Buat yang penasaran ini siapa.
Berikut ini penipu nya ya... aslinya DIA COWO guys. Nyamar jadi istrinya. Bahkan sempet ngaku katanya "udah meninggal" 🤣
Dia ternyata udah terkenal suka ngemis online dari tahun 2020/2022 yah 😅
Temen2 di sini sempet dapet DM dr bersangkutan yg blg dia perlu uang buat bayar kontrakan ga?
Besok2 kalo dapet DM kayak gini minta uang gini & transfer ke rekening ini.. Hati2 yaah..
Guys, ada kisah dari negara lain yang menurut gue paling relevan dengan kondisi Indonesia sekarang dan paling tidak nyaman untuk dibaca karena polanya terlalu familiar.
Zimbabwe pernah jadi negara terkaya di Afrika.
Mata uangnya lebih kuat dari dolar Amerika.
Tingkat melek huruf tertinggi di seluruh benua.
Lumbung pangan yang memberi makan negara-negara tetangga.
Lalu dalam kurang dari tiga dekade satu lembar uangnya bertuliskan 100 triliun dolar.
Dan tidak cukup untuk bayar ongkos naik bus.
Ini bukan cerita tentang bencana alam.
Bukan invasi militer dari luar.
Ini kehancuran yang dirakit dari dalam oleh tangan pemimpinnya sendiri.
Pertama kondisi awal Zimbabwe yang harus dipahami:
Tahun 1980 Zimbabwe merdeka dari pemerintahan minoritas kulit putih yang diskriminatif.
Dan kondisi awalnya luar biasa.
Infrastruktur jalannya terbaik di kawasan
Afrika subsahara.
Sistem pendidikannya mencetak tingkat melek huruf 90% tertinggi di seluruh benua.
Dan yang paling penting:
satu dolar Zimbabwe nilainya 1,47 sampai 1,60 dolar Amerika.
Mata uang Zimbabwe lebih kuat dari dolar AS.
Petani komersial yang hanya 2% dari populasi mengelola 40% lahan pertanian.
Dari lahan itu mereka menghasilkan 40% dari seluruh ekonomi Zimbabwe dan 60% dari total devisa ekspor. Tembakau premium, kopi, kapas, jagung mengalir deras ke pasar internasional.
Zimbabwe bukan hanya swasembada pangan.
Mereka mengekspor surplus pangan ke negara-negara tetangga.
Itulah mengapa mereka disebut lumbung pangan Afrika bukan sebagai slogan tapi sebagai fakta statistik.
Dan ini tentang Robert Mugabe yang awalnya dipuji dunia:
Mugabe bukan pemimpin biasa.
Dia intelektual tajam dengan berbagai gelar akademis. Mantan guru.
Komandan gerilya kemerdekaan yang karismatik.
Simbol pembebasan dari penindasan.
Pada awal pemerintahannya di dekade 1980-an dia dipuji setinggi langit.
Mengadopsi kebijakan rekonsiliasi rasial yang pragmatis.
Mengajak komunitas kulit putih untuk tetap tinggal dan membangun negara bersama.
Ekonomi tumbuh. Program pendidikan dan kesehatan berjalan efisien.
Tapi sejarah selalu memberikan peringatan yang sama:
kekuasaan yang tidak dibatasi punya sifat korosif yang memabukkan.
Semakin lama Mugabe duduk di kursi kekuasaan semakin dia mengalami delusi bahwa dirinya dan negara adalah satu entitas yang sama.
Setiap kritik dianggap pengkhianatan.
Setiap oposisi dianggap antek asing.
Setiap suara berbeda dianggap musuh revolusi.
Dan ini tentang kesalahan pertama yang menghancurkan devisa perang Kongo:
Agustus 1998 Mugabe secara sepihak mengirim pasukan militer ke Kongo tanpa persetujuan parlemen.
Dalihnya membantu presiden Kongo yang dikepung pemberontak.
Kenyataannya:
militer Zimbabwe dikirim ke hutan Kongo untuk menguasai tambang mineral.
Berlian, kobal, tembaga, kayu dieksploitasi oleh perusahaan yang dibentuk militer Zimbabwe bekerja sama dengan kroni presiden Kongo.
