Tamu lebaran di rumah itu bukan mulai after sholat Eid, tapi dari abis maghrib, malam takbiran!! alias udah ada tamu sekarang..
Tapi urusan laden tamu, untung ada adekku yg bertugas.. mending nyuci gelas drpd laden tamu ๐คช
Gua bilang mah negara daripada ngajarin tepuk sakinah ke calon pasutri mendingan ngajarin:
- basic accounting dan finance dalam rumah tangga
- pertolongan pertama bagi bayi dan anak
- pengetahuan obat-obatan dasar untuk demam, diare, etc
- pengetahuan gizi keluarga
Jelas kepake.
Saya pernah ngobrol dengan konglo, salah satu syarat CEO atau direksi yang dia pilih adalah: loyal pada keluarga dan pasangan.
Bukan ngurusin moral orang, lebih ke: memastikan energi dan fokus orang yang dipilih ndak bocor kemana-mana
Nasehat untuk sexually discipline ini bagus for both laki-laki dan perempuan.
Supaya hidup adem tanpa drama.
Karena setiap interaksi seksual itu bukan cuma soal fisik. Ada energi yang keluar, ada ikatan yang terbentuk, ada ruang mental yang kebagi.
Dan itu semua kalau ngga dikelola dengan sadar, fokus dan energy-nya akan bocor kemana-mana. Belum lagi potensi kena penyakit, keluarga berantakan dll.
Kalo orang begini mengelola bisnis, bisnisnya ikut berantakan ๐
Buat orang-orang yang hidupnya pengen efektif, minim distraksi, dan penuh arah, sexual discipline itu bukan tentang jadi alim, tapi strategi menjaga clarity dan ritme hidup.
Tubuh itu rumah. Energi itu aset. Dan orang yang punya kendali yang baik, akan sangat selektif pada siapa yang dia izinkan masuk.
Bukan karena sok suci, tapi karena tahu, nggak semua orang pantas mendapatkan energi, waktu dan personal space kita.
Ujung dari disiplin ini bukan kesempurnaan. Tapi ketenangan. Clarity.
Dengan clarity, seseorang bisa membangun hidup tanpa drama, tanpa keruwetan yang ndak perlu.
Dengan clarity, hidup lebih tenang, terarah, rejeki finansial meningkat, bisnis moncer.
Kalau di usia 20-an kamu fit, thatโs good. Thatโs okay. Tapi kalau di usia 40 ke atas kamu masih fit dan stay in shape.. Now thatโs a real flex.
Di fase ketika metabolisme nggak lagi bekerja seperti saat muda, menjaga kesehatan itu โmahalโ harganya. Harganya dibayar dengan niat, komitmen, dan pilihan-pilihan kecil yang konsisten, setiap hari.
Make 40 your new prime. Not by chance, but by choice.
Memantau crita Aureli. Kalo kamu mengucapkan kalimat-kalimat ini ke anak di bawah umur korban kekerasan seksual, maka kamu bagian dari kekerasan itu sendiri.
โAnaknya juga mau kok.โ
โAnaknya terlalu dewasa untuk umurnya.โ
โDia kelihatan genit dari kecil.โ
โPosting fotonya kayak orang gede.โ
โDia kan nggak nolak.โ
โSama-sama menikmati.โ
Dan masih banyak lagi contoh kalimat lain.
Kalimat-kalimat ini bukan sekadar pendapat. Ini adalah alat kekerasan.
Karena dengan mengucapkannya, kamu:
1. Menghapus fakta bahwa anak tidak pernah bisa memberi consent,
2. Mengalihkan tanggung jawab dari pelaku ke korban,
3. Menanamkan rasa malu dan rasa bersalah pada anakโyang seharusnya dilindungi, bukan diadili.
Dampaknya jauh lebih berat ketika kalimat-kalimat ini datang dari orang dewasa yang punya otoritas: orang tua, guru, tokoh agama, aparat, atau figur publik.
Di titik itu, kekerasan tidak lagi berhenti pada pelaku pertama.
Ia berlanjut lewat bahasa. Lewat pembenaran. Lewat โlogikaโ yang terdengar masuk akal, tapi aslinya kejam.
Pedofilia, grooming, maupun statutory ra--pe tidak pernah soal pakaian anak.
Bukan soal sikap anak. Bukan soal apakah anak melawan atau diam.
Semua itu SELALU tentang orang dewasa yang menyalahgunakan kuasa.
Dan setiap kali seseorang memilih menyalahkan anak alih-alih mengecam pelaku, dia sedang berpihak pada kejahatan.
Lampu philips ini emang jagoan.. dari 2021 masih pada berfungsi, lampu merk lain yg belinya belakangan, setelah pemakaian di atas 2 tahun udah pada minta ganti
Harga memang 2-3 kali lipat tapi g papa, drpada ganti2 mulu