Jerome Polin kembali berikan pendapat dan merasa capek tiap hari liat berita buruk, melalui akun sosmed nya ia bilang:
"Jujur at this point aku bingung, kita sebagai rakyat tuh bisa apa sih? speak up di sosmed udah, ga didenger. Dilawan pake buzzer lagi. Demo udah, ga ada perubahan. Dilawan pake demo bayaran. Ada cara apalagi?? Segakbisa ngapa-ngapain itu kah?
Asli bingung dan bertanya2, apa masih ada harapan?
Yang berkontribusi malah dikriminalisasi. Terus harus apa? Bisa apa?
Rakyat susah cari kerja, kualifikasi harus S1 minimal. Eh ada yang ga lulus S1 jadi komisaris, segampang itu?"
Komisaris BUMN itu bukan PEKERJAAN BERCANDA
Gajinya saja RATUSAN JUTA, ngga bercanda kan??
Yang bercanda adalah REZIM PRA-GIB yang MENUNJUK KOMISARIS DGN KEMAMPUAN DI BAWAH STANDAR BERBEKAL BUKAN KEMAMPUAN TAPI RELAWAN
BERCANDANYA KEBANGETAN ✅️
WAJAR KALAU RAKYAT MARAH 😡‼️
Beer di tangan, iPad di pangkuan, Baju serampangan dan gaya sudah macam Don Juan. Tapi kalau nonton KDH nangis sesegukan 😭
—oh Jungkook atur semafia hellokitty mungkin.
Yappp uda cukup lah, gaakan denial lagi... gue udah terlalu dominan dan alpha, saatnya gue harus nemuin kebahagiaan gue sendiri wkwk dan gaakan lagi urusin orang lain
Menikah bukan ajang perlombaan apalagi percobaan. Menikah butuh keyakinan dan tanggung jawab. Atas segala hal dan perilaku yang nantinya tidak biasa ada pada diri kita, namun perlahan bercampur padu yang perlahan menjadi pemakluman.
Pernikahan isinya sebagian besar adalah ngobrol, jadi carilah partner yang bisa dan mampu diajak ngobrol dalam segala hal tanpa menurunkan standar kamu.
Semua orang mengatakan manusia ada masanya, jadi jangan selalu menjadikan orang lain sebagai patokan hidupmu dalam hal yang serius. Karna jalan hidup setiap orang berbeda rute, mental, dan bekalnya.
So, menikah diusia 20, 30, 40, 50 atau bahkan 60++ an itu ga masalah. Selagi kamu dan pasangan kamu tahu makna dan arah pernikahan itu akan dibawa. Kadang orang lain bilang "kasihan ya dia telat menikah" mereka adalah contoh sudut pandang kecil yg menjadikan pernikahan sebagai ajang perlombaan.
Jadi, kalian tim mana nih?
Setuju ngga sama pendapat Mba Min Ah??
Setiap orang tentunya bebas dan punya pandangan masing" terkait hal tersebut. So, mari berdiskusi :))
#shiminah