Saya agak terkejut dan prihatin, dua sahabat saya yang bisa memberi warna di DPR dari PDIP kabarnya gagal memenuhi kursi. Buat Budiman Sudjatmiko dan Eva Sundari, teruslah berjuang meski di luar Parlemen.
maaf prof @mohmahfudmd mau nanya kenapa anda selalu mengemukakan polarisasi dengan menyebut islam radikal,seperti apa islam radikal itu?adakah islam radikal itu saat ini?apakah umat islam yang menegakkan syariat itu radikal?
(NKRI-5) Maksud sy, kalau mendukung orng ya dukunglah krn konsep dan integritasnya. Tapi kalau mau mendukung krn agama, ya, dukunglah yg memang betul2 mengerti agama, bkn yg hny menjadikan agama, ulama, dan umat sbg tunggangan dan berbau radikal. Pd-hal, misalnya, salat sj "tdk".
Perlu pengorbanan darah & nyawa mahasiswa untum ke demokrasi saat ini. Tapi kecurangan Pilpres terjadi di depan mata, dimana-mana, terang benderang. Lantas kita mau diam saja?
Menang tapi curang terang benderang apa jamin pemerintah berjalan tenang?
Tentu tidak tanpa kejujuran