Salut dan apresiasi untuk PWNU dan PCNU se DIY yang memilih jalan kebenaran.
Mantap ini. Sikap anti politik uang yang ditunjukkan PWNU dan PCNU se DIY wajib jadi teladan bagi PWNU dan PCNU se Indonesia Raya.
Dan janganlah kamu jual NU dengan harga recehan. Pasti akan kualat!
HENTIKAN INTERVENSI TERHADAP MUKTAMAR NU...!!!
Negara yang baik butuh masyarakat sipil (civil society) yang kuat. Sinergi masyarakat sipil, pemilik modal dan state dan pers yang berimbang akan menghasilkan kemajuan sebuah negara.
Jika ada yang berpikir dan beragenda melemahkan civil society agar bisa dikendalikan, itu sesat pikir yang kronis. Melemahkan gerakan mahasiswa, mengendalikan ormas-ormas besar, agar tertunduk di barisan belakang pemerintah, justru berdampak buruk bagi upaya pematangan demokrasi dan stabilitas negara.
Apabila penguasa dan pemilik modal (oligarki) bersekutu menindas civil society dan pers, maka takkan ada kekuatan kontrol dari laju negara. Tanpa kontrol, berbagai penyimpangan akan berjalan bebas tanpa koreksi. Akibatnya, negara menjadi rapuh dan mudah "dijarah" oleh kepentingan asing.
Dalam konteks civil society, ormas seperti NU harus didukung untuk bertumbuh, makin kuat dan independen. Angan-angan menjadikan NU sebagai alat mobilisasi politik, dan karena itu muncul rencana intervensi terhadap Muktamar NU mendatang, harus segera dihentikan.
Sebagai negarawan, anda harus punya bayangan Indonesia berjaya hingga kiamat lewat 40 hari. Dan kejayaan Indonesia tidaklah sama dengan periode kekuasaan anda yang dibatasi oleh konstitusi. Mengintervensi Muktamar NU dan mengendalikan NU hanya akan membuat anda berjaya sebagai penguasa dalam periode yang terbatas itu. Tetapi sesungguhnya anda sedang menghancurkan negara ini dalam jangka panjang.
Sudah saatnya anda berhenti menjadi politisi. Belum telat bagi anda untuk naik kelas menjadi negarawan.
Dan satu lagi; NU itu organisasi keramat. Didirikan para ulama, kiai dan wali. NU menjadi pelopor pendiri negara ini. Jika anda --siapapun anda-- berbuat jahat kepada NU, bersiaplah menerima kehancuran dan kehinaan.
Camkan itu!
Malam kembali hadir, mengingatkan kita bahwa hidup tidak selamanya terang. Ada gelap, duka dan sunyi. Kamu lelah? Istirahatlah, karena dunia tidak ada habisnya untuk dikejar.
Rumi
tepat sehari setelah perayaan kemerdekaan, mahasiswa turun ke jalan dan mempertanyakan: “81 tahun merdeka, untuk siapa?” mereka membingkai aksi ini sebagai upaya “merebut kembali” makna kemerdekaan yang dirasa terkikis oleh kebijakan ekonomi, politik, dan keamanan.
hal ini mengingatkan kita pada 18 Agustus 1945, ketika PPKI segera mengisi kemerdekaan dengan fondasi negara. kini, generasi muda merasa fondasi itu perlu dipertanyakan ulang.
kembali ke khittoh!!
#demo
kalau post ini lewat tl kalian dan kita belum berteman, yuk let's be connect #moots, mau #cenblue atau engga, no worries..
bulan agustus adalah bulan persatuan, mari nambah teman dan saling support..
#merdeka#agustus
sorry untuk ini saya punya pandangan berbeda..
baru saja saya melihat mv karya @AlffyRev yang berjudul "The Guardian of Nusantara", dari vidio itu sekilas saya berkesimpulan bahwa lambang negara kita adalah sesuatu yang sakral dan holistik. Lambang negara bukan sekadar benda fisik atau “patung burung” yang nilainya bergantung sepenuhnya pada kinerja pemerintah hari ini. Secara filosofis, simbol kolektif (seperti bendera dan lambang) berfungsi sebagai representasi abstrak dari kontrak sosial, perjalanan historis, dan aspirasi moral, visi dan cita-cita sebuah bangsa. Menginjak-injaknya berarti menyerang fondasi simbolik itu sendiri, bukan hanya mengkritik penguasa.
#Asbun
populer malam ini;
Mainnya, Kebobolan, Timas Day, Liga 1, Nguyen, Kimpul, Jordi
kalau dirangkai dalam kalimat;
“Mainnya liga 1 kebobolan nguyen, jordi kimpul”.
minggu kadang vibenya terasa beda. sering berada di keramaian, tapi sering terasa sepi, gua masih percaya bahwa koneksi yang baik bisa tumbuh dari hal-hal sederhana.
sedang mencari teman dan mutualan yang nyaman untuk saling berbagi, mau cenblue atau engga no worries. let’s be connect bro and sist..
