🚨 Claude just changed the game!
All you need is:
💻 A Laptop
🌐 Internet Connection
⏰ Just 60 Minutes a Day
That’s enough to build a $7,200/month (₹20+ Lakh) online income stream using Claude AI! 🔥
No coding required.
No expensive setup.
No prior experience needed.
Most people are still using AI just for fun and memes…
But smart creators are quietly using Claude to build:
• High-Value Digital Products
• AI-Powered Services
• Viral Content & Threads
• Automated Systems
• Scalable Income Streams
I used to sell this detailed guide for $97…
Today it’s completely FREE! 🎁
Inside you’ll discover:
✅ The exact asset to sell
✅ My complete step-by-step workflow
✅ The exact Claude prompts I personally use
✅ How to scale up to $10K/month
✅ Beginner-friendly zero-to-start guide
Want it?
❤️ Like this post
💬 Comment “CLAUDE”
➕ Follow me — I’ll send it to your DMs
⏳ Available FREE for only 48 hours!
🇮🇷🇺🇸 Iran Mengajukan Gugatan ke ICJ Melawan AS Terkait Agresi Militer dan Sanksi
Iran telah membawa kasusnya ke Mahkamah Internasional, secara formal menuduh Amerika Serikat atas penggunaan kekuatan militer yang melanggar hukum, sanksi ekonomi, dan ancaman tindakan bersenjata selama perundingan perdamaian yang sedang berlangsung.
Pengajuan ini mengandalkan beberapa kategori paling serius dalam hukum internasional. Agresi setara dengan genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang sebagai salah satu dari empat pelanggaran terberat yang dapat dilakukan oleh suatu negara.
Hukum internasional sudah mati, jadi ini lebih bersifat simbolis daripada apa pun.
LIMA BELAS KATEGORI KEMENANGAN IRAN
Mengapa banyak orang gagal memahami posisi Iran dalam perang ini? Itu karena yang dilihat hanya ledakan, kerusakan bangunan, dan jumlah rudal yang ditembakkan. Padahal kemenangan strategis ditentukan oleh tercapai atau gagalnya tujuan utama perang.
Iran setidaknya memperoleh lima belas kategori kemenangan besar.
Pertama, gagalnya proyek perubahan rezim di Iran. Amerika dan Israel sejak awal tidak hanya ingin menyerang fasilitas militer, tetapi ingin mengguncang sistem negara sampai runtuh dari dalam. Target itu gagal dicapai.
Kedua, gagalnya Freedom Project, yakni proyek politik dan geopolitik yang bertujuan membentuk Iran baru yang tunduk kepada kepentingan Barat melalui tekanan ekonomi, perang psikologis, propaganda media, operasi intelijen, dan fragmentasi sosial. Iran tidak berubah menjadi negara yang dapat dikendalikan dari luar.
Ketiga, gagalnya upaya menggerakkan kelompok-kelompok oposisi bersenjata, terutama faksi-faksi Kurdi, untuk melakukan pemberontakan besar terhadap pemerintah Iran. Skenario perang internal tidak berhasil diwujudkan.
Keempat, terjadinya konsolidasi masyarakat Iran, termasuk kelompok-kelompok yang sebelumnya bersikap oposisi terhadap pemerintah. Ancaman eksternal justru memperkuat solidaritas nasional.
Kelima, gagalnya Amerika menguasai dan membuka jalur strategis sepenuhnya sesuai kepentingannya di kawasan Teluk dan Selat Hormuz. Iran tetap memiliki daya tekan geopolitik yang besar terhadap jalur energi dunia.
Keenam, retaknya soliditas NATO dan koalisi Barat dalam mendukung perang terhadap Iran. Banyak negara Eropa menolak keterlibatan penuh dan mempertanyakan strategi perang Amerika.
Ketujuh, merosotnya popularitas Donald Trump akibat perang yang dianggap mahal, berisiko, dan tidak memberikan kemenangan cepat sebagaimana dijanjikan.
Kedelapan, menguatnya tekanan politik domestik terhadap Trump, termasuk munculnya kembali dorongan impeachment dan kritik keras dari internal Amerika sendiri.
Kesembilan, munculnya dukungan luas masyarakat dunia, terutama masyarakat Muslim, terhadap Iran. Sikap masyarakat berbeda dengan kalkulasi sebagian rezim di kawasan.
Kesepuluh, penolakan Arab Saudi dan Kuwait untuk sepenuhnya dijadikan basis agresi langsung terhadap Iran menunjukkan kecemasan negara-negara Teluk terhadap eskalasi perang regional.
Kesebelas, pecahnya kepentingan politik negeri-negeri Teluk. Konflik Iran memperlihatkan bahwa negara-negara kawasan tidak lagi sepenuhnya satu suara mengikuti agenda Amerika.
