Hi guys! Aku lagi decluterring lemari Jadi aku mau preloved yah. Ada sepatu dan cap yang terlihat berdebu (tapi bisa dicuci kok) dan kucel (krn gak disetrika HAHa)
So im gonna drop pictures here!
Inquiry? Comment/dm 🧡
#zonauang️#preloved#prelovedmurah
Coba kalian duduk di tepian sungai di Kalimantan. Pemandangannya kapal tongkang batubara.
Ada banyak bgt tambang batubara di Kalimantan, legal maupun ilegal, tapi tetep sering mati listrik.
Orangutan mati. Pesut mahakam mati. Ternak ayam mati. Hewan & warga lokal semua merugi.
Jumlah PHK di Indonesia mengalami kenaikan lagi dari tahun sebelumnya
Tahun 2022 : 25.114 orang
Tahun 2023 : 64.855 orang
Tahun 2024 : 77.965 orang
Tahun 2025 : 88.519 orang
Tahun 2026 : 126.000 orang dan masih terus bertambah
Source : Kemnaker, CNN Indonesia
Pak @NasbiHasan
logika Anda keliru sejak premisnya.
Warga boleh mengkritik, mencela, bahkan mengata-ngatai pemerintah karena warga memiliki hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat, sesuai Pasal 28E ayat (3) dan Pasal 28F UUD 1945 yang menjamin kebebasan warga untuk menyampaikan pendapat.
Sementara UU Administrasi Pemerintahan mewajibkan pejabat bertindak berdasarkan legalitas, kepentingan umum, ketidakberpihakan, dan larangan menyalahgunakan kewenangan.
Artinya, Pemerintah tidak memperoleh “hak membalas” hanya karena merasa tersinggung atau karena baper.
Anda sedang menyamakan pemerintah dengan akun media sosial yang bisa saling sindir dan saling balas.
Padahal pemerintah membawa jabatan, anggaran, serta kewenangan negara yang seluruhnya berdiri di atas mandat rakyat dan dibiayai oleh pajak rakyat.
Dan terakhir, Anda bekerja sebagai pejabat publik, bukan lagi sebagai buzzer.
Jadi tolong gunakan otak dan nalar Anda dengan benar, karena setiap gaji, dan fasilitas yang Anda nikmati berasal dari uang yang kami bayarkan melalui pajak.
Terima kasih.
Penasihat Khusus Komunikasi Presiden mau belain soal statemen Londo Ireng, tapi argumennya cuma sekelas, “Presiden kan sering dikatain oleh anda!! Ya Presiden boleh dong ngatain balik!!!”
Kabinet skill issue.
People always say don't give a man a fish, but teach him how to fish. Well I'd be glad to inform you that the govt has polluted the sea so all the fish ran away
Bule ini kasih tau kalau kemampuan warga di sebuah negara untuk bisa jalan2 keluar negeri adalah hasil dari keputusan politik.
Dia orang Belanda. Kasih contoh kalau dia mau ke Indonesia, dia tinggal terbang aja. Sementara orang Indo mau ke Belanda mesti buat visa dan bisa sebulan nunggu.
Contoh lain, meski bukan jalan2. Ada seorang supir taxi di Bali, tiap ditanya ttg resto apa yang enak, si supir sarankan ke resto bebek tertentu. Tapi, selama hidupnya, dia gak pernah makan disitu. Pertama kali dia makan, itu diajak sama turis yang naik taksinya.
Jadi kalau ada yang gak peduli sama politik, ya lu liat tuh. Lu bisa pergi keluar negeri dengan mudah/sulit bukan faktor duit doang, tapi faktor pemerintah lu jago atau katrok.
Agamawan yang menormalisasi kezaliman dengan menekankan adanya akhirat sebagai satu-satunya tempat penuh keadilan pantas direbahkan di bawah kayu guillotine.
• nanik s deyang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BGN.
• hotman paris mengundurkan diri dari kuasa hukum eks jampidsus, febrie.
• nevi rizal mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Asisten I Pemkab Gayo Lues.
• Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI
Dan kamu masih merasa pesimis bahwa pekik suaramu di medsos tidak akan menghasilkan apa-apa? Jangan!
Teruslah berisik. Teruslah berisik mengkritisi embege, teruslah berisik mengkritisi advokat nakal yang membela penjahat, teruslah berisik mengkritisi pejabat publik yang pribadi atau anak-anaknya terang-terangan pamer kekayaan.
Teruslah berisik tentang keadaan pasar dan ekonomi kita yang jauh dari baik-baik saja. Kita semua bisa menghantam mereka. Kita semua bisa mempengaruhi psikologis orang-orang berkuasa.
Berisiknya kita bisa mempengaruhi kebijakan politik para penyelenggara negara!
Another alarm: MPR met constitutional justices, asking to get involved to the court's decision. Warning to democratic enroachment.
https://t.co/OeJyKmCRXO
Eks dirut pertamina yang korupsi 348 MILIYAR itu cuma divonis 1,5 tahun penjara, CUMA 1,5 TAHUN. Alasannya karena beliau tulang punggung keluarga dan mengaku menyesal.
TULANG PUNGGUNG KELUARGA KATANYA.
Sedangkan rakyat banyak udah jadi tulang belulang karena korupsi di mana-mana.
