KLARIFIKASI TENTANG KEHADIRANNYA DALAM UPACARA PENYEMATAN GELAR RAJA TIMOR MAUPUN SESEPUH RAJA TIMOR YG DISELENGGARA PSI.
Sumber; RRI KUPANG
Raja Amanuban Bantah Pemberitaan Jokowi Sebagai Raja Timor Maupun Sesepuh Kerajaan, Kami Diundang hanya untuk kalungkan selendang sebagai Ucapan Selamat Datang Pada Jokowi.
Keturunan Raja Amanuban, Pina Ope Nope menegaskan bahwa informasi tentang penobatan Joko Widodo sebagai Raja Timor adalah berita bohong. Kehadiran raja-raja pada Karnaval Gajah yang diselenggarakan di Kelurahan LLBK, Kota Kupang, semata-mata untuk menghormati kedatangan Presiden Ke-7 RI.
Hasil penelusuran netizen budiman:
Oktober 2023 mengawali studi doktor di Universitas Borobudur (Ilmu Ekonomi) tapi tidak selesai, status terakhir Non-Aktif 2025/2026 Genap.
Dosen tidak tetap, tidak punya jabatan fungsional, tapi mengaku bergelar Profesor Doktor.
Sejak Januari 2026 banyak mengunggah paper di SSRN dengan mencantumkan nama Presiden Prabowo (dan di beberapa paper juga nama Presiden Prancis Macron), membuat HAKI (salah satunya buku bertema Nobel), serta mengklaim sebagai nominasi Nobel Peace Prize 2026 melalui judul paper.
Tercatat juga menyematkan sendiri gelar “Prof. Dr.��� di berbagai publikasi.
Afiliasi lain yang sering dicatut di paper:
- European Alliance for Innovation (EAI): ini yang paling konsisten di profil SSRN-nya (berbasis di Slovakia / Nitra). Sering digabung dengan Slovak University of Technology.
- Universitas Pertahanan Indonesia: banyak dicantumkan di paper-paper SSRN bersama nama Prabowo.
- Universitas Borobudur Jakarta: yang paling sering dikaitkan (sebagai mahasiswa S3 + dosen tidak tetap).
- Universitas Terbuka: muncul di beberapa bio/klaim dirinya.
- IGI Global, IEEE (sebagai reviewer/editor), dan kadang disebut bersama co-author dari Universitas Negeri Jakarta.
Kalau diperiksa rinci bagian Abstract, Declaration of Interest, Ethics Approval, dan Funder Statement di paper SSRN, gaya bahasanya terkesan paraphrase malas khas AI.
Catatan penting: Nominasi Nobel Peace Prize hanya bisa dilakukan oleh orang/lembaga yang berwenang (anggota parlemen/pemerintah, profesor bidang tertentu, mantan pemenang, dll.), dikirim secara rahasia ke Komite Nobel Norwegia paling lambat 31 Januari, dan daftarnya dirahasiakan selama 50 tahun.
Mengunggah paper di SSRN lalu memberi judul ��Nomination Nobel…” bukan nominasi resmi.
Dokter atau nakes yang modelan begini bener-bener lupa sama Sumpah Dokter dan hakikat pelayanan publik!
Pasien pakai BPJS itu sedang menggunakan hak konstitusinya untuk berobat, bukan lagi ngemis sumbangan ke kantong pribadi dokternya!
Ini ada lagi yg nir empati bgtt, namanya Hilda Clarissa Theopilus. Bekerja di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu. Dia komen nyuruh pasien untuk PINDAH KE KAMAR JENAZAH dan merasa PUAS setalah pasien meninggal. Sayang bgtt jejak digital ga bisa dihapus, typing mu HARIMAU mu HILDA CLARISSA
Jahat bgt ya Allah���
Setelah blunder, hapus akun, muncul lagi minta maaf bilang "jgn ganggu sosmed kantor" & takut kehilangan pekerjaan.
Kalo netizen gak ganggu sosmed kantor mungkin mbanya masih gak peduli. Kantornya gak diberisikin dia gak bakal muncul pasti.
