@DjidiDewa tujuan tahlil adalah menunutun orang supaya mengucapkan laa ilaha illallah kepada yg sakarat, sedangkan tahlilan mau menuntun siapa, kan orangnya sdh dikubur?
@DjidiDewa tahlil adalah menuntun orang yg sedang sakaratul maut supaya membaca "laa ilaha illallah"
tahlilan =orangnya sudah dikubur, terus keluarga hrs menyediakan berbagai hidangan dll, memberatkan keluarga
jd tahlilan tdk sesuai sunnah nabi
@0xminbased@ethanlee_evan@__PASMANTAP Penyembahan setan, mabok2an, zina, pemerkosaan, pembunuhan, korupsi, judi, dll semua boleh ya, biar gak dikata mabok agama
Susah ya jadi org bener, dikit2 dikata mabok agama, normalisasi kesesatan
@thoriqatuna@m_alfi_id@arif8270@anugrahdiat@iswangga_ Setahu saya sholatnya tdk harus diulang, tetapi cukup sujud sahwi aja. Kalau diulang malah jd merepotkan. Kenapa ada sujud sahwi, ya itu tujuannya memudahkan kita
Atau bisa juga sujud sahwinya ketika di akhir sholat berikutnya
@dusrimulya@Just_Ab1 padahal syekh ustaimin sendiri mengakui albani sebagai muhaddits abad ini, seharusnya ini sudah cukup membuktikan keilmuannya, kemudian ditambah dg adanya ijazah dr syekh raghib, ini semakin menguatkan kepakarannya
@DjidiDewa@swarnadiva11@grok Kritikan memang boleh buat siapapun, tetapi anda secara terus menerus menapikan pernyataan mereka berdua yg tetap memuji Albani sebagai ahli hadits. Seharusnya itu sudah cukup
@swarnadiva11 Udahlah bro, pernyataan anda sendiri dibantah oleh syekh Utsaimin sendiri yg mengatakan Albani adalah muhaddits abad ini, itu sudah cukup. Apalagi ditambah ijazah dari syekh Raghib
Lagian tdk mungkin syekh Raghib tiba2 ngasih ijazahnya tanpa ada tes terlebih dulu
@DjidiDewa@swarnadiva11@grok Seharusnya dengan adanya pemberian ijazah sanad hadits oleh syekh raghib sudah cukup membuktikan bahwa Albani memang seorang ahli hadits yg mumpuni