Madeira, Manchester, Madrid, Turin, and Manchester again. Wretched in Red. Restored to this great gallery of the game. A walking work of art. Vintage beyond valuation, beyond forgery or imitation.
Di China yang kemampuan fiskalnya jauh lebih baik dari Indonesia saja program makan di sekolahnya tidak untuk semua anak. Namun, fokus pada wilayah miskin program mereka disebut Nutrition Improvement Program for Rural Compulsory Education Students (NIPRCES) yang diluncurkan tahun 2011 oleh pemerintah pusat China sasarannya siswa sekolah dasar dan menengah pertama (wajib belajar) di daerah pedesaan dan tertinggal. Bentuk bantuan berupa makan siang gratis atau bersubsidi. Alternatifnya susu, telur, atau paket makanan bergizi. Program ini lahir karena masalah gizi di pedesaan, termasuk stunting dan anemia pada anak-anak.
Sementara di kota besar seperti Beijing atau Shanghai, sekolah biasanya menyediakan kantin, di mana orang tua membayar biaya makan (harian atau bulanan). Pemerintah mengatur standar gizi dan keamanan pangan, tetapi tidak semua siswa mendapat makan gratis. Subsidi hanya untuk keluarga miskin tertentu. Mengapa Indonesia yg miskin MBG-nya utk semua anak, yg bahkan anak2 kelas menengah atas yang akhirnya nggak mau makan paket MBG? Kalau mau info lebih lanjut bisa baca juga tulisan kolom saya di https://t.co/17fpVABkjA
Imo musuh abadi fans (King) MU di Indonesia itu sebetulnya bukan fans klub lain, tapi si fuccker satu ini
We were robbed of seeing prime United consisting of Rooney, vdS, Berbatov, Scholes & co performing Fergieball under SUGBK lights
Anak2 somehow lempeng aja mikirnya. MBG, ada kata "Bergizi". Maka bisa aja mereka akan beranggapan sereal (dan snack2 ini) beneran bergizi.
Kalau dilarang bisa aja mereka bilang "Lho MBG juga ngasih ginian"
Ini mah nuntasin masalah gizi enggak, malah nambah persoalan baru.