statement “jangan nikah atau punya anak kalau miskin” itu classist dan dehumanizing. kekhawatiran dan standar pribadi lo gak seharusnya dipaksakan ke orang lain, apalagi dalam hal yang halal. definisi “mampu” juga beda-beda, gak bisa diseragamkan dan gak ada titik akhirnya, rezeki juga gak selalu stabil.
kebayang ada keluarga sederhana bonceng tiga naik motor, main ke alun-alun, makan batagor di rumput sambil ketawa-tawa. lalu anaknya mulai besar dan baca kalimat “orang tuamu seharusnya tidak punya anak karena miskin” atau “bapak lo seharusnya gak nikahin ibu lo” di internet. selama ini dia punya prasangka baik dan kenangan hangat, tapi beberapa kalimat bisa meruntuhkan itu semua, bahkan mengubah cara dia memandang orang tuanya sendiri. hati orang tua mana yang gak hancur, seakan yang dihitung cuman uang, bukan cinta, usaha, dan pengorbanan mereka selama ini. yang gue percaya, any sane parent would want the best for their child, life also doesnt always go according to human plans, there are things beyond our control that cant be reduced to rigid standards.
semua ini bukan berarti kita menolak ikhtiar perencanaan yah, tapi menyederhanakan nilai manusia hanya dari finansial itu gak adil buat buat gue. so please, maybe we can be more careful with our words, cobalah lebih berempati. di balik setiap keluarga, pasti ada usaha, cinta, ceritanya masing-masing yang gak keliatan buat lo, jangan lah direduksi jadi duit, duit, duit
Hidup Global Firepower Index! 🫡
Gakdeng. Hati-hati sama ranking-rankingan begini guys...
Unggul/kalahnya negara dalam perang gak cuma ditentukan besaran jumlah/kuantitas senjata (yang mana jadi indikator utama “kekuatan” menurut GFP). Waspada!
📷 https://t.co/bppgLUkqoI
I love how the Heaven Burns Red community is banding together over how stupid it is for someone to call this game of all games overrated when there are so many other gacha games that could deserve that title more.
HBR is so hilariously niche outside of Japan, even.
Keluarga besar Lembaga KERIS menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga prajurit terbaik kusuma bangsa:
1. Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar
2. Sertu Muhammad Nur Ichwan
3. Praka Farizal Rhomadhon
Ketiganya merupakan personel Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL yang gugur akibat serangan artileri IDF saat menjalankan misi perdamaian dan kemanusiaan sebagai pasukan pengamanan PBB dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Semoga para almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.
@azizajis@SarjanaEksu di indo itu pendidikannya pada bikin kurikulum seenak jidat, engga connect to the market dan standar internasional juga ga banyak yang sama, ini masalah jelas, ya itu jangka panjang. kalau didepannya nyata masalah gangguan rantai pasok ya masa didiemin.
Heaven Burns Red is a story-driven-RPG.
But it’s also a story written by one of the most iconic visual novel authors out there.
KEY’s Jun Maeda
Let me tell you about the qualities that make Heaven Burns Red special: A game with all of the remarkable features of a KEY title 🧵
@raykairi terimakasih sudah menyuarakan hal seperti ini, orang indo lucu selalu pengen hasil tapi ga pernah mau mikirin konsekuensi dari tindakannya apa
Yorhel has passed away
He was known for running vndb, a website he created back in 2007
The moderation team is working to preserve the website but cannot provide details at the moment
Gausah edgy kalau om tante di kampung nanya
"kapan lolos? kapan kerja? kapan nikah?"
karna mereka taunya cuma itu. masa expect mereka nanya "integrasi OpenClaw ke telegram caranya gimana?"
jawab baik-baik aja. dan jangan ulangi ke anak/ponakan kelak
toh ketemu juga jarang