@BNICustomerCare min, di mutasi rekening sudah terpotong tapi bukti transaksi ngga keluar.. ini gimana yah? Apakah sudah berhasil atau belum statusnya. Sudah Whatsapp ke bni customer tapi belum dibales juga.. tolong di follow up
Kalau elu mau narik pajak gede,
Apa yang bisa memastikan kita dapet benefit negara Nordik setelah itu?
Benefit kaya:
1) Cuti melahirkan 480 hari buat ibu, dan 90 hari untuk ayah? Kemarin baru ada wacana cuti ayah aja ribut.
2) Guru digaji sangat layak, jadi bisa konsentrasi mendidik murid, gak pontang panting nyari sambilan.
3) UMR yang cukup buat hidup sekeluarga. Bukan yang cukup buat 1 orang doang, itu pun masih kredit.
4) Hak cuti pekerja minimum sebulan. Cuti dibayar, sebulan penuh.
5) Healthcare sepenuhnya gratis, tapi dokternya juga digaji layak, gak kejar-kejaran kaya BPJS sekarang.
6) Pelayanan publik tinggal ngurus online atau kalau terpaksa, dateng bentar aja selesai kaya di bank.
***
Benerin dulu kepercayaan rakyat ke negara.
Baru minta dari rakyat,
Menarik pajak lebih besar tanpa timbal balik ke rakyatnya = dosa besar.
#PajakMencekik
Elu dipajakin dari A sampai Z.
A) Gaji tiap bulan dipotong pajak,
B) THR juga kena pajak,
C) Dapet bonus kena pajak juga,
D) Beli barang mahal kena pajak barang mewah,
E) Rumah kena pajak bumi dan bangunan,
F) Motor harus bayar pajak tiap tahun,
G) Mobil juga bayar pajak tiap tahun,
H) Belanja di supermarket tiap itemnya kena pajak,
I) Makan di restoran kena pajak,
J) Beli barang di luar negeri juga bayar bea cukai,
K) Bunga tabungan kena pajak juga dari negara,
L) Apply kerjaan pakai meterai, bayar ke negara,
M) Resign kerjaan juga bikin surat pernyataan pakai meterai,
N) Harga meterainya dinaikin dari 6000 ke 10000, naik 67%.
O) Ditilang juga bayarnya ke negara,
P) Bikin SKCK juga bayar ke aparat negara,
Q) Beli tanah kena pajak,
R) Beli rumah kena pajak,
S) KPR kena pajak,
T) Bayar listrik kena pajak,
U) Beli pulsa kena pajak,
V) Bayar internet kena pajak,
W) Masuk ke tempat wisata kena retribusi daerah,
X) Stres, mau nyebat, ngrokok kena cukai 30%,
Y) Lebih stres lagi, mau mabok kena cukai 35%,
Z) mati, kubur di TPU masih jg kena pajak daerah.
Terus elu dapetnya apa?
1) Sekolah favorit tiba-tiba gak bisa elu akses karena zonasi,
2) Zonasi kagak mikir pemerataan dulu, ada sekolah di satu kota ngumpul di satu kecamatan doang, sisanya gak ada sekolah,
3) UKT dimahalin, gak bisa dicicil, sampai kampus kerjasama ama pinjol,
4) Judi online dibiarin merajalela,
5) Guru, dosen, dokter, nakes, semua pontang panting nyari kerjaan biar bisa hidup layak, gak bisa ngurus murid/pasien dengan sepenuh hati,
#PajakMencekik
Terus kenapa yang dinaikin pajaknya bukan yang segelintir itu Pak?
Biar duitnya ngalir dan gak numpuk di sana.
Kok malah yang banyakan yang kena dampaknya?
Guru abis gajian:
1) Kapur sama spidol beli sendiri,
2) Kertas buat kegiatan siswa di kelas beli sendiri,
3) Laptop, mic, dan speaker beli sendiri,
4) Printer buat ngeprint soal ulangan harian beli sendiri,
5) Fotokopi administrasi pakai uang sendiri,
6) Langganan software-software buat keperluan ngajar bayar sendiri,
7) Proyektor juga ada yang beli sendiri.
Udah gajinya kecil,
Dipotong juga buat operasional sekolah kaya gitu,
Kena juga pajak dinaikin.
Pajakin noh orang kaya.
Ngapain minta ke kita semua?
#PajakMencekik
Prabowo Subianto menambah jumlah kementerian dan lembaga setingkat menteri hingga 53 yang berisi politikus, pengusaha, titipan pengusaha, sebagian kecil profesional.
#majalahtempo
Datang dengan kesederhanaan. Dusta.
Dia adalah kita. Dusta.
Gorong gorong. Dusta.
Stop Import. Dusta.
Bekerja untuk rakyat. Dusta.
“Anak saya tidak tertarik politik.” Dusta.
“Jangan pamer kekayaan.” Dusta.
“Konstitusi harus ditegakkan.” Dusta.
“Itu urusan partai. Saya tidak ikut campur.” Dusta.
.
.
Now. Dia pergi. Setelah semua dibuatnya berantakan.
* Kepercayaan rakyat akan penegakan hukum runtuh: MK, MA, Polisi, ABRI
* DPR yang semestinya menjadi punggawa Demokrasi, diubah menjadi 1 paduan suara besar; yang hanya mengerti 1 kata: SETUJU!
* Tanggungan rakyat akan Hutang Negara yang begitu sangat tinggi
* PHK, Kemiskinan, Tingkat Kejahatan meroket dari standar kewajaran nalar
* Kekayaan alam yang semestinya untuk kemakmuran rakyat; nyata-nyata dieksplor besar besaran .. demi membangun negara lain
Dan Dia. Si Invisible hand. Pelaku utama, yang begitu pandai berkelit. Yang begitu sulit di buktikan. Yang sarat akan Pencitraan. Yang selalu memukul dengan tangan orang lain.
Dia belum selesai.
Di titik ujung. Dia pun masih menuntut anggaran besar, untuk 1 dusta lainnya. TUNTUTAN UCAPAN TERIMAKASIH …sebagai kata menutup di hari akhir dia berkuasa.
Hei kamu!
Yang merusak keindahan Indonesia!
Kamu adalah Kecelakaan terbesar Bangsa!
Kamu: PENDUSTA!!
@jokowi
Sejumlah kelompok sipil yang berniat menggelar aksi protes untuk mengkritisi pemerintah, dihalangi oleh polisi dan sejumlah pria berbaju sipil.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah perayaan pelantikan presiden dan wapres di Jakarta, Minggu (20/10).
Baca: https://t.co/QWd9tReceC