PBB kemudian membongkar:
jaringan jenderal dan politisi papan atas Zimbabwe merampok aset mineral Kongo senilai minimal 5 miliar dolar dalam tiga tahun.
Dan tidak ada satu sen pun yang masuk ke kas negara Zimbabwe.
Semuanya ke rekening pribadi para jenderal dan kroni Mugabe.
Sementara itu rakyat miskin Zimbabwe menanggung seluruh biaya perangnya helikopter tempur, logistik, persenjataan semua dari uang rakyat.
Dan ini tentang kesalahan kedua yang membunuh pertanian reformasi lahan:
Menghadapi tekanan ekonomi dan melemahnya dukungan publik Mugabe meluncurkan program yang dia sebut reformasi lahan cepat.
Terdengar mulia: mengambil lahan warisan penjajah untuk dibagikan ke rakyat.
Kenyataannya:
milisi partai dan veteran perang diperintahkan menyerbu dan merebut lahan pertanian komersial milik petani kulit putih secara anarkis tanpa ganti rugi.
Petani kulit putih diintimidasi dan melarikan diri ke luar negeri.
Tapi korban terbanyak bukan petani kulit putih.
Korban terbanyak adalah ratusan ribu buruh tani kulit hitam yang sudah turun-temurun tinggal dan bekerja di lahan itu diusir paksa, kehilangan pekerjaan dan rumah, tidak mendapat bagian tanah sama sekali karena dianggap pendukung oposisi.
Dan lahan-lahan subur itu yang punya sistem irigasi canggih dan sudah terbukti menghasilkan 60% devisa negara dibagikan kepada para menteri, jenderal, dan kerabat Mugabe yang sama sekali tidak tahu cara bertani dan tidak mau turun ke kebun.
Tanpa sertifikat tanah yang sah bank tidak bisa memberi pinjaman modal.
Tanpa modal lahan terbengkalai.
Lahan subur kembali jadi semak belukar.
Produksi jagung anjlok dari 1,09 juta ton jadi 315.000 ton dalam satu periode kekeringan.
Zimbabwe yang tadinya mengekspor pangan ke negara tetangga tiba-tiba harus mengimpor jagung agar rakyatnya tidak mati kelaparan.
Dan ini tentang keputusan paling fatal mesin cetak uang:
Tanpa devisa dari ekspor pertanian yang hancur kas negara kering kerontang.
Tapi pengeluaran pemerintah untuk birokrasi, militer, dan subsidi elit partai tidak boleh berhenti.
Solusinya: Bank Sentral Zimbabwe atas perintah Mugabe mulai mencetak uang 24 jam sehari.
Cetak uang untuk bayar gaji polisi.
Cetak uang untuk biayai kementerian yang korup.
Cetak uang untuk tutupi defisit yang tidak ada habisnya.
Tapi produksi barang sudah hancur.
Pabrik tutup. Pertanian lumpuh.
Pasokan barang di pasar sangat langka.
Ketika triliunan uang baru membanjiri pasar tapi barang yang diperebutkan makin sedikit harga meledak seperti roket.
Pemerintah mencoba kontrol harga paksa menurunkan polisi ke toko-toko dan memaksa pedagang jual di harga yang ditetapkan pemerintah.
Hasilnya: para pedagang mengosongkan rak toko karena harga patokan pemerintah jauh di bawah biaya produksi mereka.
Barang lenyap dari supermarket dan berpindah ke pasar gelap dengan harga ratusan kali lipat.
Dan puncaknya November 2008: inflasi bulanan Zimbabwe menembus 79,6 miliar persen.
Satu lembar uang kertas resmi bernilai 100 triliun dolar Zimbabwe tidak cukup untuk bayar ongkos naik bus.
Dan ini yang paling penting pola yang terlalu familiar:
Mugabe tidak pernah mengakui bahwa kehancuran ini adalah hasil kebijakannya sendiri.
Setiap kali ada masalah dia menuding tangan-tangan asing.
Inggris yang jahat.
Amerika yang imperialis.
Uni Eropa yang ingin menjajah kembali.
Dia membangun narasi psikologis yang sangat kuat: kemiskinan rakyat bukan karena ketidakbecusan pemerintah tapi karena pengorbanan suci dalam perang ekonomi melawan penjajah gaya baru.
