Kalau hari ini kamu ketemu pedagang keliling, berhentilah sebentar.
Kalau ada rezeki lebih, belilah dagangannya. Tak perlu banyak.
Di saat harga kebutuhan terus naik, daya beli makin berat, dan hidup terasa semakin mahal, mereka tetap mendorong gerobak, mengayuh sepeda, atau berjalan dari gang ke gang demi satu tujuan sederhana: pulang membawa nafkah untuk keluarga.
Mungkin bagi kita hanya jajanan, makanan atau minuman biasa.
Tapi bagi mereka, satu pembeli bisa jadi alasan anaknya bisa makan hari ini.
Di tengah kerasnya keadaan, mereka tidak mengeluh. Mereka memilih berusaha.
Dan usaha sekecil apa pun layak dihargai.
Beberapa instansi ada anggaran buat bikin seragam kak. Tapi kebanyakan gak ada anggarannya, jadi buat sendiri.
Warna pokoknya adalah kuning kaki. Kalo kemudian wujudnya beragam itu disesuaikan dengan budget masing-masing. Ada yang beli di Orange atau jahit ke penjahit langganan sendiri. Makanya jadi beda-beda hasilnya.
@txtharihariWNI Sangat-sangat setuju dibubarkan.
Anggarannya mending buat perbaiki sekolah-sekolah yang rusak dan fasilitas pendidikan yang kurang di daerah terpencil!