Penasaran, apakah stereotip seperti ini memang masih begitu kuat di sebagian masyarakat Malaysia sampai menganggap orang Indonesia itu namanya harus Melayu atau Jawa? 🤔
Ironisnya, mereka sering merendahkan IQ orang Indonesia, tapi di saat yang sama menunjukkan betapa sempitnya pengetahuan mereka sendiri (dibaca dungu) tentang Indonesia.
Indonesia itu bukan cuma Melayu dan Jawa. Ada Bali, Sunda, Batak, Minahasa, Bugis, Dayak, Papua, dan ratusan kelompok lainnya dengan identitas, budaya, dan nama yang beragam.
Tapi dipikir-pikir susah juga bicara soal budaya dan identitas dengan negara yang krisis identitas seperti Malaysia ini. 😜