⠀
어른아이.
Karena kesibukanku makin padat, aku akan taruh Kamalini dalam mode menulis sampai akhir bulan. Untuk mendapatkan respons cepat, mohon hubungi lewat https://t.co/RqmlEtZvnL, ya, teman-timun. Terimakaci. 🫡
⠀
⠀
“To think they use Sunda everyday bikin I sebel, sih, dikiranya everyone was born in Bandung apa? Some people born in Sydney, duhhhh.”
Kalau begini, agaknya keduanya jadi menyesali keputusan untuk berkuliah di luar Jakarta, ‘kan, @ROCKWIFHME?
⠀
⠀
LAYAR laptopnya menunjukkan salindia. Pencahayaannya dibuat seminim mungkin sehingga Hanifah bisa lihat pantulan wajahnya samar-samar. Warnanya biru—babak belur, seakan-akan dia habis digebuki. Oleh kehidupan kampus, tidak secara harfiah.
⠀
⠀
Clarissa mau tidak mau setuju, apalagi statusnya sebagai alumni sekolah internasional, membuatnya lebih fasih berbicara dalam Bahasa Inggris ketimbang Indonesia. Dia menyelipkan rambut di balik telinga, sinis melihat mahasiswa di sekitar yang sepertinya juga warga lokal.
⠀
⠀
… jelas tujuannya adalah mengulas materi dari bimbingan belajar. Namun, sebagaimana mahasiswa, niatnya melenceng sesudah roti bakar dan matcha-nya datang, berubah jadi sesi menggunjingi kakak tingkat meski berpotensi besar untuk didengar orang lain.
@ROCKWIFHME
⠀
⠀
Mengaku suntuk, maka mangkir Hanifah dari meja belajar di indekos, datang ke kafe—atau warung, sama saja—terdekat dan menyambar teman yang baru dia jumpa sepekan lalu lewat masa orientasi. Dari salindia dan aplikasi catat-gambar yang ditempel di sepanjang destop, …
⠀
@TamagoPost ⠀
“Terakhir, sih, satu minggu—mantanan sama cowok bingung, soalnya.” Garuk-garuk kepala. Atau bahkan cuma lima hari, ya? “Kalau /move on/nya butuh enam tahun, mungkin putusnya baik-baik?”
⠀
Omong-omong, selamat malam dari yang baru pulang dari bimbingan belajar matematika dasar. Ibarat listrik, mataku ini bertegangan rendah sampai-sampai lampunya meredup.
Omong-omong, selamat malam dari yang baru pulang dari bimbingan belajar matematika dasar. Ibarat listrik, mataku ini bertegangan rendah sampai-sampai lampunya meredup.
Ditanya rencana lima tahun ke depan, aku mundur, yang pasti cuma mau gabung 𝖠𝗄𝗌𝖺𝗇𝗍𝖺𝗋𝖺 di tim /racing plane/ supaya bisa ikut KRTI. Wajahku harus nampang di Instagram kampus minimal setahun sekali.
⠀⠀⠀
Ai wayah kieu, henpon masih wae tang ting tang ting. Ditempo teh rupana grup. Saha sih nu ngobrol tengah peuting kieu? Urang mah mun bisa teu kanyahoan ari melek keneh. Bisi ditagih tugas kelompok.
⠀⠀⠀