a leowon au
Tak pernah terlintas di lorong pikiran Leonel (L—eo) dan Sakala (S—angwon), bahwa lingkaran impian yang mereka gapai justru merenggut raga mereka ke jurang—meski jiwa tetap bersemayam dalam pelukan. Padahal, niat mereka merajut ikatan selamanya, tak terpisahkan.
a leowon au
Tak pernah terlintas di lorong pikiran Leonel (L—eo) dan Sakala (S—angwon), bahwa lingkaran impian yang mereka gapai justru merenggut raga mereka ke jurang—meski jiwa tetap bersemayam dalam pelukan. Padahal, niat mereka merajut ikatan selamanya, tak terpisahkan.