Komitmen Bu Sri Mulyani tetap sama. Tanpa perlu riuh rendah haus publisitas, banyak pegawai yang terbukti melakukan fraud dan pelanggaran langsung dipecat.
Mengenai narasi Anda terkait Pak Heru Pambudi, jelas ini kesimpulan serampangan. Ada lompatan logika, seolah kalau anak buah nakal maka pimpinannya pasti nakal. Pimpinan itu sebagian besar di tataran policy dan regulasi.
Dalam tulisan Tempo yg Anda bagikan, bahkan kecurangan2 itu bisa dilakukan unit teknis tanpa harus melibatkan pimpinan, apalagi Dirjen.
Kami percaya profesionalitas APH, termasuk Kejaksaan Agung dlm menangani kasus ini. Yang terbukti bersalah telah dihukum.
Mari terus lakukan pengawasan, perbaikan sistem, penguatan integritas, dan pelibatan publik yg lebih luas dlm pencegahan dan tindak lanjut. Utak atik gathuk seperti ini berpotensi hanya heboh membunuh karakter dan merugikan orang2 baik yang justru punya komitmen thd kinerja yang baik.