ㅤ
Saat acara pesta penyambutan berakhir dan lilin-lilin mulai meredup, sang Prefek mengarahkan para murid baru Hufflepuff untuk mengekor menuju ruang rekreasi mereka yang terletak dekat dengan area dapur.
ㅤ
⠀
Riuh rendah suara saling bersautan menggema di udara. “Benar! Jawabannya, Accio.” Sang puan memberikan tepuk tangan kecil sebagai bentuk apresiasi. “Untuk tahu lebih banyaknya, kalian dapat mengikuti kelas Charm nanti.”
⠀
⠀
“Siap?” Jemala pranatacara memiring, dengan netra menyipit pada khalayak. “Ada yang tahu apa mantra untuk memanggil benda ke penggunanya?”
• Formulir: https://t.co/cCcIj4DE4u
• Sheet: https://t.co/IFK8xeK7DM
(Murid aktif/Karyawan/Newizzy dapat menjawab hingga 20:00)⠀
⠀
⠀
“Namun, sebelum itu...” Kalimatnya menggantung sesaat, menciptakan sedikit rasa penasaran di antara hadirin. “Untuk mengurangi rasa cemas dan gugup, mari kita awali dengan permainan singkat. Tidak perlu khawatir, pertanyaannya sangat mudah dan dapat dijawab semua kalangan.”
⠀
ㅤ
Telapak tangan sang puan beradu sekali, menghimpun kembali perhatian yang sempat tercerai. “Apabila masih ada hal yang ingin ditanyakan, kami akan dengan senang hati membantu,” ujar pranatacara mengakhiri kalimat. “Sekarang, mari beralih ke inti acara malam ini.”
ㅤ
⠀
Rapalan terucap dari bilah bibir sang puan, mengantarkan perkamen pada seluruh penyihir baru. “Terdapat peraturan yang ada di sekolah. Mohon bantuannya untuk dibaca, dipahami, serta diterapkan dengan baik selama menjadi bagian dari Hogwarts.”
· Rules: bit ly/AH-101Rules.
⠀
⠀
“Sebagai penunjang kebutuhan selama berada di Hogwarts, setiap Newizzy akan menerima uang saku sebesar 500 Galleon.” Seulas senyum hangat mengembang di rupa tatkala netra memperhatikan barisan Newizzy. “Semoga dapat dipergunakan dengan baik oleh kalian.”
⠀
⠀
“Kebutuhan siswa pada tahun pertama akan ditanggung penuh oleh pihak sekolah.” Vokalnya kembali menarik atensi hadirin. “Hanya saja, siswa yang tidak hadir tanpa keterangan akan membeli keperluan menggunakan biaya pribadi sebagai bentuk konsekuensi.”
⠀