AGENDA POLITIK PRIORITAS: KONSOLIDASI MASYARAKAT SIPIL
Bersama twit yang saya pin ini, saya upload potongan video wawancara Pak Imam B. Prasodjo yang diupload 7 Maret 2022 di channel YouTube Helmi Yahya Bicara. Saya ingin mewujudkan apa yang Pak Imam harapkan untuk konteks Pemilu 2029. Saya nggak mungkin bisa mewujudkannya sendirian, karena itu saya sudah menulis 3 thread "Ajakan SINERGI" yang saya tujukan kepada 5 orang.
1. Ajakan kepada @Pandji
https://t.co/X5e6yGBM6C 👈
2. Ajakan kepada @Dandhy_Laksono, @ZainalAMochtar, @FeriAmsari
https://t.co/CbeKHqi88O 👈
3. Ajakan kepada @AndovidaLopez
https://t.co/l9WRL6fx8g 👈
Saya menyampaikan "Ajakan SINERGI" di platform yang terbuka untuk publik, jadi sebenarnya saya nggak hanya menyampaikan ajakan kepada 5 orang tersebut saja. Saya memilih 5 orang tersebut sebagai refresentasi dari orang-orang yang punya pengaruh cukup besar di ranah politik. Kebetulan 5 orang tersebut pernah menyampaikan ide atau gagasan yang ingin saya perjuangkan perwujudannya.
Saya yakin 5 orang tersebut tidak keberatan disebut sebagai bagian dari Masyarakat Sipil. Ada banyak penjelasan mengenai definisi Masyarakat Sipil. Saya pake definisi yang simpel aja yaitu semua pihak yang tidak berada dalam lingkaran kekuasaan.
Selain terdiri dari individu-individu, Masyarakat Sipil juga terorganisir di berbagai lembaga yang dikenal dengan istilah Organisasi Masyarakat Sipil (OMS). Ada beragam bentuk OMS, diantaranya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Lembaga Kajian dan Riset Independen, Organisasi Relawan serta Organisasi Masyarakat (ORMAS) seperti NU, Muhammadiyah, dan lain-lain.
Saya berharap di 2029 nanti ada banyak aktivis OMS yang terpilih sebagai anggota DPR RI, saya sudah punya gambaran bagaimana cara memperjuangkannya di Pileg 2029. Saya juga berharap di 2029 nanti terjadi pergantian rezim berkuasa yang jajaran menteri kabinetnya banyak yang berasal dari unsur Masyarakat Sipil, saya sudah punya gambaran bagaimana cara memperjuangkannya di Pilpres 2029. Yang pasti saya nggak mungkin bisa memperjuangkan semuanya sendirian. Karena itu agenda politik prioritas saya dalam waktu dekat ini adalah ikut berperan dalam mewujudkan konsolidasi Masyarakat Sipil yang sudah sering diwacanakan oleh banyak orang. Saya memulainya dari lingkaran kecil dulu yaitu 5 orang yang akunnya sudah saya mention.
nyimak pembicaraan @farizgamal dengan @virdianaurellio di https://t.co/qT9PGRvqUF
saya setuju dengan pendapat Virdian terkait PSI, untuk itu mari kita mulai meramaikan #2029PSIBUBAR
Ini udah jauh banget keluar jalur jadi gue ingin mengingatkan pergerakan masyarakat sipil cuma punya satu kapital yang the other side does not: MORAL CLARITY.
Aparat negara selalu pakai pembunuhan karakter untuk mematikan gerakan sipil. Are we really stooping to their low?
Selama bahasa Indonesia masih bahasa resmi negara, biasain sampein gagasan dan pemikiran loe dalam bahasa Indonesia. Apalagi kalo (merasa) mewakili rakyat.
Ini ada benernya juga. hanya bisa jalan kalau semua subjek politik yang menghendaki perubahan ini sama-sama mau menurunkan ego dan meningkatkan kemauan mendengar satu sama lain.
"Setiap prajurit TNI berhak memperoleh penghasilan yang layak dan dibiayai seluruhnya dari anggaran pertahanan negara yang bersumber dari APBN."
- Pasal 49 UU TNI no 34/2004
Pasal ini masuk atas usul Munir.
Di DPR saat itu disebut "Pasal Munir".
Indonesia ya dalam kondisi tricky saat ini.
Dipimpin oleh boomers tapi mayoritas penduduk adalah Gen Z.
Jadinya serba ga nyambung. Saling berusaha mengubah satu sama lain, tapi ya ga akan bisa.
Gue sebagai milenial sih berharap ga ada ribut-ribut dan gesekan berdarah.
LSM yang ngomong: “titipan asing”
Warga biasa yg ngomong: “alah emang ngerti apa”
Influencer ikut pakai platform-nya: “emang lu sokap?”
Aktivis yg ngomong: “ah bacot doang”
Orang jahat bermufakat 2 orang aja jadi.
Orang baik sibuk berantem.
Build. Each other. UP.
Cara meredam biaya politik adalah yang idealis ini berorganisir, jadi bisa punya daya tawar ke elit, karena ada disiplin politik dan dana juang yang sustain dari organisasinya
Sukur sukur bisa dongkel elitnya dan self govern
@BudiBukanIntel Tapi menurut abang biaya politik bisa diredam tidak?
Soalnya saya kadang-kadang dengerin obrolan ayah saya sama temennya, singkatnya ngomong ngapain partai banyak2 kalau ujungnya berkoalisi juga, ga ada oposisi pula
Boleh koreksi kalo kurang🙏🙏
*Fir'aunisme Dan Solusi Dari Allah*
Firmannya kepada Musa As:
"Pergilah engkau menemui Fir'aun yg telah melampaui batas itu, dan tanyakan kepadanya: Apakah engkau mau menyucikan diri? Niscaya kupimpin engkau menuju Tuhanmu.."
