Fun fact
Striker gacor Timnas Norwegia, Erling Haaland, belum lama ini membeli Buku Heimskringla cetakan tahun 1594 seharga sekitar US$134.000 (Rp2 miliar), menjadikannya sebagai buku termahal dalam sejarah Norwegia.
Buku tersebut didonasikan ke Perpustakaan Bryne dengan satu syarat: Buku tersebut harus dipajang terbuka dan bisa dibaca siapa saja.
Heimskringla adalah buku berisi 16 kisah kepahlawanan dan sejarah raja-raja Norwegia kuno (termasuk viking), mulai dari masa prasejarah hingga era abad pertengahan.
Transkrip tersebut ditulis pada tahun 1230 oleh Snorri Sturluson.
Sementara versi 1594 yang dibeli Haaland merupakan buku sejarah cetak pertama yang diterbitkan di Norwegia. Sebelumnya, kisah-kisah ini bertahan sebagian besar melalui tradisi lisan dan manuskrip.
"Suhu" dan "temperatur" bersinonim untuk ukuran panas benda.
Namun, mengapa "suhu politik" terasa akrab, sedangkan "temperatur politik" terasa janggal?
@basebuku Ga gimana2 sih nder. Aku tim yg suka aja mendengar sudut pandang orang lain mengenai pilihannya. Tiap orang berhak kan? Memutuskan sesuatu? Ga semuanya harus sesuai dengan apa yang kita pilih dan sukai. Kalo pun mungkin ribut, aku lebih suka menyebutnya tukar pikiran
Orang biasa justru perlu menulis.
Kita menulis bukan karena sudah pandai, melainkan karena ingin memahami sesuatu. Isi kepala yang ruwet sering baru tampak bentuknya setelah ditulis.
Menulis bukan hak istimewa sastrawan atau jurnalis. Menulis adalah cara manusia biasa merawat pikirannya.
https://t.co/7S3JX6SZuC
Negara Kolonial Dalam Baju Orde Baru — Ben Anderson
Format: EPUB
Total kata: 11.247 kata(*)
Estimasi baca: 56 menit
Kategori: Ilmu Politik
Berdasarkan arsip dari: @dallaballer
Dapat dibaca dan diunduh gratis di: https://t.co/9gIkZVivqH
(*) Halaman 35 tidak ada di file sumber.
I'm looking for more #booktwt here! (RT + likes are greatly appreciated!)
🇮🇩 bookworm, 21+
Comfort genre: Thriller (semakin gore, semakin ku suka) and Mystery (I love plot-twits)
Happy to yapping about literacy
Depression F.32.2 Survivor!
Ayo berteman sama aku. Kiw kiw!
Menurut keyakinan saya, sebab utama kebuntuan penulis (writers' block) ada dua: bahan kurang dan suasana hati buruk.
Bahan kurang dapat diatasi dengan mengamati, mengobrol, atau membaca lebih banyak.
Suasana hati buruk ini yang sulit. Biasanya, saya mengatasinya dengan mengerjakan hal-hal yang menyenangkan, misalnya bermain gim atau menonton film.
Namun, kegiatan pengalih ini jebakan betmen. Saya kadang malah terlena menghabiskan waktu untuk kegiatan itu.
Ada yang bernasib sama?