Ternyata bener ya, women have trauma that doesn't deserve anyone, karena paa dasarnya wanita dengan trauma akan lebih mudah emosi dan terkadang egois dan sulit untuk mempercayai orang lain. Itu bukan tanpa alasan, namun terpaksa karena dia gak ingin terluka untuk sekian kalinya.
Dulu : ah yaudah lah dijalani aja gapapa . Kemaren aja bisa sekarang juga harus bisa
Sekarang : ini gimana ya? Kok gini ya? Nanti gini ga ya? Salahku yang kaya apaa si?? Beneran ga si?? Apa aku salah tempat.? Mau gimana ini?? Kalo aku gini nanti akan ada apa?
APA APA DIPIKIRIN