(An-Naziyat 17,18,19)
Aku juga seorang Fir'aun, jika yg aku utamakan adalah kehendakku sendiri, dan bukan kemaslahatan bersama.
Aku juga seorang Fir'aun, jika ia yg aku dengarkan hanyalah nafsu dan ambisiku sendiri, dan bukan apa rahasia hati rakyat yg teraniaya.
Aku juga seorang Fir'aun, jika yg aku tegakkan adalah kebenaran pendapatku sendiri, dan bukan sikap rendah hati dan rasa malu kepada masyarakat.
Aku juga seorang Fir'aun, jika yg aku utamakan adalah kejayaan dan kemenanganku sendiri, dan bukan kesejahtraan hidup dan kegembiraan hati orang - orang kecil.
Jika demikian watakku, cara berpikirku, pola sikap dan arah langkah perjuanganku
Maka individiku adalah Fir'aun
Maka kelompokku adalah Fir'aun
Maka partaiku adalah Fir'aun
Yang tidak hadir dalam ikrar Husnul khatimah bersama ini tidak berarti tidak berhusnul khatimah.
Namun yg hadir, insyallah tidak berdusta kepadaNya dan kita semua mengetahui bahwa ia insyallah bukan pendusta.
#Rakjatmerdesa #Caknun #mbahnun #emhaainunnadjib
*Hotel Wisata Jakarta, 16/17 Mei 1998; Konferensi Pers bersama Nurcholish Madjid*
Dengan tidak mengatasnamakan suatu kelompok atau lembaga, majelis atau organisasi apapun, Cak Nun didampingi Cak Nur menyumbang saran. Intinya.
1. Reformasi merupakan hak seluruh rakyat
2. Reformasi tidak hanya harus jalan terus, tetapi juga akan berjalan panjang dan harus berjalan sedamai mungkin
3. Merenungkan tragedi 12-14 Mei 1998 mendesak kepada semua pihak agar mengambil sikap yang arif dan persepsi yang adil, yakni menganalisis secara obyektif benar - salahnya semua pihak; dan harus dihindarkan semakin parahnya blok - blok psikologis antar berbagai pihak.
Sebaiknya semua membuka peluang dalam subyek sebagai bangsa Indonesia dalam kebersamaan Merah Putih.
#RakjatMerdesa #Caknun #EmhaAinunNadjib #MbahNun
*Desa Menturo, Kec. Sumobito, Kab. Jombang; 11 Mei 1998; Pukul 20.00 - 23.00 WIB*
Orasi (pengajian)
Orasi dalam pengajian Padhang Bulan berisi antara lain, peringatan terakhir paling keras Cak Nun terhadap Presiden Soeharto. Orasi yang dipuncaki dengan pembacaan hizib Nashr oleh Ibu Chalimah agar Allah memojokkan Presiden Soeharto memilih antara husnul khatimah atau su'ul khatimah itu berisi pesan-pesan profetik antara lain, hendaknya jamaah Padhang Bulan khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya:
1. Mengedepankan pikirannya
2. Tidak saling menyalahkan di antara sesama mustadz'afin
3. Memulai hari-hari baru sebagai bangsa dan sebagai ummat Islam
4. Jangan mudah peryaca berita yang tak jelas juntrungnya
5. Banyak membaca ayat kursi
6. Tidak gampang takjub oleh kata-kata para pemimpin
7. Memilih pemimpin tapi jangan gampang memilih pemimpin agar tidak dibohongi lagi
#Rakjatmerdesa #Caknun #emhaainunnadjib #Mbahnun
*Jakarta, 8 Mei 1998; Dini hari; Selebaran Terang Benderang*
Statemen Cak Nun mengenai berbagai hal yang menyangkut kemungkinan keadaan di sekitar tanggal 8 Mei 1998 & berbagai tawaran alternatif untuk menemukan jalan keluar untuk meminimalisir korban.
"ABRI" segera memihak rakyat, atau dibentuk 'Dewan Negara' atau korban terus berjatuhan," Tulis Cak Nun.
Selebaran tersebut disebarkan secara manual karena (entah karena apa,sekali lagi) tidak satupun media massa memuatnya.
#RakjatMerdesa #EmhaAinunNadjib #CakNun #MbahNun
*Yogyakarta, 27 Oktober 1997*
Cak Nun mengeluarkan statemen tertulis & lisan di berbagai kesempatan, berisi desakan kepada Pak Harto agar menggunakan kewibawaan & kekuasaannya untuk mendesak DPR/MPR untuk tidak lagi memilihnya lagi sebagai Presiden RI.
Statemen itu yang berani memuat hanya sebuah tabloid "amatir" tanpa SIUPP. Tabloid silaturrahmi Padhang Mbulan (No. 4 Th. I, November - Desember 1997) dengan judul sampul "Stop Press: Pengganti Pak Harto", dan tak satupun media massa memuatnya.
#RakjatMerdesa #EmhaAinunNadjib #CakNun #MbahNun
Bagaimana peran Emha Ainun Nadjib saat penumbangan penguasa orde baru dan pasca reformasi 1998? Kawan - kawan dapat membaca buku ini, dapatkan segera!
Pemesanan DM atau klik link WA dibawah:
https://t.co/7AfufvJM15
#rakjatmerdesa#caknun#mbahnun#emhainunnadjib
Aku sedang di kantor yang penuh warga antri minta SKCK.
Ada yang tau SKCK itu apa? Untuk apa SKCK dibutuhkan?
Sementara ada orang udah vonis pengadilan malah jadi komisaris?
Kalo mau bener ini negara, ayo integritas dan konsekwen.