أجمل ما يمكن أن تعطيه لمن تُحب هو: وقتك، لأنك تعطيه ما لا يمكن استرجاعه
Hal terindah yang bisa engkau berikan kepada orang yang engkau cintai adalah waktumu. Karena engkau memberikan sesuatu yang takkan mungkin bisa diambil kembali.”
Tak semua rezeki datang dalam bentuk yang bertambah.
Kadang, ia hadir dalam wujud berkurangnya beban, hilangnya sakit, redanya sedih.
Tuhan mungkin tak menambah milikmu, tapi menghapus yang membuatmu letih.
Belajarlah untuk membatasi segalanya.
Menjadi orang baik bukanlah berarti harus menoleransi segalanya. Kebaikan tidak mengukur rasa sakit yang kau pendam. Melainkan kemampuanmu untuk melindungi diri sendiri tanpa menyakiti siapapun.”
اجلس مع الأشخاص الذين فشلوا من قبل، فهم لم يعودوا يحملون الأنا، بل الخبرة.
“Duduklah bersama orang yang pernah gagal, mereka tak lagi membawa ego, tapi pengalaman.”
ikhlas itu seperti surat Al-Ikhlas, tidak ada kata ikhlas di dalamnya.
menyakini namun tidak terlihat, mengakui namun tidak terbilang. biar hati dan pemilik hati saja yang tau.
-Ustadzah Aminah Al-Attas-
قال مالك بن دينار ؛ إن العالم إذا لم يعمل بعلمه زلت موعظته عن القلوب كما تزل القطرة عن الصفا (صفة الصفوة)
Orang berilmu، jika tidak mengamalkan ilmunya, maka nasihat yang disampaikan meleset atau tidak tembus ke hati orang. Sebagaimana tetesan air melesat dari batu besar.