Sementara itu di belakang layar: media independen diberangus. Undang-undang represif dipakai untuk memberikan akreditasi hanya kepada media yang loyal.
Kantor surat kabar yang kritis dibom dua kali oleh agen yang diduga kuat adalah intelijen pemerintah.
Karena dalam setiap rezim yang takut pada fakta kritik yang berbasis data adalah racun yang paling ditakuti.
Zimbabwe bukan kisah tentang negara miskin yang tidak bisa maju. Zimbabwe adalah kisah tentang negara kaya yang dihancurkan dari dalam oleh pemimpinnya sendiri melalui kombinasi ambisi kekuasaan yang buta,
korupsi sistemik yang dibiarkan, kebijakan ekonomi yang ugal-ugalan, dan ego absolut yang menolak untuk mendengar kritik.
Polanya selalu sama: dimulai dari membungkam oposisi, lalu menyalahkan pihak luar atas semua masalah dalam negeri, lalu kebijakan yang menghancurkan sektor produktif ekonomi,
lalu cetak uang untuk tutupi defisit, lalu inflasi yang menghancurkan tabungan rakyat, lalu kemiskinan massal.
Dan rakyat yang paling menderita bukan para elitnya. Rakyat yang paling menderita adalah orang-orang biasa yang kerja keras setiap hari yang tabungannya menguap,
yang penghasilannya tidak cukup beli roti, yang akhirnya mati kelaparan di negara yang dulu menjadi lumbung pangan benua.
Sejarah tidak pernah bosan memberikan peringatan yang sama.
Yang berbeda hanya nama negaranya dan nama pemimpinnya.
‼️SEJARAH BESAR BAGI OLAHRAGA INDONESIA‼️
Untuk pertama kali dalam sejarah, lagu Indonesia Raya berkumandang di World Climbing Series nomor lead.
Climber muda berusia 20 tahun asal Kediri, Putra Tri Ramadani a.k.a Srondeng meraih emas di World Climbing Series 2026 Praha, Rep Ceko, dini hari tadi.
Srondeng juga menjadi orang Asia Tenggara pertama dlm sejarah yg meraih emas World Climbing Series nomor lead.
Dahsyat, Srondeng!!!!
Selamat!!!!
2017: First Travel. 63.000 jemaah gagal berangkat. Kerugian Rp905 miliar.
2018: Abu Tours. 86.000 jemaah gagal berangkat. Kerugian Rp1,2 triliun.
2018: Hannien Tour. Ribuan jemaah gagal berangkat. Skema Ponzi.
2026: Hanania Group. kurang lebih 2.500 jemaah gagal berangkat. Estimasi kerugian Rp60 miliar.
Setiap kasus: modus sama. Skema Ponzi. Dana jemaah dipakai tutup lubang lama. Tersangka ditangkap. Korban menangis.
Setiap kasus: respons pemerintah sama. Prihatin. Minta diusut. Janji perbaikan regulasi.
Kemenhaj mengakui Hanania punya akreditasi B, rekam jejak bagus, bahkan peraih rekor MURI.
Mereka yang keluarkan izinnya. Mereka yang audit 5 tahun sekali.
Sembilan tahun. Empat kasus besar. Hampir 200.000 korban. Hampir Rp2,5 triliun raib.
Dan sekarang pemerintah bilang akan "membuat regulasi monitoring yang lebih ketat."
Pertanyaannya bukan lagi kenapa travel ini bisa menipu.
Pertanyaannya: kenapa negara butuh 9 tahun dan 200.000 korban untuk baru mau serius?
Sumber :
Kompas: https://t.co/Xvg4nPj60F
CNBC Indonesia (First Travel/Abu Tours): https://t.co/7D0dQF82if
POLICE TIDAK BISA DI PERCAYA
Ternyata selama ini kita dikibuli dengan kata-kata PTDH Seorang perwira menengah di Polda Jambi yang pernah menjalani hukuman pidana dalam kasus pemerkosaan kembali aktif berdinas sebagai anggota Polri.
Berdasarkan salinan putusan Mahkamah Agung (MA), perwira tersebut berinisial RC. Saat ini, RC berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) dan menjabat sebagai Pamen Rorena Polda Jambi.
