Rumahnya direbut tuk sawit, ditembaki, dipasang ranjau paku besar, bahkan gajah kecil pun tertatih-tatih berlari.
Pelaku sabotase Taman Nasional Tesso Nilo melakukannya dengan sadar tanpa rasa takut.
Setelah lebih dari dua tahun menyangkal, militer Israel dilaporkan mulai mengakui jumlah estimasi sekitar 70.000 warga Gaza tewas sejak genosida yang dilakukan Israel pada Oktober 2023—angka yang selama ini dilaporkan Kementerian Kesehatan Gaza dan dinilai kredibel oleh PBB, sebagaimana dilaporkan oleh media Israel pada Kamis (29/1/2026).
Namun bagi banyak pemangku kepentingan kemanusiaan dan peneliti independen, jumlah korban sesungguhnya bisa mendekati atau melampaui 100.000 jiwa, termasuk mereka yang tewas di bawah reruntuhan, akibat kelaparan, penyakit, dan runtuhnya sistem kesehatan.
Faktanya Israel baru mengakui angka ini setelah penyangkalan panjang, delegitimasi data, dan tuduhan manipulasi terhadap korban sipil.
| Narasi Daily
Banyangkan dikasus warga Pino ini, 2 korban penembakan malah sekarang sudah ditetapkan sebagai tersangka 💔😭
Tolong bantu up supaya dapat keadilan
@habiburokhman 🙏🙏🙏
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menegaskan penolakan terhadap pembentukan Negara Palestina—penolakan yang sudah berulang kali ia sampaikan selama bertahun-tahun.
Dalam pidatonya, Rabu (28/1/2026), Netanyahu secara terbuka mengklaim dirinya sebagai aktor utama yang konsisten menggagalkan berdirinya negara Palestina dan menegaskan Israel akan mempertahankan kendali keamanan penuh dari Yordania hingga Laut Mediterania, sikap yang secara langsung menutup jalan bagi solusi dua negara.
Sikap ini menjadi sorotan tajam karena Israel tercatat berada dalam inisiatif Dewan Perdamaian buatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump atau Board of Peace, yang mengusung narasi rekonstruksi Gaza, sebuah forum yang tidak melibatkan Palestina sama sekali sebagai subjek utama. Inisiatif ini memicu kritik serius: bagaimana mungkin sebuah dewan yang mengklaim agenda perdamaian dan pembangunan pascaperang justru mengakomodasi Israel, sementara keberadaan dan aspirasi Palestina dikesampingkan sejak awal.
| Narasi Daily
Secara terbuka, Israel menunjukkan perubahan sikap yang signifikan terhadap jumlah korban serangan di jalur Gaza, Palestina.
Untuk pertama kalinya, militer Israel mengakui data korban yang dicatat oleh otoritas kesehatan di Gaza akurat, sebagaimana diberitakan The Guardian, Jumat (30/1/2026).
Baca di: https://t.co/H8jOHVggQ5
~WR #Israel #Palestina