LUHUT: perencanaan program MBG kurang matang, ini kesalahan KITA SEMUA
Gunakan kata “KAMI” bukan “KITA”
Ini salah kalian, Prabowo Gibran dan pemerintahan, bukan salah rakyat, jadi gunakan kata “kami”
Konteks:
Pandji menyampaikan pandangannya channel youtube Malaka dan menyatakan tidak setuju dengan pembubaran diskusi di UGM.
Feri Amsari memberikan tanggapan terhadap pernyataan Pandji Pragiwaksono. Dalam video ini, Feri menjelaskan mengapa ia menilai pandangan tersebut kurang tepat.
Argumen lengkapnya di channel YT bung Feri Amsari.
Dipersidangan tadi, pihak pemerintah kembali mengulur waktu dengan alasan klasik “Belum siap”
Sehingga kami harus bersidang lagi pada tanggal 1 juli 2026. Ini adalah upaya culas dari pihak pemerintah untuk menggagalkan APBN-Perubahan.
Ditengah kekacauan ekonomi & pendidikan akibat proyek korup MBG. Kita harus tetap melawan kawan kawan !
Sesuai kajian kami, tidak ada satu pun argumen sahih yg bisa ditegakkan, kenapa design tata kelola program MBG ini harus diserahkan ke Yayasan-Mitra swasta.
Hanya satu saja tujuannya "memperkaya pihak-pihak", para kroni, dengan uang negara berupa insentif yang dibayarkan Rp6juta/hari. Belum lagi dari alokasi uang operasi dan pembelian bahan baku.
Dengan skema insentif Rp6juta perhari, tanpa melihat kapasitas produksi MBG yang dibagikan, tanpa mempertimbangkan kualitas, dan dibayarkan penuh selama 313 hari, tanpa mempertimbangkan hari libur sekolah, jelas ini hanya design tata kelola untuk "merampok uang negara" secara sah.
Padahal, jika skema insentif ini memang harus dilakukan, agar APBN tidak terbebani di awal pendirian dapur dan semua infrastrukturnya, itu bisa dilakukan NEGARA sendiri, tanpa melibatkan swasta.
Karena pada dasarnya uang negara juga yang dijadikan jaminan untuk mendirikan semua infrastruktur SPPG tersebut.
Sudah seterang ini design busuknya, dikasih masukan untuk perbaikan malah diabaikan.
Memang layaklah tuntutan mahasiswa dan publik agar program ini dihentikan, dievaluasi total, dibongkar semua design tata kelolanya yang merugikan negara. Tanpa menghentikan program ini, hanya akan memperparah keadaan, dan garong tetap bekerja di atas sistem yang memang didesign BOCOR.
Salam
FK
Yang tertinggal jauh itu kualitas pemerintahnya. Makanya banyak jalanin program ngawur ga tepat sasaran yang ujung2nya cuma jadi ladang korupsi, kaya mbg ini. Padahal pejabat-pejabatnya udah digaji besar pakai uang rakyat yg katanya iqnya tertinggal itu buat beliin pejabatnya makanan bergizi.
Kalo pemerintahnya becus mah, indonesia ga akan tertinggal. Semua warganya juga bisa punya pekerjaan layak buat beli makan bergizi tiap hari. Yang jelas, sebelum ada mbg pun mereka makan dan survive dari pemerintahnya sih. Jadi jangan dibolak-balik akar masalahnya.
Para Ketua BEM Yg Pro Program Pemerintah Dapet 20jt Kira2 Para Kordinator Demo MBG Dpt Berapa Yah .. Dan BuzzeRp Mah Udah Pasti Karena Kan Mereka Dptnya Bulanan ..
@PartaiSocmed Gua ngikutin lu dari taun 2022 tum dari semenjak gua install Twitter/X, dari dulu apapun pendapat lu gua selalu pro
Tapi Ini serius tum lu ngedukung MBG dilanjutin gitu aja? Efeknya udh separah ini loh tum😭😭
@PartaiSocmed Civil society sedang di benturkan,akar rumput mau dibakar ..gila ini.
Mahasiswa di hadapkan dengan rakyatnya sendiri, mrk yg diatas tinggal nonton sambil cuci tangan ya
@PartaiSocmed ya berarti pokok masalahnya lapangan kerja dong, bukan gizi? lalu kenapa menggunakan istilah relawan kalau gitu? kalau masalahnya lapangan kerja, solusinya lapangan kerja, jangan buat2 program ngasih makan gak jelas gini