Dalam Putusan MA Nomor 93 PK/Pid/2010, RC dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap seorang perempuan yang berada dalam kondisi tidak berdaya.
Atas perbuatannya, RC divonis empat tahun penjara pada 14 April 2008. Namun, putusan tersebut baru dieksekusi pada Januari 2022 oleh Kejaksaan Negeri Banjarmasin.Eksekusi dilakukan oleh tim jaksa eksekutor Kejari Banjarmasin bersama Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan yang dipimpin Asisten Intelijen Kejati Kalsel Abdul Rahman. RC dijemput dari Polda Jambi untuk menjalani hukuman.
Kembali Aktif dan Dimutasi Jabatan Setelah menjalani masa pidana, RC kembali aktif sebagai anggota Polri. Hal itu tercantum dalam Surat Telegram Kapolda Jambi Nomor KEP/78/III/2026 tertanggal 13 Maret 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Jambi Dalam surat telegram tersebut, RC dimutasi dari Pamen Yanma Polda Jambi menjadi Pamen Rorena Polda Jambi.
Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengaku masih melakukan konfirmasi kepada Bidang Propam terkait riwayat kasus yang menjerat RC. "Yang bersangkutan ya, dia di Pamen Rorena Polda Jambi.
Tetapi untuk kasusnya, saya tidak tahu, saya cari tahu ke Propam dulu ya," kata Erlan saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026). Kasus Terjadi pada 2005 Berdasarkan putusan MA, perkara yang menjerat RC bermula dari peristiwa yang terjadi pada November 2005 di Jakarta Selatan.
Korban diketahui merupakan istri rekan kerja RC saat yang bersangkutan masih berdinas di Polda Kalimantan Selatan. Sumber artikel: https://t.co/85pBnnI4Zf.
Hasan Nasbi, September 2025, di X, pakai akun sendiri, tulis ini:
"Yang saya jilat menang dan berkuasa. Yang anda jilat kalah dan ga berkuasa. Sekadar jadi penjilat pun anda kurang kompeten."
Bukan difitnah. Bukan dikutip lawan. Dia tulis sendiri. Bangga. Sambil senyum-senyum ngehina Fedi Nuril.
Sekarang, Juni 2026, giliran Tiyo Ardianto, mahasiswa UGM pakai kata yang sama buat ngritik program pemerintah ,Hasan Nasbi naik pitam.
Bilang "nalarnya didiskon."
Bilang itu menghina rakyat.
Bilang itu tidak berpijak pada fakta.
Delapan bulan lalu lo bangga jadi penjilat.
Delapan bulan kemudian lo marah ada yang pakai kata penjilat.
ini bukan soal kata2nya.
Ini soal: kalau lo yang pake, itu pembelaan diri yang gagah. Kalau rakyat yang pakai , itu penghinaan.
Itulah bedanya orang yang merasa kebal kritik karena merasa dekat kekuasaan, dengan mahasiswa yang cuma punya suara dan keberanian.
Yang satu dilindungi jabatan.
Yang satu cuma dilindungi hati nurani.
Pertanyaannya simpel, Pak:
Kalau kata "penjilat" itu salah dan menghina , kenapa dulu lo tulis sendiri sambil bangga?
Di Polda Jambi, ada seorang Komisaris Polisi berinisial RC.
November 2005: RC memperkosa istri rekan kerjanya sendiri saat korban dalam kondisi tidak berdaya.
14 April 2008: Pengadilan Negeri Banjarmasin menjatuhkan vonis 4 tahun penjara. Terbukti sah dan meyakinkan menurut hukum.
Tapi RC tidak langsung masuk penjara. Dia kasasi. Lalu PK.
2010: Mahkamah Agung menguatkan vonis. Putusan berkekuatan hukum tetap , inkracht.
Tapi RC tetap tidak masuk penjara.
Dia masih berdinas.
Bahkan dipindahkan ke Polda Jambi pada 2009 , saat kasusnya masih bergulir.
Baru pada Januari 2022 , 14 tahun setelah divonis , RC akhirnya dieksekusi.
Bukan karena inisiatif Polri.
Tapi karena tim jaksa dari Banjarmasin datang menjemputnya langsung dari lingkungan Polda Jambi.
RC menjalani 4 tahun penjara.
Lalu keluar. Dan kembali berdinas.
