@geloraco Astagfirullah, apa mrk tdk punya anak atau saudara, ya...teganya main pukul aja. Gimana klu fitnah. Apakah negara kt sdh bukan negara hukum lagi..
Pemuda Ditangkap dan Di5iksa diduga oknum polisi. Agung Suprayogi, warga Dusun VII, Kelurahan Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang tengah menikmati waktu bersama kekasihnya, namun tiba-tiba sejumlah personel Polrestabes Medan menangkapnya dengan tuduhan sebagai pelaku beg4l.
Penangkapan itu terjadi di Jalan Laut Dendang pada malam hari, 6 November 2024. Namun, bukan hanya penangkapan yang mengejutkan, perlakuan terhadap Agung memicu kemarahan keluarganya. Sang ayah, Wage, dengan tegas melaporkan oknum personel Polrestabes Medan ke Bid Propam Polda Sumatera Utara.
"Anak saya dituduh begal, matanya ditutupi dengan lakban, kakinya dipukul pakai benda tumpul, dan kepalanya dijedotkan ke speaker. Saya tidak terima!" ujar Wage Rabu (8/1/2025).
Setelah mengalami penyiks*an, Agung dibawa ke kantor Satreskrim Polrestabes Medan. Di sana, ia diberitahu bahwa dia dilaporkan oleh seorang pengusaha peleburan baterai bekas di Desa Sei Rotan.
Wage mengaku kecewa berat. Laporan pengusaha tersebut ditindaklanjuti dengan cepat, sedangkan laporannya di Polrestabes Medan terkait dugaan penganiayaan dan Dumasnya Dipolda Sumut terkait pelanggaran SOP oleh aparat seolah tidak mendapat perhatian.
"Saya hanya ingin keadilan. Jika anak saya bersalah, proses secara hukum. Tapi penyiksaan seperti ini tidak manusiawi," tutup Wage, penuh harap agar Kapolrestabes Medan bertindak tegas terhadap anggotanya yang melanggar prosedur.
Hingga berita ini diturunkan, Kanit Pidum Polrestabes Medan, Iptu Sarwedi, belum memberikan tanggapan resmi.
📹: digitalnews_id
#viralvideo #infosumut #MEDAN #deiserdangtengah #oknum #PolisiJahat
Anak Sekolah mau dikasih makan serangga?
What???
Wacana Kepala Badan Gizi Nasional untuk memberikan Serangga sebagai sumber protein hewani pengganti ayam, daging, ikan, dan lauk yang tak terbeli dengan dana Rp 10,000 per anak, saya tanggapi dengan:
Apakah semiskin itu negara Indonesia, sampai anak-anak sekolah mau diberi makan serangga?
Simak ya dengan teliti detail yang saya sampaikan dalam video ini.
Sekalian bantu subscribe, like, dan share agar makin banyak yang tercerahkan.
https://t.co/QdKyxZRPJV
Kalau pergi kedai 7e
Dua air ni diletak di tempat air yg halal..
sedangkan Kedua2nya dikilangkan Di syarikat Arak yg terkenal. Heineken Dan Carlsberg..
dan Kedua2nya takde cop Halal .
Malta Dari syarikat Heineken
Dan Nutri Malt Dari syarikat Carlsberg
Awalnya logo halal dibuat dengan konsep "kearifan lokal". Selanjutnya pengaburan makna halal haram. Siapa dalang dibalik semua ini?https://t.co/9K2evl2HSF
28/9 bukan skdr pembubaran diskusi, tapi kami diperlakukan bagaikan sandera:
1) stlh diobrak-abrik-tdk boleh ada diskusi
2) semua pintu ditutup
3) diminta bubar
4) kami minta mau makan dulu
5) makanan dimajukan jam 11 dan hanya boleh makan 10 mnt
6) perusuh minta awasi kita makan
Bapak Kapolri Jendral @ListyoSigitP yth, saya di lokasi acara pembubaran diskusi FTA 28/9 di Grand Kemang hotel :
1) anak buah Bpk mesra sekali dg perusuh
2) mereka saling berterima kasih stlh persekusi kami
3) mereka katakan perintah dari atas.
Ini perintah dari siapa Pak ?
Kita diejek rangorang Malaysia skaar....
Katanya gas elpiji Malaysia 14kg kalo ditimbang 14,3kg
Sedang gas elpiji Indonesia cm 3kg kalo ditimbang 2,7kg
Asyyyu tidak?...
ANGGARAN PENDIDIKAN KITA SUDAH 20% DARI APBN, NAMUN KENAPA KUALITAS PENDIDIKAN KITA MASIH TERTINGGAL?
Indonesia adalah salah satu negara dengan belanja pendidikan yang besar di Asia. Belanja pendidikan tersebut meningkatkan akses terhadap pendidikan, namun indikator kinerja pendidikan masih sangat tertinggal.
Apa yang bisa kita lakukan?
1. Realokasi anggaran fokus pada prioritas kualitas pendidikan berbasis indikator kinerja pendidikan,
2. Redefinisi, klasifikasi, dan pembuatan pedoman anggaran pendidikan,
3. Pembagian dan harmonisasi peran, tugas, dan fungsi pemerintah pusat, daerah, dan antar kementerian-lembaga,
4. Monitoring dan evaluasi kinerja anggaran pendidikan kementerian, lembaga, dan TKDD secara akuntabel.