KARENA @LORDBONKYE UDAH NGGAK KUAT LAGI DAN BUTUH RECHARGE, BELIAU MEMUTUSKAN:
ANALISA SINGAPORE VS TIMOR LESTE PASTI KELUAR PALING LAMBAT JAM 16.00 WIB (RESMI!). TAPI UNTUK PERTANDINGAN SELANJUTNYA MALAM INI, JANGAN HARAP! ANALISANYA CUMA BAKAL KELUAR KALAU POSTINGAN INI TEMBUS MINIMAL 100 RT! TIDAK ADA NEGOSIASI! RT SEKARANG !!!
🚨Pernah dengar alasan ini ga pas nyari sepatu branded di kios pinggir jalan/marketplace?
"Bocoran pabrik Cikande"
"Barang sisa ekspor Balaraja"
"BNWB karena dusnya ditahan becuk"
Nih, Biar kelen ga boncos, gw spill fakta dan tips nandain "Barang Kolongan" ini ya
A Thread👇
Leo Messi, sekali lagi
Terima kasih telah memberi kami masa kecil, remaja dan dewasa degan jutaan momen indah.
Sepak bola jadi jauh lebih baik karena kamu ada di dalamnya. Selamanya GOAT. 🐐🇦🇷
It was not meant to be.
Thank you for everything to this team.
2x Copa Americas.
1x Finalissima.
2x World Cup finals.
1x World Cup.
An era we will never forget.
Anyway, terima kasih banyak untuk panutan para La Masia boys sekaligus legenda terbesar La Masia & Barcelona.
3x final dari 4 World Cup terakhir, sempat jadi top skor sepanjang masa World Cup, assist terbanyak sepanjang masa World Cup.
Bisa membawa Argentina 3x ke final dan 1x juara dengan skuad seadanya itu sangat luar biasa. Bayangkan dulu dia lebih memilih bela Spanyol, mungkin trofi Piala Dunia-nya bisa lebih dari ini. Tapi ia memang orang yang setia, di dalam dan luar lapangan 👏👏👏
Leo Messi, The Greatest Of All Time 🐐
KAGAK TERASE WORLD CUP UDE MAU KELAR WEKA WEKA SI BANDOT DEPRESI MBEL APELAGI TD ABIS WEDE GUE KIRIM PAP SENYUMAN GUE YG BENGAL INI MBEL WEKA WEKA SI BANDOT LANGSUNG MERIYANG TENSINYE NAEK
BALIK JAKSEL KANDANG MACAN DULU MBEL TENGKYU JAMUANNYE @tuyulbettorbali@62killacrew TENGKYU JUGE TAWARAN TRANSFERNYE KE BALI COPET UTD ANGKANYE SIH UDE CUCOK TP MY LIFE IS JAKSEL MAYBE NEXT TIME
Hobinya seremonial dan kasi sambutan.
Kalo dikritik, tersinggungan lalu gas ke wa pribadi menuju doxxing.
Kerja nomer dua, nama baik adalah utama
Kalo melaju pake kendaraan, harus dikasi jalan
Kalo berobat harus dikasi spot terdepan.
👍
Top KOE
SING LIYANE BENG2
"MASTERCLASS SCALONI"
MENGORBANKAN PAREDES, PEMAIN TERBAIK ARGENTINA, DEMI MENGUBAH ARAH PERTANDINGAN.
Babak pertama menjadi panggung Leandro Paredes.
Ia berkali-kali menghentikan serangan Inggris lewat tekel dan intersep, ia juga menjadi poros utama progresi bola Argentina. Hampir setiap serangan Argentina dimulai dari kakinya.
Karena itu, saat Inggris unggul 1-0 pada menit ke-55 lewat gol Anthony Gordon hasil assist Morgan Rogers, banyak yang mengira Scaloni akan mempertahankan Paredes untuk menjaga kontrol permainan dan membuat perubahan di pos yang lain.
Yang terjadi justru sebaliknya.
Menit 63,
Scaloni membuat keputusan paling berani di laga ini.
Leandro Paredes keluar, Nicolás González masuk.
Pemain terbaik Argentina dikorbankan. Keputusan itu langsung dipertanyakan karena Argentina kehilangan gelandang yang paling tenang saat membangun serangan.
Namun Scaloni tidak sedang mencari keseimbangan. Ia sedang mengejar FINAL.
Dengan masuknya Nico, Argentina memiliki ancaman yang jauh lebih besar dari sisi kiri dengan agresivitasnya. Tujuannya jelas: memaksa Inggris bertahan semakin dalam.