13 Maret 2026: Surat Telegram Kapolda Jambi Nomor KEP/78/III/2026 resmi memutasi RC , dari Pamen Yanma ke Pamen Rorena Polda Jambi. Jabatan naik, bukan dipecat.
Seorang terpidana pemerkosaan yang sudah inkracht di Mahkamah Agung, kini Komisaris Polisi aktif, baru saja naik jabatan.
Sementara itu, di institusi yang sama:
April 2026 , dua bintara Polda Jambi yang terlibat pemerkosaan remaja 18 tahun (November 2025)
langsung dipecat tidak hormat (PTDH) dalam hitungan bulan.
Jadi begini pola yang terlihat:
a. Bintara biasa perkosa → dipecat dalam hitungan bulan ✓
b. Perwira perkosa → masih aktif berdinas 20 tahun kemudian, naik jabatan ✓
Di Polri, keadilan ternyata tergantung pangkat.
Saat dikonfirmasi media pada 4 Juni 2026, Kabid Humas Polda Jambi menjawab:
"Untuk kasusnya, saya tidak tahu. Saya cari tahu ke Propam dulu ya."
Dua puluh tahun setelah kejadian.
Empat belas tahun setelah inkracht.
Pejabat Polda masih bilang tidak tahu.
Ini bukan soal lupa.
Ini soal siapa yang dilindungi.
Nama: Darmawan Prasodjo.
Jabatan: Direktur Utama PLN.
Masuk PLN: Desember 2021.
4 Juni 2024: Blackout massal Sumatera. Transmisi 275 kV Lubuk Linggau–Lahat. Investigasi dibuka. Janji tidak akan terulang.
Respons negara terhadap blackout 2024?
November 2024: Darmawan diperpanjang sebagai Dirut PLN.
Juni 2025: Darmawan diperpanjang lagi. Ketiga kalinya.
Infrastruktur transmisi Sumatera: tidak diperbaiki secara sistemik.
Redundansi cadangan: tidak dibangun.
22 Mei 2026: Blackout massal Sumatera lagi. Transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai. 13,1 juta pelanggan padam. Investigasi dibuka lagi.
Minta maaf lagi.
Dan kali ini ada yang berbeda dari 2024.
Di Tanah Datar, Sumatera Barat: dua pelajar tewas keracunan asap genset di masjid. Di Batu Bara, Sumatera Utara: dua karyawan toko tewas keracunan asap genset. Total: 4 nyawa.
Bukan karena bencana alam.
Karena infrastruktur yang tidak diperbaiki setelah peringatan yang persis sama dua tahun sebelumnya.
Rekap 5 tahun kepemimpinan Darmawan di PLN:
x- Blackout massal Sumatera 2024
x- Diperpanjang — pola kerusakan transmisi tidak diperbaiki
x- Blackout massal Sumatera 2026, pola identik
x- 5 nyawa melayang
x - Utang PLN: Rp804,2 triliun — naik Rp67,7 triliun hanya dalam setahun
✓ -Minta maaf dua kali
✓- Masih menjabat
Rakyat yang bayar tagihan listrik setiap bulan berhak tanya:
Blackout pertama — diperpanjang.
Blackout kedua — 5 orang mati.
Apa yang sebenarnya harus terjadi agar ada konsekuensi?
Daftar Menteri & Badan yang Harus Diganti agar Prabowo Selamat
1. Tito Karnavian
2. Purbaya
3. Raja Juli Antoni
4. Nusron Wahid
5. Dudy Purwagandhi
5. Yandri Susanto
6. Pratikno
7. Rosan Roeslani
8. Maruarar Sirait
9. Teddy Indra Wijaya
Badan di Bawah Presiden yang Harus Diganti
1. Setyo budiyanto
2. Listyo Sigit Prabowo
3. Nugroho Sulistyo Budi
Kementerian yang Harus Dihapus
* Kementerian Transmigrasi (gabungkan ke Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal)
Penggantian Terakhir
1. Gibran Rakabuming Raka
2. Luhut
3. Bahlil ( turunkan dulu dari ketum)
4. Zulhas (turunkan dulu dari ketum)
5. Airlangga
3. Muhammad Qodari
4.Hasan Nasbi
Silahkan di lakukan wo, tapi jangan sekalian. Goncang kali nanti, kalo gak berani berarti lu yang harus turun sih
Jujur gue bener2 hopeless liat iklim pendidikan di Indonesia. Kelen bisa bayangin sendiri lah, si tedy ini tiap harinya sibuk ngurusin mbah wowo. Masa iya bisa konsen nulis dan raih penulis taskap terbaik?
