Marry a guy who can speak good words to you, even though he is mad at you. The best of a partner is when he is angry, he won't try to insult you.🌷
Because he has that much respect for you and doesn't want to lose you in a simple argument.🖤
@NawawiNow @dondihananto Intinya semuanya adl persepsi dan asumsi.
Bagi KPAI: Djarum Badminton Club identik dengan rokok.
Bagi penggemar/pegiat badminton: Djarum Badminton Club ya klub Badminton yang menjadi arena pembibitan atlet dan rutin berkompetisi setiap tahun.
@NawawiNow @dondihananto Sebetulnya ini simpel. 6 tahun lalu lewat PP 109/2012, pemerintah melarang ajang2 olahraga disponsori rokok.
Tp PB Djarum atau tulisan Djarum Badminton Club yg disoal KPAI adl entitas legal yg sudah ada sejak 1/2 abad. Kalau mau dilarang, ya mending bubarkan PB Djarum sekalian.
Menurutku harus dilihat dr kacamata besar dan lebih bijak.
Saat Gudang Garam cabut dari tenis meja, produksi atlet top berhenti dlm 30 tahun terakhir. Saat Wismilak/Sampoerna nggak ngurusi tenis, tenis pro di Indonesia ''selesai''.
Nah, kalau Djarum cabut jg dr badminton gmn?
Padahal pemerintah tidak punya anggaran sebesar itu untuk mengurusi cabang olahraga di Indonesia. Bayangkan saja, Indonesia ini punya 59 induk olahraga dan 6 cabor fungsional.
Dan satu2nya cabang olahraga yg ''nggak butuh'' dana pemerintah di Indonesia itu siapa? Ya Badminton.
Ini golfer Skotlandia Scott Jamieson. Caddynya pakai Dunhill London. Kejuaraannya Alfred Dunhill Cup. Pdhl Dunhill ini akarnya ya perusahaan rokok milik BAT
Tp Komisi Perlindungan Anak Inggris mempermasalahkan ini dgn dalih persepsi? Ya enggak! Krn mrk paham aturan legal formal.
Ini ngelarang2 tulisan Djarum Badminton Club tapi tak diikuti kebijakan2 yg benar2 serius utk melindungi generasi termuda dari rokok.
Padahal keputusan nomor satu anak2 muda mulai merokok itu dari apa sih? Ya dari lingkungan, dari teman sepermainan, dari peer group.
Coba aja datang ke Eropa Barat atau Rusia. Susah banget mau beli rokok. Ditanya umur, dimintai paspor, ada pembatasan waktu pembelian rokok. Di beberapa negara rokoknya jg nggak didisplay terang2an di belakang kasir.
Nah, kalau gitu pelarangan iklan rokok jadinya kan masuk akal.
Kita ini bangsa yg aneh dan naif banget. Tulisan Djarum Badminton Club dimasalahin tp regulasi penjualan rokok lemah. Rokok di toko2 nggak 'disembunyikan'. Orang yg menjual rokok kpd anak di bawah umur tdk dihukum. Nggak ada permintaan KTP saat mau membeli rokok, dll.
Antara olahraga dan rokok memang sangat jauh bertolak belakang. Tetapi nahasnya tdk ada badan lain yg mau gila2an mengeluarkan duit utk pengembangan olahraga terutama yg pro.
Di Barat dan Asia Timur ''masih aman'' krn ada perusahaan alkohol. Nah di kita kan miras dilarang juga.
Satu lagi solusi cangkeman yg nggampangin masalah.
"Ganti aja PB Djarum dgn Blibli kek. BCA kek. Kan sama saja,".
Gini lho ferguso, bedakan antara sponsorship dan lembaga.
Indonesia Open, turnamen badminton no.1 di dunia itu kan bertahun2 title sponsornya BCA dan Blibli...
...sedangkan penyelenggara audisi bulu tangkis itu kan PB Djarum, sebuah lembaga legal dan sudah eksis selama 1/2 abad.
Lalu tiba2, ada yg menuntut hilangkan kata2 Djarum Badminton Club dari baju peserta seleksi.
Ini kan lucu. PB Djarum itu nama institusi, bukan sponsor!
Yg konyol, ada aktivis antirokok dan katanya pelindung anak2 yg mempermasalahkan booth Djarum Foundation di arena Indonesia Open 2019. Wah rokok nih!
Gini, mengapa Federasi Badminton Dunia (BWF) mengijinkan booth itu berdiri? Ya karena scr legal DF beda dgn PT Djarum....
BWF sudah sangat lama meratifikasi aturan WHO yg melarang sponsor rokok di world tour mereka.
Jadi, mengapa booth dan tulisan Djarum Foundation diizinkan di ajang Indonesia Open?
Ya karena mereka paham aturan, hukum, dan legalitas. Bukan main persepsi kayak matamu!
TAMAT
Bonus dari salah seorang pahlawan terbesar bangsa Indonesia.
Pemuda asli Kudus, produk asli PB Djarum, Juara Dunia 2 kali, juara Piala Thomas 3 kali, juara All England 2 kali, dan peraih 2 emas Asian Games.
Anggota generasi emas 90-an, Sang Smash 100 watt, Hariyanto Arbi!
Katanya ada BUMN mau sponsorin pembinaan olahraga .. itu bagus kok.. pertanyaannya bs berapa lama ? Pembinaan itu jangka panjang... ganti pemimpin ? Apakah ttp dijalankan? Who knows!!