Efeknya langsung terlihat.
Beberapa menit kemudian, Messi melepaskan umpan silang yang disambut sundulan Nico González. Jordan Pickford masih mampu menepisnya, tetapi untuk pertama kalinya Inggris benar-benar tertekan.
Menit 71,
Thomas Tuchel merespons. Anthony Gordon keluar, Ezri Konsa masuk. Pergantian yang menunjukkan Inggris mulai berpikir mempertahankan keunggulan.
Pada momen yang sama,
Scaloni juga melakukan perubahan. Nahuel Molina yang terisolasi ditarik keluar, Gonzalo Montiel masuk untuk berkolaborasi dengan Messi dengan crossing dan overlapnya.
Menit 72,
Scaloni kembali membuat perubahan besar.
Giuliano Simeone keluar, mesin pressing dan progresi bola Rodrigo De Paul masuk.
Lisandro Martínez yang telah mengantongi kartu kuning juga diganti Otamendi yang siap berduel dan bikin progresi bolah lebih berani.
Messi kini menetap di posisi RWF bersiap spam crossing mematikan, sementara Nico González mendapat kebebasan menjadi pelari dari sisi kiri sekaligus penyerang "lubang".
Macca setidaknya punya dua momen peluang besar berkat pergantian ini.
Enzo mendapatkan ruang tembak yang ideal karena seluruh pemain Inggris dipukul mundur ke belakang.
Scaloni belum puas.
Menit 80, ia mengambil risiko yang lebih besar lagi.
Nicolás Tagliafico keluar, Lautaro Martínez masuk.
Argentina praktis bermain dengan tiga pemain depan.
Julián Álvarez melebar ke kiri, Nico González mengisi ruang yang sebelumnya ditempati Tagliafico, sementara Lautaro menjadi target utama di kotak penalti.
Dan Messi tetep stay di sisi kanan.
Melihat Argentina semakin menyerang, Tuchel justru mengambil keputusan yang berlawanan.
Menit 81, Reece James keluar, Dan Burn masuk.
Inggris memilih menambah bek dan mempertahankan keunggulan 1-0.
Kesalahan itu langsung dibayar mahal.
Menit 85, tekanan tanpa henti Argentina berbuah gol. Enzo Fernández menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tendangan indah setelah mendaptkan assist halus dari Messi.
Inggris semakin tertekan. Argentina terus menyerang.
Lalu datang pukulan terakhir.
Menit 90+2, Lautaro Martínez mencetak gol kemenangan melalui crossing Messi. Penyerang yang baru masuk pada menit ke-80 menjadi penentu tiket Argentina ke final.
Scaloni mengorbankan pemain terbaiknya demi mengubah arah pertandingan. Tuchel justru mengorbankan keberanian demi mempertahankan keunggulan.
Yang satu berani mengambil risiko untuk menang. Yang satu takut kehilangan keunggulan. Hasil akhirnya? Argentina ke final, Inggris pulang dengan penyesalan.
Mengapa para pemain Argentina begitu loyal, emosional, dan bersedia berperang habis2an demi Messi?
Krn Messi dgn sadar meruntuhkan egonya sbg megabintang. Messi menjadi orang pertama yg merangkul pemain2 yg lebih muda, menyemangati ketika mereka melakukan kesalahan, mengajak mereka ngobrol, bermain kartu truco, dan minum mate bersama.
Para pemain Argentina respek krn Messi sering kali menyewa atau memakai jet pribadinya untuk menjemput pemain2 Argentina yg bermain di Eropa agar mereka bisa pulang kampung dgn nyaman untuk jeda internasional.
Pernah juga di masa lalu, saat AFA mengalami krisis keuangan dan korupsi, Messi diam2 merogoh duitnya pribadi utk membayar gaji staf, anggota keamanan, juru masak, dan pembantu umum tim nasional yg berbulan2 tdk dibayar.
Para pemain melihat ini sebagai bentuk kepedulian dan pengorbanan tertinggi terhadap tim nasional. Dan untuk membalasnya, mereka dgn suka rela berkorban dan bahkan rela “mati” di lapangan demi Messi.
Jam manusia selalu terburu-buru, jam Tuhan selalu tepat waktu
Udah nunggu lama laga Finalissima, batal digelar, kecewa. Eh digantinya laga final Piala Dunia
Dikasih paham lagi kan tuh sama Sang Maha Kuasa 🙇♂���