Bismillah...
Pengen banget tahun ini bisa lanjut kuliah di kampus bidang sains dan teknologi top yang sudah terkenal reputasinya di bidang Matematika/Informatika.
Setelah lulus pengen bisa travelling se-Indonesia buat nulis dan buat ngajar tentang materi yang aku bisa
Barusan tahu ternyata syarat penghasilan untuk mendaftar penerima KIPK sudah berubah. Tahu dari keluhan warga yang anaknya diterima PTN tapi ndak sanggup membayar UKT.
Dalam pikiran sy mestinya anaknya bisa mengakses KIP-K, karena penghasilan keluarga hanya Rp3jutaan.
Ternyata, anak tsb tidak memenuhi syarat mendaftar KIPK sesuai aturan 2026 yang berbasis UMP, dimana UMP Jatim di bawah Rp3juta alias Rp2,4jutaan.
Ini aturan Edan!!
Dulu saat zaman Pak Jokowi sudah mengcover penghasilan sampai Rp4juta, saya masih kritik agar dinaikan hingga menjangkau kelas menengah rentan, yang setidaknya bisa sampai ke batas penghasilan maksimal Rp5-6juta.
Alasan saya, karena demikian mahalnya biaya kebutuhan kuliah, yang bagi keluarga penghasilan Rp6juta pun masih sangat berat membiaya kuliah secara mandiri ditengah UKT yang semakin mahal. Koq sekarang malah batas maksimalnya diturunkan lagi ke UMP. Wis edan ini.
Piye sih ini pak @prabowo, keluarga dgn penghasilan Rp5-6 juta saja belum tentu sanggup membiaya secara mandiri biaya kuliah anaknya, koq malah syarat batas maksimal penghasilan diturunkan ke UMP.
Pantesan makin banyak warga yang mengeluh. Edan ini, buat apa di kasih MBG bagus2 kalau ujungnya untuk kuliah ndak sanggup karena dinilai tidak layak menerima KIPK.
Padahal saya mengusulkan agar KIPK era Pak Prabowo ini lebih baik dari era Pak Jokowi, baik dengan menaikan batas maksimal penghasilan agar mengcover aspiring middle class, juga dengan menambah bantuan berupa Laptop. Agar KIPK era Prabowo bisa diubah namanya, entah jadi KIPK Plus, atau KIP08, dan akan diingat sampai kapan pun.
Lhadalah malah sekarang jauh lebih buruk dari Jokowi, bantuan biaya hidup pun ndak berubah.
Salam
FK
CC mas @kokokdirgantoro perjuangkan ini di PSI, ngaco ini kebijakan menurunkan batas maksimal penghasilan ke UMP, makin banyak anak yang tidak bisa kuliah.