adab sangat penting dalam agama kita, hatta bab meminta dari Tuhan pun diajar caranya & bagaimana tone yg sepatutnya.
kita ini hamba, kita rasa Allah tu dekat macam mana sekalipun, jagalah adab kita. belajar dari nabi terdahulu. usahakan baca buku sirah atau tonton video sirah.
Belajar keras emang capek. Bayangin bangun pagi, baca lagi, coba lagi, dan itu terus berulang setiap hari. Belum lagi ngerasa kurang, lambat, atau kadang mustahil.
Tapi tetaplah BELAJAR, trust the process.
Suatu hari semua effort itu berubah jadi hasil yang kamu banggakan. Gak akan keliatan sekarang, tapi minimal efeknya berasa 5 tahun mendatang.
Jangan pake AI.
AI merusak kreatifitas otak.
5 hari pake AI, 30 hari rusak otaknya ga bisa menghasilkan kreatifitas
Saya posting semua dari ide dan jari sendiri. Saya hanya pake AI untuk cek apakah foto dan video beredar pake AI atau nggak.
Orang yg pake AI, hasilnya mirip semua.
Saya ingetin, AI membunuh kreatifitas otak. AI mencegah otak berkembang.
Hotel-hotel sudah pake AI, bahkan hanya untuk nulis email, untuk jawab tamu in house ajah mereka pake AI.
Hotel luhuri, hotel mewah yg pake AI sudah pasti kehilangan mewahnya. Kita ke hotel untuk ketemu orang bukan robot.
Walaupun orang pada nyebelin, tapi masih lebih baik daripada ga ada orang dan diganti robot AI.
Sayangi circle-mu.
Banyak orang ngerasa udah growth karena terus belajar.
Baca buku, ikut course, denger podcast, lalu ikin plan.
Tapi seringnya berhenti di situ.
Growth biasanya begini:
learn → apply → learn → apply
Kamu belajar sesuatu, lalu langsung dicoba. Dari situ kamu tahu mana yang works, mana yang nggak.
Lalu belajar lagi, lalu apply lagi.
Sedangkan procrastination seperti ini:
learn → learn → learn → learn
Kamu ngerasa produktif, tapi sebenarnya cuma konsumsi informasi aja.
“You learn more by doing than by reading, planning, or talking about doing.”
— Alex Hormozi
Rule hidup simpel yang baik menurutku
→ for each hour studying, spend an hour applying. Belajar lalu praktek.
Tahukah kamu?
Menurut salah satu studi yang diterbitkan pada jurnal ilmiah internasional, Trials (2021): "Does reading a book in bed make a difference to sleep in comparison to not reading a book in bed?"
Hasilnya menarik!! 📚
Baca buku sebelum tidur nih, ternyata bisa ningkatin kualitas tidur buat sebagian orang!!
Jadi kalau kita baca buku sebelum tidur ygy, kita bantuin badan buat masuk ke kondisi rileks lebih cepat.
Otak kayak ngasih sinyal: ges waktunya laut ges. 😴😴
Badan ngerespon: asiyaap!
((Asal nggak tiba-tiba ketemu plot twist sih ya))
Kebiasaan supaya kamu berkembang lebih cepat dari kebanyakan orang:
- Memperbaiki mood ➜ Olahraga
- Berpikir lebih jernih ➜ Meditasi
- Memahami dunia lebih baik ➜ Membaca
- Memahami diri sendiri ➜ Menulis
- Berkembang lebih cepat ➜ Konsisten
- Mencintai orang lain ➜ Cintai diri sendiri
tips baca buku bahasa Inggris dengan harga murah, bahkan gratis:
baca buku2 yang udah masuk public domain.
ada bbrp websites yang bisa kamu pake untuk cari & download e-booknya secara gratis dan legal. linknya ada di next post yaa! 👇
Saya selalu bilang juga ke mahasiswa saya, kalau kamu ngerasa gak kuat di tech, bukan berarti kamu harus cabut dari IT.
Kamu bisa aja jadi UI/UX, product manager, QA, guru/dosen, content creator, tech sales, atau hustle menggunakan tech.
Tapi gak berarti harus cabut.
Pernah ga sih aslinya ngantuk banget, tp tetep aja maksain melek begadang? Macem ga ikhlas tidur lebih awal?
Keasyikan scrolling, nonton, main, tbtb sdh jam 2 aja.
Inilah ✨Revenge Bedtime Procrastination✨
Yg berisiko banget buat badanmu!
Tp ada solusinya kok, kujelasin ya!
Setiap pengen nyoba hal baru, kalimat yg selalu aku inget adalah:
"Pada percobaan pertama, ga usah takut gagal, karena lu pasti gagal."
Kenapa percobaan pertama disebut pasti gagal?
Karena kita baru memulai, belum ada ilmu, belum ada pengalaman, dan itu memang fase yg harus dilalui.
Kita harus menyadari bahwa kegagalan dalam mencoba itu bukan aib, tapi salah satu tangga pertama yg harus dilewati agar kita berhasil.
Kalau kita selalu menghindari tangga pertama, bagaimana bisa mencapai tangga kedua hingga tangga puncak?
Either you win or you learn, ga ada yg namanya kegagalan sebenarnya.
Cobain deh tes PERSONAL COLOR.
"Tapi, tesnya mahal."
Kan, ada AI ✨
Bisa kamu pake buat panduan dasar memilih warna fashion.
Kayak aku mikirnya karena kulitku gelap,
aku cocok dengan warna terang.
TERNYATA ENGGAK LOH.
Setelah ngobrol bareng chatGPT,
aku cocoknya tipe warna DEEP AUTUMN.
Pantesan selama ini kalau pake warna terang, aneh banget di aku. Muka terkesan pucat/dingin. Tapi, kalau pake warna DEEP AUTUMN, justru bikin tone wajahku lebih "ngangkat".
Akhirnya sekarang kalau beli baju,
bukan cari warna yang lucu.
Tapi, cari warna yang cocok.
Dan tentunya aku suka 😊
i routinely write “no hurry, no pause” at the top of my notebooks as a daily reminder.
you can get 95% of the results you want by calmly putting one foot in front of the other.
one former navy seal friend once texted me a principle used in their training: “slow is smooth. smooth is fast.”
perhaps i’m just getting old, but my definition of luxury has changed over time. now, it’s not about owning a lot of stuff. luxury, to me, is feeling unrushed.
no hurry, no pause.