Satu tangan yang bebas meraih butter-tteok utuh dan mengunyahnya hingga tersisa sebagian. Dengan separuh bagian yang menggantung pada mulutnya, pemuda itu menatap @LirihDerai, memberi isyarat melalui gerak mata pada sang kekasih untuk mengambil bagiannya.
@LirihDerai "Mm? Beli di tempat yang kamu tunjukin ke aku waktu itu," Jonathan menjawab dengan santai, pandangannya fokus pada film yang terputar sembari mengusap lembut pinggang kekasihnya—membuat gerakan memutar yang lamban, menandakan bahwa ia nyaman.
ᅠ
Berangkat pagi hari ini karena ada kerjaan yang belum kelar kemaren. Ngopi dulu sama sarapan biar nggak pingsan pas kerja. Semangat hari Selasa semuanya.
ᅠ
ᅠ
Baru hari Senin kepala gue udah mau pecah sepuluh kali. Padahal berangkat tadi penuh senyum, karena nggak mau merusak hari. Dan dari pagi gue belum bergerak ninggalin meja kerja.
ᅠ
sebelum menempati posisi semula di sebelah Serena.
Sepasang kaki jenjang dengan nyaman ia luruskan ke depan. Satu tangan menyusup di belakang pinggang sang gadis untuk mendekapnya erat. Ah, andai saja Jonathan bisa seperti ini bersama @LirihDerai setiap hari.
@LirihDerai Setelah menyajikan butter tteok di piring dan menyusun dua gelas air dingin di atas nampan, Jonathan berjalan kembali ke sofa kemudian meletakkan camilan tersebut di atas meja.
Pemuda itu tak lupa meneguk seperempat air pada gelas miliknya,
menilai reaksinya terhadap tontonan yang sudah ia pilih.
"Jangan ngantuk, lho," ucapnya gemas sebelum beranjak dari sofa untuk mengambil butter teok yang sempat ditinggalkan di meja makan. "Aku ambil air dingin, ya, sayang. Kamu mau juga, @LirihDerai?"
darah, dan adegan kekerasan yang kurang nyaman untuk disaksikan bagi sebagian orang. Serena adalah salah satunya.
Jadi, pilihan teraman Jonathan jatuh pada seri film Avatar. Tepatnya, film yang kedua. Sejenak Jonathan menatap Serena dari samping,
@Pancasuar ᅠ
Hampir tidak ada jarak diantara keduanya kala pinggang miliknya direngkuh sang kekasih. Ia tersenyum mendengar penuturan sang kekasih.
"Apaan sih mikirin aku? Pikir aja nih negara yang berantakan."
ᅠ
"Terus aku gak ngapa-ngapain, deh, selain mikirin kamu." Senyum Jonathan tertahan usai menyelesaikan kalimat tersebut. Sedikit cheesy, tapi apa boleh buat kalau memang itu faktanya?
"Sekarang kita mau ngapain, @LirihDerai? Nonton film, yuk?"
"Aku hari ini ... banyak tidur, hehe," akunya seraya menempati celah kosong di samping Serena. Tubuh bersandar pada sofa dengan nyaman, salah kuasa secara otomatis merangkul pinggang Serena agar duduk lebih dekat dengannya.
"Bangun jam 2 siang, makan dan lanjut nge-gym."