@SeledingTekel Aku ada di lokasi, liat bgt gimana meteka lari kaya nyerbu itu bus persib sampe yg lempar batu. Bener2 di belakang mobilku yang plat D, paniknya ada pas liat mereka ngejarah barang2 di busnya kaya gt
Mungkinkah Polisi membunuh penjual cermin di Pejompongan? Saat demo 27 Agustus lalu, kami intens pantau medsos, live Tiktok, CCTV dll. Saat kabar ada korban jiwa di Pejompongan, kami sudah curiga pelakunya mungkin bukan dari GRIB Jaya.
Dan bener aja toh, Let them lie and make a blunder.
Laporan lengkapnya bisa dibaca di sini: https://t.co/7l2GbWqXs5
ieu aya dua kemungkinan bagi yang tidak suka persib :
1. kalo kalah “sama anak sma aja kalah”
2. kalo menang “wajar menang orang fc seoul yang main anak anak sma”
Fer, kritik Persib mah silakan. nggak ada yang bilang Persib kebal kritik
cuma yaa minimal punya memori yang utuh dong, Fer. jangan sampe nihh sejarah sepak bola Indonesia cuma diingat sesuai bagian yg lagi cocok sama narasi.
Persib gagal di Asia INGET, tapi Persib lolos fase grup, bahkan jadi juara grup, ngumpulin poin dan ikut bantu ranking Indonesia naik KOK LUPA? like, come on 😂😂
lo sendiri bilang pasca-Kanjuruhan kita masih di atas 30, lalu naik 28, 25, sempet 15, dan sekarang balik ke 20.
iya, momentum dari 15 ke 20 hilang. fair. tapi kalo ditarik dari titik awal, kita tetep jauh lebih baik. that's progress too, kan?
terus kenapa disebut “kecelakaan”? 😂
kalo mau simpel dan sesuai jobdesc lo sekarang, yaa minimal bilang aja:
“Persib sudah memberikan kontribusi besar, tetapi kita kehilangan momentum karena Persib dan Dewa tidak mampu melanjutkan perjalanan. Sekarang pekerjaan kita adalah memastikan klub-klub Indonesia semakin siap di Asia.”
lebih fair, lebih konstruktif dan tetep nyampe kok poinnya