus dibrantas soalnya ntar klo ada azab saya juga kena!"
*ngeliat pejabat ngelakuin korupsi, genosida, ekosida secara terang2an*
"Wah itu dilarang juga dalam agama saya, tp nunggu tuhan aja yang bales di akhirat hehe"
nanti deh gue maki-maki anies kalau anies gak becus jadi presiden. gue juga bakal maki-maki ganjar kalau kerjanya gak bener atau bikin program aneh-aneh.
tapi berhubung yang jadi presiden prabowo dan kerjanya lelet banget, gak ngerti skala prioritas, npd, tone deaf, denial, ya yang gue maki-maki prabowo lah. 😭
Gw lebih respect sama orang yang nganggur hobi rebahan, tapi sosmednya berisik minta keadilan dan melek politik.
Daripada orang yang tiap hari keluar dan ngeliat kejadiannya langsung, tapi masih nutup-nutupin kesalahan presiden sekarang dan nyalahin rakyat.
ngobrol sama org yg blm melek politik emg kdg bikin capek. sampe lu ngobrol sama anak hukum yg tone deaf, bah 1000x lbh draining. tipe yg notabene paham hukum tapi bilang, "aku mah netral," atau "siapa pun presidennya ga ngaruh." like, damnnn literally makes me tired as hell jirr
stupid ass fucking country run by stupid ass fucking people because of stupid ass fucking people who voted for the stupid ass motherfuckers oh my god get me the fuck OUT OF HERE
Nggak ya, guys. Kebakaran hutan di Kalimantan bukan karena cuaca atau iklim, tapi karena lahannya DIBAKAR. Sengaja dibakar di musim kemarau supaya mudah nyebarnya dan ga kehalang hujan tiba-tiba. Ga tau mau dipake buat apa lahannya, tapi yang jelas that action itself is illegal.
alasan kenapa banyak oknum di Indonesia doyan bakar hutan menurut riset:
> akun Prof Felix Zulhendri, PhD nge-spill jurnal ilmiah kolaborasi stanford university & world bank yg ngebongkar biang kerok karhutla di indonesia (MDPI)
> alasan utamanya murni hitungan matematika bisnis, yaitu gap biaya pembukaan lahan (land clearing) yg jomplangnya beneran kebangetan.
> kalo buka lahan secara legal dan mekanikal pake alat berat buldozer, biayanya ngabisin $150-$180 alias sekitar Rp3,2 juta per hektar.
> bandingin kalo lewat jalur pintas bakar hutan, oknum cuma keluar modal $3-$5 atau sekitar Rp90 ribu perak doang per hektar.
> padahal begitu lahannya bersih dan disulap jadi kebun sawit, potensi cuan (npv) tanahnya bisa melesat dari $3.000 sampe $20.000 per hektar.
> alhasil selisih modal receh vs potensi cuan ratusan juta ini bikin para oknum gelap mata, lebih milih bakar hutan ketimbang mikirin paru-paru jutaan warga