Innalilahi wa innailaihi raji'un 🥀
Turut berduka cita atas meninggalnya kiper Palestina, Saleem Al-Ashqar, yang berusia 32 tahun.
Ia meninggal setelah ditembak oleh pasukan Israel pada 30 Juni kemarin di jalur Gaza.
Saleem dilaporkan baru menikah 5 bulan, istrinya hamil anak pertama, dan ia sedang mencoba mendapatkan air saat kejadian tersebut terjadi.
UI, UGM sudah di black list oleh beberapa warga yang anaknya sudah pasti tidak akan lolos seleksi. Daftar black list kampus akan bertambah mengingat ITB hari ini juga turun ke jalan. Dalam dunia pergerakan, jika ITB sudah turun ke jalan, itu artinya kondisi negara memang tidak baik baik saja. Mereka terkenal cukup eklusive dalam berdemo. Hanya issue issue krusial saja yang membuat mereka memutuskan berhenti belajar sejenak dan turun ke jalan.
Ketua KM ITB Nahdah Nabillah HR menilai kondisi ekonomi nasional saat ini menunjukkan sejumlah persoalan mendasar yang berakar pada tata kelola pemerintahan. Dikutip dari IDN Time, Ada 4 tuntutan yang dikemas dalam demo yang bertajuk Menggugat Negara Kilat Rakyat Sekarat.
1. memperkuat tanggung jawab fiskal melalui tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan membuka ruang partisipasi publik secara substantif.
2.menghadirkan kebijakan strategis yang mendukung industrialisasi berbasis riset dan manufaktur agar Indonesia memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih besar.
3. melakukan evaluasi internal terhadap berbagai program pemerintah sekaligus memperbaiki sistem komunikasi publik agar kebijakan yang diambil dapat dipahami masyarakat.
4.memastikan setiap program strategis disusun berdasarkan kajian dan riset yang matang.
Sebab, menurut KM ITB, sejumlah program yang berjalan saat ini terkesan dilaksanakan secara terburu-buru dan belum sepenuhnya mengedepankan prinsip good governance.
Sekitar 100 mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, menegaskan bahwa aksi mahasiswa menggeruduk acara yang dihadiri tiga pejabat pemerintah di UGM, Senin (15/06), merupakan puncak "rasa muak dan ketidakpercayaan" kepada pemerintah.
https://t.co/CfWbI97X5J
Di Mulai dari Malang
Ketua DPRD Kota Malang, Ibu Amithya RS menerima aspirasi Rakyat dan TEGAS akan memberhentikan Program MBG di Kota Malang yg mencederai kepercayaan rakyat terhadap Pemerintah
Malang sdh yang lain kapan
Berhentikan MBG 🔥🔥🔥
#salamwaras
Saya dan keluarga disurveilance dan dikuntit. Tiyo juga sama. Uda Feri dan keluarganya didoksing. Prof Uceng diteror digital. Prof Saiful di rumah dan kantornya ditongkrongin OTK. Kami juga telah dilaporkan ke polisi. Apa cara begitu yg dibilang lebih mengutamakan diskusi?
University students demanding Indonesia’s government do more to lower the soaring cost of living were met with tear gas and stun grenades as police tried to disperse them in Bandung, West Java.
"Kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke TNI, tentara punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya dapur SPPG," kata Iman Zanatul Haeri, seorang guru, di hadapan Mahkamah Konstitusi.
Update info
Info ini tidak akan ada di tv nasional kecuali kompas.
Bagi tv nasional suara rakyat hanyalah seperti suara yabg tak pantas di dengar. Bagi tv nasional pernikahan artis lebih sensasional
Gak akan diberitakan TV nasional, hari ini ada aksi dari BEM Universitas Bung Karno
Tuntutan demo:
1. Menghentikan sementara dan evaluasi MBG & Kopdes
2. Meninjau kembali UU Kepolisian RI
3. Stop militerisme & tegakan supremasi sipil
(Selengkapnya di flyer)
Sebarkan! 🔥
Pelatih kepala tim nasional Senegal, Pape Thiaw, menjadi topik pembicaraan di Amerika karena pernyataan yang dibuatnya saat konferensi pers, terkait dengan ibadah sholat Jum'at
Wartawan :
"Hari ini ada angin yang sangat kencang di negara bagian New Jersey, dan petugas keamanan menyarankan anggota delegasi untuk tidak keluar demi keselamatan kalian... mengapa Anda tetap keluar untuk menunaikan sholat...?"
Pape Thiaw :
"Apakah ada yang lebih penting daripada sholat? saya rasa itu bukan urusan Anda... kalian takut pada angin, sementara kami takut kepada Allah, Zat yang menciptakan angin... kita datang ke sini untuk sebuah pertandingan hiburan, lantas kita lupa bahwa kita diciptakan untuk menyembah Allah...
Bahkan kalo final Piala Dunia FIFA digelar hari ini dan kami adalah salah satu tim finalisnya, kami tetap akan keluar untuk menunaikan sholat Jum'at, meski itu berarti kehilangan gelar juara...
Jangan ceramahi kami tentang ritual dan kewajiban agama kami..."
#PialaDunia
Kemaren Reuters (portal berita luar negeri) menayangkan secara live aksi demo mahasiswa. Tayangan tsb ditonton lebih dari 100 ribu orang.
Dan kabarnya hari ini ada yang bela-belain kirim surat ke The Economist. Takut terlihat jelek di mata internasional dan biar gak keliatan titik lemah dan bobroknya dia (lagi).
Buat yang gak tau, bulan Mei 2026 kemaren The Economist pernah nulis terang2an kalo wowo dianggap lagi membahayakan ekonomi Indonesia sekaligus pelan2 mengikis demokrasi.
So, aksi kemaren yang katanya gagal, namun tetap ada yang ketar-ketir nih yeee...
Semua langkah catur pemerintah sudah bisa diprediksi, tapi tetap aja kita yang kalah. Biar video si Teddy ngerayain ultah di paris dan semacamnya vs berita begini, jadi penyulut aksi yang lebih besar.
Ini kesalahan umum masyarakat memandang Pertalite sebagai BBM Subsidi. Jangankan masyarakat, Teddy Seskab yang karbitan itu, juga menulis di status IG Seskab bahwa Pertalite adalah BBM Subsidi.
Pertalite itu bukan BBM Subsidi ya. Pertalite itu BBM Penugasan. Tidak ada komponen subsidi di Pertalite. Berbeda dengan BioSolar, yang memang BBM Subsidi.
Subsidi itu berkonotasi bantuan pemerintah untuk orang miskin. Di BioSolar ada subsidi dari pemerintah yang besarnya Rp1.000/liter yang 100% dibayarkan ke Pertamina. Jika harga keekonomian BioSolar melampaui harga yang ditetapkan, seperti saat ini Rp6.800, maka pemerintah memberikan kompensasi ke Pertamina.
Di situ bedanya dengan Pertalite.
Di Pertalite tidak ada komponen subsidi. Pemerintah mengontrol harganya, dan jika harga tersebut lebih rendah dari harga keekonomian, maka pemerintah memberikan kompensasi ke Pertamina untuk selisihnya.
Bagi masyarakat terlhat sama, tapi dari sisi filosofi dan administrasi keuangan negara berbeda.
Semoga dipahami.