agree. punya pasangan yang bisa ngobrol sama kita berjam-jam, talking about anything. laughing until our stomach hurt. even still comfortable enjoying each other's silence is a privilege. tolak ukur paten jg buat jadi pasangan. ngga butuh fancy date melulu, quality time it is.
Seperti kata Arief Muhammad:
carilah pasangan yg bisa diajak ngobrol tentang semua hal apapun itu. karena fisik akan memudar pada waktunya. tapi yg dari awal sefrekuensi akan longlast, "karena yg nyaman dilihat akan kalah sama yg nyaman di ajak ngobrol"