Kalo kecurangan di depan mata aja ga bisa liat, jangan harap negara ini bisa selamat.
Prabowo sudah terlalu lama terobsesi, lebih dari 20 tahun berjuang untuk menjadi Presiden di Republik ini, habis-habisan (termasuk hartanya)
Jebakan "Pemenang yang Tidak Siap Menang"
Sehingga dia Lupa kalau dirinya baru 1 tahun 5 bulan berkuasa sebagai presiden...
Kondisi ini kita bisa pahami, saat Begitu tujuan itu tercapai, terjadi apa yang disebut Cognitive Dissonance (disonansi kognitif)...
Prabowo tidak lagi tahu Cara BERPERAN sebagai "PEMIMPIN" yang MELAYANI, KARENA satu-satunya PERAN yang IA KUASAI dengan sempurna adalah "PENANTANG" yang Menyerang.
Pernyataan-pernyataan Prabowo yang Kita anggap "absurb" adalah hasil dari ALAM BAWAH SADAR yang masih merasa perlu "MELAWAN SISTEM", padahal IA SEKARANG adalah SISTEM itu sendiri.
Punahnya Kecerdasan Strategis vs. Dominasi Emosional
Kecerdasan yang dulu terlihat—yang saya lihat sebagai sikap kritis yang tajam—ternyata hanya kecerdasan negasi (menemukan kelemahan lawan). Bujan kecerdasan memahami tata kelolah negara.
Namun, saat dia memimpin, Negara membutuhkan kecerdasan konstruktif (membangun sistem).
Ketika berkuasa, kerentanan (vulnerabilitas) seorang pemimpin akan terekspos karena ia harus membuat kebijakan nyata.
Emosionalitas dan temperamen yang dulunya "privat" hanya dirasakan oleh lingkungannya saja, kini menjadi konsumsi publik karena ketiadaan filter yang biasa disediakan oleh staf atau lingkungan tertutup.
Ini menunjukkan bahwa ketika tekanan kekuasaan memuncak, Topeng "politisi cerdas" seringkali tidak mampu membendung karakter asli yang reaktif.
The Trap of Perpetual Opposition
Banyak pemimpin yang lahir dari rahim oposisi yang keras GAGAL bertransisi menjadi Negarawan karena mereka TERJEBAK dalam mentalitas "Kita vs. Mereka".
Dulu, "Mereka" adalah PENGUASA, dan "Kita" adalah RAKYAT.
Sekarang, ketika IA menjadi PENGUASA, ia masih memandang orang yang tidak setuju dengannya sebagai "MUSUH" atau "PEGANGGU", sehingga muncul pernyataan seperti "silakan keluar dari pemerintahnya, bahkan prabowo siap mengusir rakyatnya ke Yaman"
Kesimpulan:
Prabowo adalah sebuah TRAGEDI, dimana seorang pemimpin Kehilangan Legasi
Seorang tokoh yang justru menjadi musuh bagi mitos yang ia bangun sendiri selama dua dekade.
Seorang tokoh yang membangun narasi kepahlawanan selama 20 tahun, kini justru sedang melakukan dekonstruksi terhadap mitos kepahlawanannya sendiri melalui tindakan dan ucapannya selama 1,5 tahun menjabat.
Secara politis, ini adalah proses memudarnya soft power (kewibawaan dan kekaguman) yang digantikan oleh hard power (pemaksaan kehendak).
Ketika soft power hilang, seorang pemimpin menjadi lebih rentan karena ia hanya mengandalkan jabatan, bukan lagi rasa hormat dari publik.
:: WeKa ::
Hancurnya nilai tukar rupiah terhadap USD dipicu oleh berbagai faktor, dan yang paling signifikan mempengaruhi adalah hutang luar negeri.
Di masa pemerintahan SBY, hutang luar negeri Indonesia bertambah Rp 724 triliun dengan total sebesar Rp 2.608,78 triliun.
