Seharusnya: ada fakta dulu, baru yakin. Ini malah: yakin dulu, baru cari² alasan.
Dia bukan sedang membuktikan keaslian ijazah. Dia sedang mempertontonkan bagaimana akal sehat bisa lumpuh ketika keyakinan sudah didahulukan dari fakta. Dia mengaku buta pada objeknya, tapi memaksakan diri melihat kebenarannya.
Jadi yg dia buktikan bkn ijazahnya asli. Yg dia buktikan cuma: dia merasa yakin. Padahal tidak ragu itu bukan bukti.
Itu bukan keberanian intelektual. Itu adalah pengakuan paling jujur bahwa yg dia pegang bukan data, melainkan kepercayaan buta yg dibungkus dengan kata "klarifikasi".