Padahal Sudah jadi rahasia umum kalau pasien BPJS sering mendapatkan Diskriminasi dalam pelayanan
Dan gua sering rasakan itu bahkan sampai detik ini
Bukan berbenah malah pada sibuk sangkal sana sangkal sini Bahkan Hate komen
Dan BPJS itu tidak semua gratis ada juga Yg Bayar
Ga bakal expect kalimat ini keluar dari ketikan seorang dokter, padahal pasien cuma ngeluh belum dapet kamar. Jahat bgt ketikannya.
Al-Fatihah untuk almarhum.
innalillahi wainailaihi rajiun.
dukacita atas meninggal’nya Yurizal Tri Chaerawan, pasien RS pengguna BPJS yg awal’nya ngeluh di threads tapi malah dikomen sm dokter & nakes dg cara yg nirempati
JUST IN!
Dokter Benny Christian Sihombing melakukan permintaan maaf di akun Threads miliknya.
Kebangetan sih kalo RS / IDI / MKEK ngga menindak tegas dokter nirempati ini.
Terpantau beberapa komen dokter yg sadis & kasar ke postingan lama pasien yg udah almarhum soal nunggu kamar 8 jam.
Ironisnya, dokter yg harusnya paling paham gimana capeknya nunggu & takutnya pasien, malah berkomentar seperti itu.
Ngerti kok kalau kamar penuh emang situasi rumit, bukan salah nakes sepenuhnya. Tapi minim empati ke orang yg lagi capek & takut itu beda cerita.
Sistemnya emang berat. Tapi kalau curhat pasien aja masih dihakimi sama nakesnya sendiri, terus siapa yg sebenernya boleh capek?
Dr Elda Putri Rahardini lu jahat banget, lu itu sekolah pakai LPDP dan dengan lancangnya lo hina masyarakat pengguna BPJS yg jelas2 juga lo pakai receh nya buat membiayai kuliah lo.
Jahat banget nih org
Semoga karir lo seburuk komen lo setelah ini!
Ada lagi dr. Benny Christian Sihombing, asal Sumatera Utara, alumni fakultas kedokteran UI yang nyuruh PINDAH KE KAMAR JENAZAH YG SELALU KOSONG
Pas kasus mas yurizal udh ke blow up (pasien sudah meninggal), ada org yg bales ke reply dokter Benny "Kak siap siap pertanggung jawabkan ketikan mu di akhirat ya. Pembuat utas sudah berpulang 31 July kemarin 💔 kalo ngetik jangan jahat jahat, takut berbalik" trus si dokter Benny responnya kayak ga ngerasa bersalah "Ok siap siap 👍"
Minimal klo tampang kita jelek, attitude jangan ikut2an jelek lah!
Siapapun tolong tandain dokter yg satu ini, katanya dokter tapi kayak orang gk berpendidikan & nir empati.
From this to this.
Gampang banget yah tinggal minta maaf terus kelar gitu masalahnya?
Widhyarini merupakan "Registered Nurse" di bidang IVF Nursing.
Dan sekarang kasus nya sedang ditindaklanjuti oleh pihak Rumah Sakit Anak Bunda Harapan Kita, Jakarta Barat.
Dr Elda Putri Rahardini lu jahat banget, lu itu sekolah pakai LPDP dan dengan lancangnya lo hina masyarakat pengguna BPJS yg jelas2 juga lo pakai receh nya buat membiayai kuliah lo. Jahat banget nih org!!!
Nakes2 dan dokter kok banyk jahat ya komennya?
hasil diskusi pak ridwan dengan manager kopdes:
- ada orang ngobrol sama manager koperasi merah putih
- manager cuma kerja doang, ga tanggung jawab kalau koperasi gagal
- kalau koperasi ga bisa bayar utang, dana desa yang nombokin maksimal 30%
- koperasinya ga wajib ganti rugi ke desa
- yang paling kena dampak malah warga desa
- soalnya dana desa dan dana lain kepoton
- jadi pembangunan jalan jembatan posyandu bisa ketunda