Kedua belas, biaya perang yang terus membengkak bagi Amerika dan sekutunya. Semakin lama perang berlangsung, semakin besar tekanan ekonomi, energi, dan politik yang harus ditanggung Washington.
Ketiga belas, gagalnya strategi ancaman maksimum dan blokade total untuk melumpuhkan Iran. Iran tetap mampu mempertahankan struktur negara, industri pertahanan, dan kemampuan militernya.
Keempat belas, pukulan berat Hzblh terhadap Israel di Lebanon Selatan. Kelompok yang sebelumnya dianggap melemah ternyata masih memiliki kapasitas tempur dan daya tahan tinggi.
Kelima belas, tidak berhasil dihancurkannya instalasi nuklir strategis dan pusat-pusat rudal bawah tanah Iran. Infrastruktur pertahanan Iran terbukti dibangun untuk menghadapi perang jangka panjang.
Masih ada kemenangan lain yang dapat ditambahkan: bertahannya rantai logistik Iran di tengah embargo, bertahannya kemampuan produksi militernya, meningkatnya reputasi Iran di mata kelompok-kelompok anti-hegemoni dunia, hingga meningkatnya kecemasan Israel terhadap perang berkepanjangan yang menguras sumber daya dan stabilitas internalnya.
Konflik ini memperlihatkan satu kenyataan penting: kekuatan besar tidak otomatis menang hanya karena memiliki teknologi dan anggaran militer terbesar. Dalam perang modern, daya tahan, konsolidasi internal, kemampuan menyerap tekanan, dan kegagalan lawan mencapai tujuan strategis justru menjadi ukuran kemenangan yang paling menentukan.
🇮🇶🇮🇷 Israel Membangun Pangkalan Rahasia di Dalam Irak untuk Membom Iran, Seorang Gembala Mengungkapkannya
Pos pengamanan tersebut menampung pasukan khusus Israel dan tim pencarian dan penyelamatan, dibangun tepat sebelum perang dimulai, dan memposisikan pasukan lebih dekat ke target-target Iran yang berjarak sekitar 1.000 mil. Amerika Serikat mengetahui hal itu.
Ketika seorang gembala lokal melihat aktivitas helikopter yang tidak biasa dan pasukan Irak datang untuk menyelidiki, Israel meluncurkan serangan udara untuk melindungi rahasia tersebut, menewaskan satu tentara Irak dan melukai dua lainnya.
Satu gembala di padang gurun Irak baru saja mengungkap operasi rahasia yang tidak pernah diinginkan Netanyahu untuk dilihat dunia.
Bukannya dibantuin sekuritinya
Eh,,,malah nonton dari luar🤦🤦
Napa ya pola pikir warga Indonesia cenderung oon ketimbang berbuat ketika ada yg membutuhkan bantuan???
Israel membunuh Maryam (2 tahun) di Saksakiyeh, Lebanon Selatan, Sabtu (9/5).
Mereka juga membunuh ibunya, Jana (24 tahun).
Seorang bayi kecil dan ibunya.
Bukan tentara.
Bukan pangkalan militer.
Bukan ancaman bagi siapa pun.
Inilah kekejian Zionis.
Udah pada liat kasus di Final Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 ini belum?
Intinya ada peserta yang udah menjawab pertanyaan dengan benar, namun oleh juri dianggap salah. Pertanyaan kemudian dilempar ke tim lain. Tim lain jawab dengan jawaban yang sama dan dianggap benar.
Peserta yang sebelumnya menjawab protes (dengan cara yang cukup elegan) tapi tidak digubris oleh Juri. Bahkan malah disalahkan oldh juri lain.
Gimana menurut kalian?
Jangan berhenti membicarakan Gaza!
Hiroshima: 15.000 ton bom dijatuhkan di wilayah seluas 900 km²
Gaza: 70.000 ton bom dijatuhkan di wilayah seluas 365 km²
Jembatan Buatan Perempuan
Di Teheran ada jembatan bernama "Tabiat" (artinya: alam/nature) yang indah, dan proses pembangunannya berlangsung tanpa menutup jalan raya di bawahnya, sehari pun.
Jembatan baja melengkung sepanjang 270 meter di atas Jalan Raya Modarres, dengan tiga tingkat terpisah — kafe, jalan setapak, dan dek observasi.
Dirancang oleh Leila Araghian, seorang arsitek Iran berusia 26 tahun yang desainnya memenangkan banyak penghargaan internasional. Tapi.. Barat (dan para buzzernya, termasuk feminis liberal) akan terus berkata, "Perempuan Iran ditindas karena disuruh berjilbab!"
(sumber foto: @IRAN_GHANA)