#moots #mutualan
duit segitu kalau dipake untuk gaji guru honorer, guru madrasah dengan masing-masing 2.5 juta, bisa dipake buat gaji 400.000 guru tuh.
logika gua ga nyampek kalau harus ikutin cara berfikirnya pemerintah 😩
temans dan puans yang berhasil pay out hari ini selamat dan turut bersuka cita, semoga konsisten dan berkah.
yang baru mulai atau masih proses, tetap semangat, dan jangan putus asa, belanda masih jauh 😂.
yuk saling support dan menguatkan 🤝
situasi nasional sedang tidak menentu, trilyunan uang disimpan digudang, ratusan emas batangan ditimbun, konflik horisontal dimana-mana, daya beli turun, bahan-bahan pokok naik.
disaat seperti ini kangen beliau (Gus Dur), kenapa harus beliau?
Gus Dur adalah pemimpin yg punya inisastif tansisional yang sangat baik, yang berani mengambil langkah2 yg tidak lazim karena nilai lama sudah tertolak nilai yg baru belum terbangun, aturan lama dianggap lapuk aturan baru belum tersusun, sesuatu yg masa lalu dianggap kesalahan sesuatu yang baru sedang ditata. Dalam kondisi seperti itu fatsun atau tatakrama politik lama kadang2 tidak bisa digunakan. Langkah apa kira kira yang diambil beliau dalam situasi dan kondisi seperti ini?
Alfatehah untuk beliau
#DoaUntukBangsa #DoaUntukNegeri
#refleksi
“Hari ini aku masih melihat bahwa kemerdekaan hanyalah milik kaum elit, yang mendadak jadi borjuis, suka cita menjadi ambtenaar. Kemerdekaan hanyalah milik kalian, bukan milik rakyat. Kita mengalami perjalanan yang salah tentang arti merdeka. Apabila kalian teruskan dan tidak segera memperbaikinya, maka sampai kapan pun bangsa ini tidak akan pernah merdeka! Hanya para pemimpinnya yang akan mengalami kemerdekaan, karena hanya mereka yang merasakan adil dan makmur.” (24 Januari 1946)
( kalimat yang pernah diucapkan Tan Malaka kepada Soekarno kala itu )
soal kedepannya akun kita bisa monet di X apa engga kita tidak tau.
yang penting kita sudah berusaha dan berikhtiar, mari kita nikmati prosesnya.
selebihnya biar Tuhan dan mr. elon yang urus.
go a head guys
Bu Yayuk hanya bisa menangis , hutangnya di BPR Gunung Kinibalu semarang sebesar 225 juta membengkak menjadi 1.5 milyar. Kini dia harus merelakan rumahnya di Bandungrejo, Mranggen dieksekusi pihak BPR.
🇦🇪🇺🇸 Miliarder terkemuka UEA, Khalaf Ahmad Al Habtoor, baru saja menerbitkan surat terbuka kepada Trump. Isinya sangat brutal.
"Siapa yang memberi Anda wewenang untuk menyeret wilayah kami ke dalam perang dengan Iran? Siapa yang memberi Anda izin untuk mengubah wilayah kami menjadi medan perang?"
Al Habtoor adalah tokoh penting: miliarder, mantan diplomat, dan suara politik yang vokal di Teluk. Ketika dia berbicara, para pemimpin UEA mendengarkan.
Pertanyaannya:
- Apakah ini keputusan Anda atau tekanan dari Netanyahu?
- Apakah Anda menghitung kerusakan tambahan sebelum menembak?
- Anda menempatkan negara-negara GCC (negara teluk) di tengah bahaya yang tidak mereka pilih.
- Inisiatif "Dewan Perdamaian" Anda didanai oleh negara-negara Teluk. Sekarang kita diserang. Ke mana uang itu pergi?
- Anda berjanji tidak akan ada perang. Anda telah melakukan operasi di 7 negara: Somalia, Irak, Yaman, Nigeria, Suriah, Iran, Venezuela
- 658 serangan udara di tahun pertama Anda kembali = seluruh masa jabatan Biden (yang Anda kritik)
- Biaya perang berkisar antara $40-65 miliar untuk operasional, dan kemungkinan total biaya mencapai $210 miliar.
- Tingkat persetujuan Anda turun 9% dalam 400 hari
Rakyat Amerika dijanjikan perdamaian. Namun, mereka malah mendapatkan perang yang didanai oleh pajak mereka.
Kalimat yang paling tajam: "Sebelum tinta pada inisiatif Dewan Perdamaian (board of peace) Anda mengering, kita mendapati diri kita menghadapi eskalasi militer yang membahayakan seluruh wilayah. Jadi ke mana inisiatif-inisiatif itu pergi?"
Al Habtoor bukanlah kritikus sembarangan. Dia adalah bagian dari kelompok mapan. Memiliki koneksi. Ketika para elite UEA mulai secara terbuka mempertanyakan pengambilan keputusan Trump, itu artinya sekutu Arab terdekat Amerika mengatakan "kami tidak menyetujui hal ini."
Surat itu diakhiri dengan kalimat: "Kepemimpinan sejati tidak diukur dari keputusan perang, tetapi dari kebijaksanaan, rasa hormat kepada orang lain, dan upaya untuk mencapai perdamaian."
Nderek Gus Mus.
NU betul-betul dimatikan dengan segala cara di era Harto. Tapi NU bertahan dengan mujahadah dan karomah para Yai dan para muassis Nahdliyyin.
NU akan hidup kalau kembali ke akar rumput.