Hutang luar negeri Indonesia melonjak tajam sepanjang pemerintahan Jokowi, tak tanggung-tanggung nilainya mencapai Rp8.353 triliun dan dikorupsi secara ugal-ugalan.
Nilai tukar rupiah di akhir masa pemerintahan berada pada kisaran Rp12.080 per USD.
Sementara di akhir pemerintahan Jokowi nilai tukar rupiah mendarat di angka Rp16.486 per dolar.
Tingginya nominal hutang luar negeri yang diraup oleh rezim Jokowi, membuat beban fiskal melonjak. Perputaran uang yang terkonsentrasi pada lingkaran elit kekuasaan memperburuk kondisi ekonomi negara, artinya di penghujung kekuasaan rezim Jokowi ekonomi kita dalam keadaan hancur.
Dalam keadaan setengah karam, kendali bahtera yang dilabeli dengan istilah 'NKRI' ini diserahkan kepada Prabowo Subianto.
Untuk menyelamatkan kapal besar ini Prabowo mengambil langkah-langkah strategis, namun lubang di lambung kapal terlalu besar, sementara kayu yang dibutuhkan untuk menambal rongga besar APBN terlanjur digerogoti oleh Jokowi dan sindikatnya.
Lihat saja perubahan yang mencolok dari kehidupan keluarganya, Gibran awalnya sibuk di dapur catering dan Kaesang yang mengurus lapak sang pisang. Tapi sekarang, mereka semua hidup glamor dan penuh kemewahan. Dari mana uangnya kalau bukan hasil mengakali APBN..??
Siapapun yang menerima warisan hutang luar negeri sebanyak itu, tentu tidak mudah untuk memperbaikinya. Dampak kehancuran nilai tukar rupiah dan rontoknya IHSG adalah suatu keniscayaan yang tidak datang secara sekonyong-konyong.
Jauh di awal masa pemerintahan Jokowi sudah terlihat jelas di mata para ahli ekonomi bahwa dampak jangka panjang dari kebijakan yang diambil oleh Jokowi akan menimbulkan krisis ekonomi, dan kala itu para buzzerp diperintahkan untuk membangun narasi 'Indonesia Baik-baik Saja '.
Prediksi para ahli ekonomi kini terbukti, dan Prabowo dijadikan sebagai alat untuk cuci tangan oleh genk Solo.
😁
Leaked Michael Jackson Tape Reveals He Had Proof Israel Killed Princess Diana
What if Michael Jackson knew exactly what happened to Princess Diana? And what if the same forces he feared were the same forces he believed silenced her?
A chilling leaked phone call captures the King of Pop talking about his friend Princess Diana... a woman he says was dangerously close to exposing her husband Prince Charles as member of an elite pedophile ring before her sudden death.
Wow..! Seriusan ini???😱😱
Sebuah fakta mengejutkan datang dari Serang, Banten.
Beredar informasi valid mengenai dugaan keterlibatan DUA oknum prajurit yang disebut-sebut menjadi “pelindung” utama aksi perampasan berkedok Mata Elang (Matel).
Saking kuatnya pengaruh oknum ini, kini muncul candaan sarkas namun miris di tengah masyarakat Banten: “Kalau kalian bermasalah dengan Matel di jalan, sebut saja nama mereka berdua. Fix no debat, dijamin aman!”
Sebuah ironi yang sangat melukai hati rakyat. Seragam kebanggaan yang seharusnya digunakan untuk mengabdi dan melindungi masyarakat, justru diduga beralih fungsi menjadi backing premanisme jalanan.
Sc: panglimarakyatkonoha
Guys pas lagi scrolling shopee, nemu live Bapak ini, yg nonton dikit bgt (4-7 orang aja),
tapi Bapak nya semangat banget ngejelasin Dan ngejembrengin tas2 nya 😭.
Mana harga nya murah bgt lagi, cuma belasan ribu aja. Worthed bgt sih
Pantengin live Bapaknya yuu, tiap malam diatas jam 8, ramein dong, biar bapaknya senang 🥹
In this economy, harus bgt saling support para umkm kecil ini 🙌
Guys plis ramein yok akun si kakek🙏🙏🙏🥲
sc:threadshanumyrah