Sore itu, pukul 6.15.
Kudengar suara rintikan hujan yang semakin deras.
Kudengar suara pesawat yang ingin mendarat.
Selain itu kudengar pula suara klakson mobil dan motor karena sudah waktunya pulang kantor.
Tetapi sore itu hujan terasa sangat lama dan jalanan menjadi macet dan becek.
Aku hanya mengamati dan melihat saja.
Dan menyadari aku hanya setitik atau bahkan tidak terlihat dari hal yang kusebut diatas.
Catatan Kaki:
Tulisan ini ditulis secara sadar, dengan linangan air mata, tentang suatu pengharapan akan masa depan yang menanti, apakah penulis akan sampai disana?
26 Desember 2025, 01.09
-mrnkhns-
Jika suatu saat nanti
Jika suatu saat nanti aku sampai disana
Kan ku syukuri setiap detik nikmat dan kesempatan yang Allah berikan
Jika suatu saat nanti aku duduk di sampingmu saat Ijab Kobul
Kan ku syukuri setiap kata yang kau ucapkan dihadapan Allah, Ayahku, dan Pak Penghulu
🥀@KontraS express our condolences for the passing of Mr. Asih Widodo on 21 December 2025.
He dedicated his life to seeking justice for his son, Sigit Prasetyo, who was killed by the state during the Semanggi 1 in 1998.
Today’s affirmation:
Semoga Allah tanamkan dalam hati kita kedamaian dan ketenangan. Not easily angered by small things, not easily hurt by simple words, and not overthinking little issues. So we can live with more peace, more meaning, and true happiness 🤍
guys, please nangis aja. crying is not a sign of weakness. ever the Prophet Muhammad shallallahu alaihi wasallam used to cry often when he remembered his ummah and when he was in prostration to Allah.
crying is one way to release emotions, so it’s okay. at the end, we’re just human.
Sebarkan supaya rakyat Jawa melek..
bahwa area terdampak langsung banjir Sumatera ini tuh setara dengan seluruh Jawa+seluruh Bali digabungkan
semasif itu arealnya
#StatusBencanaNasional adalah WAJIB
#SumateraJugaIndonesia