Benyamin Thomas Sigar adalah perwira yang memimpin pasukan bantuan Minahasa (Hulptroepen) dalam menghadapi Pangeran Diponegoro selama Perang Jawa, beliau kemudian di angkat Belanda jadi hukum besar (kepala distrik) Lagowan bergelar Majoor.
dari akun salsabellarahamania di thread diketahui kalo anaknya Laurens sigar mewarisi jabatan yang sama, cucunya jadi klerk kantor residen kemudian cicitnya Philip sigar jadi sekertaris residen.
Prabowo merupakan keturunan ke lima londo ireng yang asli, sekarang dia dengan ga tau malunya teriak teriak nyindir londo ireng sama jurnalis pribumi yang cuma pengen negaranya baik. jejak digital memang kejam wkwkwk login wok
Berita saat ini makin-makin gila dan gelap banget ya rasanya :
1. Security HI dikeroyok karna negor alphard yang terobos zebra cross.
2. Security ditenggelemin di waduk cuma karna negor bocah yg lagi vandalisme
3. Ada bapak yang dituduh maling ayam, dan anaknya nangis-nangis karna bapaknya meninggal
4. Demo berhari-hari tapi beritanya di bungkam
5. Kasus emas 74kg ga kelar-kelar, padahal tersangka dan barang buktinya jelas.
6. Presiden tiap pidato asbun gak jelas & ga berbobot.
7. Pajak makin dipelintir sampe disamperin ke rumah, motor parkir ditempelin sticker kalo belom bayar
8. TNI, polisi, aparat megang kopdes apalah-apalah program presiden yg ga jelas.
9. Korupsi gila-gilaan, pakan hewan, MBG, dll
10. Bangun UNRI lah, sekolah garuda lah
Ah gila deh makin hari, ada yg bisa tambahin lagi update kegilaan di negara yang lagi sakit ini?
Prabowo meletakkan bunga di makam leluhurnya, Kapitein Benjamin Thomas Sigar, tokoh Minahasa yang memimpin Pasukan Tulungan (Hulptroepen) dalam Perang Jawa. Menurut keluarga, ia terlibat dalam penangkapan Pangeran Diponegoro.
Foto ini diambil sekitar 1968, tak lama setelah Soemitro Djojohadikusumo dan keluarganya kembali dari pelarian politik (1957–1967) terkait keterlibatannya dalam pemberontakan PRRI.
Penangkapan Pangeran Diponegoro itu bentuk selicik-liciknya Belanda dalam menghadapi kita, sangat ga bermoral dan sangat rendahan.
Aslinya, pemilihan cara licik ini dilakukan Belanda karena selama hampir lima tahun Perang Jawa (1825–1830), Belanda benar-benar dibuat pusing sama Pangeran Diponegoro. Berkali-kali pasukan Belanda dibuat kewalahan karena Diponegoro lebih sering pakai taktik gerilya yang susah ditebak. Duit perang Belanda habs banyak, tentaranya juga nggak sedikit yang jadi korban. Karena sadar bakal susah menang kalau terus adu senjata, Jenderal Hendrik Merkus de Kock akhirnya pakai cara yang licik banget. Diponegoro diajak datang ke Magelang buat berunding, bahkan dikasih jaminan kalau dirinya bakal aman selama pertemuan berlangsung.
Tapi ternyata semua itu cuma jadi bagian dari siasat Belanda. Sebelum perundingan dimulai pada 28 Maret 1830, De Kock diam-diam sudah nyiapin pasukan buat ngepung lokasi. Jadi kalau Diponegoro nggak mau nurut sama syarat Belanda, rencananya langsung dijalankan. Dan benar aja, begitu Diponegoro tetap menolak menyerah dan tetap mempertahankan perjuangannya, Belanda langsung ingkar janji. Bukannya menghormati jaminan keselamatan yang sudah mereka kasih, Diponegoro malah ditangkap bersama para pengikutnya. Makanya, banyak orang Jawa menganggap penangkapan ini bukan kemenangan yang didapat lewat perang, melainkan lewat tipu muslihat dan pengkhianatan terhadap etika perundingan.
Saking liciknya, sampai2 cara Belanda ini ternyata nggak disetujui semua orang Belanda. Beberapa pejabat dan tokoh di Negeri Belanda ikut mengkritik tindakan De Kock karna dianggap nggak ksatria. Menangkap orang yang datang memenuhi undangan perundingan dengan jaminan keselamatan dinilai mencoreng kehormatan militer. Bahkan Johannes van den Bosch disebut sebagai salah satu tokoh yang mempersoalkan tindakan tersebut dari sisi moral dan politik. Walaupun begitu, pemerintah kolonial tetap membela De Kock karena menganggap cara itu berhasil mengakhiri Perang Jawa.
Sekesel itu gw sama pemerintah kolonial Belanda, dan orang-orang yang mendukung para penjajah.
Nih liat di bawah, yg kiri lukisan penangkapan Diponegoro versi Belanda, seolah2 dibuat Diponegoro menyerah ke Belanda, sedangkan yang kanan Lukisan Raden Saleh, yang nunjukin keadaan Diponegoro saat dicurangi dan ditangkap, dia masih gagah berdiri dengan wibawa, walaupun dikhianati oleh pihak yang menjamin keamanannya.