@DokterTifa Jejak digitalnya banyak, di antaranya: 1. Makhluk "Esemka" itu, mannaa.. 2. "Di sakunya" ada 11 ribu triliun, mannaa.. 3. Yang kesekian, "ijazah aspal", meski paling seru.. Tragisnya, nyaris semua terkait "kebohongan publik" yg bersifat begitu terbuka dr level tertinggi.. 😢
@GeiszChalifah Pelan tapi pasti sepertinya "makar langit" mulai "bicara", satu persatu kebohongan itu terbuka apa adanya, dan "ketidakpercayaan" makin menguat dan total.. Wallahu a'lam..
@GeiszChalifah Tom Lembong WNI istimewa + langka, meski "double minority", tapi Beliau sangat nasionalis, idealis, konsisten, taat, rendah hati, dan vokal menyampaikan kebenaran! Beliau penerus Soe Hok Gie, Arief Budiman, Kwik Kian Gie.. Semoga selalu dlm lindungan Yang Maha Kuasa..
@GeiszChalifah Bang Geisz, menurut survai LSI + analisis Prof. Syaiful Mudjani, yg tersisa hanya SATU: Abah harus segera BUAT PARTAI, krn 3 komponen utama untuk itu terpenuhi semua: 1. Ada Tokoh (ARB); 2. Ada Momentum (mirip era reformasi); 3. Ada dukungan luas publik (sekitar 30%)..?!
@DokterTifa Nyaris tak ada kebohongan yg mampu bertahan melawan waktu (sejarah).. Demi kebenaran dan kepentingan publik, saatnya kalangan akademis (sejarawan) segera bertindak meneliti buku kontroversial "Jokowi Undercover" tulisan Bambang Tri..
@aniesbaswedan Subhanallah.. Walalhamdulillah.. Silaturahmi yang mengharukan dan luar biasa.. Semoga keluarga besar ARB dan segenap anggota lingkungannya yg tarawih senantiasa dilimpahi rahmat, keselamatan, perlindungan, dan keberkahan dari Allah Swt.. Aamiin Allahumma Aamiin.. 🤲🏼
@ncuz_3a16@msaid_didu Sudah jadi rahasia umum dan fakta yg sulit dibantah, bahwa nyaris semua PRESTASI Anies, utamanya JIS dan Formula-E secara sistematis dgn berbagai cara "DIRUSAK, DIFITNAH" untuk menimbulkan CITRA NEGATIF.. Tapi, semua itu juga terbukti tetap tak mampu merusak reputasi Anies!
@JimlyAs Ada dugaan kuat pilpres dan pemilu 2024 sangat jauh dari harapan jurdil, krn adanya upaya "kecurangan" sistematis, terstruktur, dan masif yg melibatkan aparat kekuasaan, yang nyaris begitu "terang²an", hal mana menimbulkan "bola liar" seperti ide "pemakzulan" Presiden Jokowi..
@msaid_didu@SBYudhoyono@Yusrilihza_Mhd@airlangga_hrt@fadlizon@AgusYudhoyono Capres #2 adalah SATU paket, dan mereka memilih mendukung #2 TANPA paksaan dari manapun! Apapun yang terjadi (negatif) adalah resiko yg memang harus diterima! Dengan kata lain, kalau harus malu, ya diri mereka sendiri yg membuat itu terjadi, jangan salahkan orang lain! 😁
Saat seorang pemimpin sampai mengatakan "etika itu tidak penting", sama artinya ybs "berkepribadian tiran".. Sungguh mengerikan bila ybs memimpin negeri ini, ibarat pepatah "dari mulut buaya masuk ke mulut harimau", kita akan kembali jatuh dan terperangkap di lobang yang sama..?!
@DokterTifa Secara medis mungkin tahu atau sudah diingatkan supaya ber-hati² dan tetap kontrol diri.. Tapi, ya itu lah, kadang "nafsu" lebih dominan ketimbang akal sehat dan tahu diri.. Semoga sih aman² aja..
@GeiszChalifah Wuaduuhh, disayangkan sekali Budiman yang dikenal pintar tiba² jadi ahistoris hanya untuk "menegakkan benang basah" yg berumur singkat.. Dlm politik itu tak ada yg abadi.. Rawatlah integritas dgn kejujuran sejak dari pikiran..
@dennyindrayana Era terakhir ini menonjol hukum dan institusinya (MK dan KPK) "ditabrak, diobrak-abrik" scr terbuka bahkan semakin vulgar, menjadi "alat" kekuasaan untuk kepentingan segelintir orang! Membuat kepercayaan masyarakat (trust) trhdap hukum menurun drastis.. Quo Vadis..?
@dennyindrayana Sudah tiba momentumnya, semua pihak tanpa terkecuali yg muak & marah dgn sikon penuh keculasan seperti saat ini berperan aktif mendukung & bergerak mengawal pilpres & pemilu yg jujur, adil & tranparan..?!
@GeiszChalifah Kalau pemimpin "berjiwa kerdil & culas", beginilah jadinya, "kuda yg mendaki bukit, tapi malah dirinya yang sesak napas".. Bener Bung @AndiSinulingga, ngehek bener tu "gerombolan sontoloyo"..