Sungguh hebat ini syair. Kalimat “hidup menumpang di kecurangan” ini kuat banget menurut saya. Itu syair ditulis tahun 70-an, sampai sekarang kita banyak melihat hal semacam ini. Mulai dari nyogok biar dapat kerjaan, mark-up anggaran, dan hoax politik. Semua bentuk kecurangan.
@e100ss Maaf kalau masalah pendidikan saya tidak akan menuruti pemerintah, kalau belom ada vaksin atau obat, anak saya dirumah aja, mereka hanya teori, sama saja seperti kita berkendara, kita sudah hati2, org lain nya ini bagaimana? Paling kalian cuma ikut prihatin begitu aja
Aku mau tumbuh sama kamu; jadi yg matiin lampu waktu kamu ketiduran, bantu nemuin pasangan kaus kakimu, bikinin kamu makanan-yg mungkin ga seenak masakan ibumu-tapi selalu kamu habiskan, memeluk kamu saat mimpi/kenyataan ga seindah harapan, rebutan selimut dan sarapan nasi uduk.
Ketidaksukaan bu Khofifah pada bu Risma sudah sampai pada level yg luar biasa norak, sehingga mengorbankan keselamatan nyawa warga Surabaya. Maaf bukan norak, jahat!
Dibaca yg baik. Yg bilang Surabaya bisa jadi seperti Wuhan itu adalah Pemprov Jatim sendiri, lalu ketika mobil tes PCR datang malah dilarikan ke Lamongan. Kan jancuk!
Khofifah sangat menikmati kondisi Surabaya yg merah pekat. Makin pekat makin bangga sehingga mobil tes PCR hasil usaha Risma malah dilarikan ke daerah2 lain. Rivalitas membuat beliau lupa jika Surabaya juga berada di Jatim, bahkan Ibukota Jatim.
@m4s4g03s Hi, please find the unroll here: @cakasana: Oke kalau gitu kita mulai saja... SEBUAH UTAS tentang bobroknya penanganan COVID-19 di Surabaya Disclaimer:… https://t.co/s2dQAbzRRm Have a good day. 🤖
1) Aku tak pernah broadcast ucapan met Idul Fitri dan maaf lahir batin di jalur pribadi. Pun tak pernah menjawab broadcast ucapan serupa di japri. Ucapan mohon maaf lahir batin, tanpa sebutan nama yg dituju, apalagi isinya copy paste, bagiku tak punya daya sentuh
Dulu Nabi Muhammad Saw sengaja tdk berjamaah tarawih ke masjid krn khawatir para sahabat menganggap ibadah SUNNAH itu sbg wajib. Solat Iedul fitri juga sunnah, sementara menjaga keselamatan jiwa diri dan sesama itu WAJIB. Sederhana bukan?
Kita sedang melawan dua hal berbahaya yang sangat menular: virus dan kebodohan. Kadang kita merasa lelah, patah dan hilang arah. Kadang kita ingin berkata, “Indonesia terserah.” Tapi tolong jangan menyerah. Negeri ini membutuhkanmu. Selamat Hari Kebangkitan Nasional, Kawan-kawan